Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
24 Agustus 2012
Pesona Gua Akbar dan Masjid Agung yang Syarat Nilai Sejarah
Diposting oleh
Mencoba Mengisi Waktu Luang...
di
09.29
Label:
foto-foto,
islam,
keseharian
22
komentar
Sudah pernah berkunjung ke gua? Terpencil, sempit, gelap, basah, pengap adalah imej jika anda berkunjung ke gua. Namun, sedikit berbeda dengan gua yang satu ini. Gua akbar namanya ! Letaknya ditengah-tengah kota, bahkan ditengah keramaian. Gua Akbar yang merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Tuban berada tepat di bawah pasar rakyat. Ramainya aktifitas jual beli di pasar sungguh sangat kontras dengan suasana hening diselingi gemercik air saat berada di dalam gua ini.
Seperti kebayakan gua lainya, gua ini terbentuk dengan sendirinya melalui proses yang alami. Jangan heran keindahan batu-batu stalakmit dan stalaktit langsung menyapa anda begitu anda masuk ke mulut gua. Didalam gua ini juga dibangun sebuah kolam air tawar dengan menempatkan ikan mas didalamnya, otomatis hal ini memberikan nilai tambah tersendiri bagi pengunjung saat mengunjungi objek wisata ini. Pokoknya TOP dah !
Berawal dari keisengan mengisi akhir pekan, saya di ajak rekan mengunjungi gua akbar dan masjid agung Tuban. Lumayanlah, setelah sepekan disibukkan dengan agenda kerja praktik yang cukup padat, akhirnya bisa rehat sejenak sembari bertamasya. Cuaca yang cukup terik siang itu diakhir-akhir bulan Ramadhan, tidak menyurutkan semangat kami ber-enam untuk mengunjungi gua yang juga penuh history itu. Tetapi perjuangan belum usai kawan ! Untuk sampai ke lokasi, kami harus melewati pasar rakyat yang luar biasa padatnya.
Kesemerawutan sudah bisa anda rasakan semenjak melewati jalan protokol yang membelah pusat jual-beli sayuran dan buah rakyat itu. Tidak adanya terminal buat angkutan umum, memaksa para supir me-ngetem dan menaik-turunkan penumpang ditengah pasar senaknya. Belum lagi para pedagang yang bongkar-muatan barang daganganya ikut memblokade jalan 2 arah yang mempunyai lebar tidak lebih dari 7 meteran.
Tiket masuknya cukup murah, anda cukup membayar Rp.5000,-/orang dan bisa langsung merasakan sensasi menelusuri lorong yang remang-remang sambil berfoto ria. Jika anda hendak mengunjungi gua akbar, saya tidak merekomendasikan anda untuk berkunjung di jam-jam keramaian pasar (09.00-13.00). Kecuali jika anda menggunakan sepeda motor dan telah mahir menyelinap di sela-sela keramaian kendaraan roda 4 yang beradu untuk dapat maju lebih dulu.
Dari info yang saya peroleh, gua akbar erat kaitanya dengan sejarah penyebaran agama islam yang dibawa oleh wali songo. Diceritakan bahwa Sunan Bonang melihat gua ini saat diajak oleh Sunan Kalijogo. Beberapa tempat di Gua Akbar dipercaya sebagai tempat Sunan Kalijogo dan Sunan Bonang pernah bertapa. Seperti ceruk yang diberi nama Pasepen Koro Sinandhi, yaitu tempat pintu yang dirahasiakan. Ceruk ini sangat kecil pintunya. Untuk masuk ke dalamnya, orang dewasa harus merangkak atau sekurangnya membungkuk. Oleh masyarakat sekitar dipercaya prosesi membungkuk ini memiliki makna filosofis yang tinggi, yakni pengunjung diingatkan bahwa di depan mata Allah semua harus merendahkan diri.
Di beberapa sisi, ada juga lubang-lubang di langit-langit goa hingga cahaya matahari masuk dalam bentuk jalur cahaya yang jelas. Sepanjang jalur gua anda dapat menemukan stalaktit dan stalagmit yang juga seakan menjadi hiasan ruangan.
Anda tidak perlu takut gelap, jatuh tergelincir atau tersesat di dalam gua akbar.Rute jalan telah dibuat untuk pengunjung dengan pembatas pagar besi. Cukup ikuti jalur yang telah dibuat tersebut otomatis seluruh bagian gua bisa dinikmati. Di berbagai tempat dipasang lampu-lampu warna-warni yang walau kurang bisa menunjukkan tekstur goa, namun cukup membuat suasana nyaman. Tempatnya pun cukup romantis. Saat menyusuri gua, jangan heran jika anda banyak mendapati pasangan muda-mudi yang tengah asyik menikmati keindahan gua ini.
Belum puas menyusuri gua akbar, kami pun bergerak menuju alun-alun kota tuban. Bisa dibilang disini jantung kota tuban. Di area sini terdapat bangunan-bangun vital, seperti gedum pemerintahan daerah, obyek wisata rohani makam sunan bonang, museum, dan tempat yang kami kunjungi untuk shalat dan istirahat sejenak, masjid agung Tuban.
Selain arsitekturnya yang unik, dengan warna cat yang cukup mencolok, masjid ini, syarat akan sejarah. Didrikan pada masa pemerintahan Adipati Raden Ario Tedjo (Syeh Abdurrahman), Bupati Tuban ke-7. Dimana saat itu ialah awal permulaan pemerintahan Islam. Belum selesai pembangunannya, pada tahun 1894 M pada masa pemerintahan Bupati Raden Tumenggung Kusumodigdo masjid kembali dibangun untuk kedua kalinya. Arsitektur bangunan masjid dibuat oleh Toewan Opzichter B.O.W.H.M. Toxopeus.
Pembangunan masjid ini akhirnya selesai dan diresmikan pada tanggal 28 Juli 1894. Masjid ini selain sebagai sarana ibadah juga digunakan sebagai sarana penyebaran agama islam di Pulau jawa. Dan tahukah anda? Kabupaten Tuban merupakan kbupaten pertama pada masa pemerintahan Mojopahit yang bupatinya memeluk agama Islam loh !. Peran penting Tuban yang saat itu menjadi bandar perdagangan Internasional yang banyak dikunjungi pedagang dari penjuru dunia termasuk pedagang dari Persia, Irak, India yang membawa penyebar agama Islam.
Oh ya, saat berkunjung ke masjid Agung, anda tidak diperbolehkan membawa balita loh. Tanda larangan ini terpampang di arah pintu masuk sisi kiri masjid.Mungkin dikhawatirkan menganggu kekusyukan orang yang beribadah kali ya?.
Jika anda berkunjung ke Kota Tuban, tidak ada salahnya menyempatkan diri untuk mengunjungi kedua objek wisata ini.Objek wisata yang sama-sama memiliki nilai religius+sejarah. Sambil menyelam minum air, selain berwisata anda pun dapat belajar tentang sejarah penyebaran islam di kota Tuban.
Baca Selengkapnya....
11 Agustus 2012
Keutamaan Bulan Ramadhan dari Sisi Astronomi dan Geografis
Diposting oleh
Mencoba Mengisi Waktu Luang...
di
18.47
Label:
artikel,
fenomena,
islam,
opini
11
komentar
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”
Pernahkah terpikir oleh anda, mengapa kita (sebagai orang beriman kepada Allah SWT) diwajibkan untuk berpuasa di bulan ramadhan? Mengapa tidak dibulan Agustus saja disetiap tahunnya ya? Kan dibulan itu ada momentum kemerdekaan bangsa kita? 67 tahun lalu pun, para founding father's memproklamirkan kemerdekaan Negara ini dalam suasana puasa kan?
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Telah datang pada kalian Ramadhan bulan yang diberkahi. Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan atas kalian untuk puasa di bulan ini. Pada bulan Ramadhan dibuka pintu-pintu langit dan ditutup pintu-pintu neraka serta dibelenggu setan-setan yang sangat jahat. Pada bulan ini Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang diharamkan untuk mendapatkan kebaikan malam itu maka sungguh ia telah diharamkan.” (HR. Ahmad, 2/385, An-Nasa`i no. 2106)
Jika diamati, ramadhan setiap tahunnya tidak pernah jatuh pada tanggal yang sama, pada kalender yang kita gunakan sehari-hari. Dibalik penetapan waktu puasa pada bulan ramadhan yang mengikuti sistem kalender umat islam (hijriyah), dan bukan sistem kalender masehi yang digunakan di Negara Indonesia, ternyata ada hikmah yang luar biasa bagi kepentingan umat Islam diseluruh penjuru dunia. Hal ini tentunya sudah menjadi kehendak Allah SWT. (Subhanallah ...). Ayo simak ulasan saya sebagai berikut :
Berkenalan dengan sistem Kalender Masehi dan Hijriyah
Dalam Alqur’an sendiri, telah memberi gambaran tentang perbedaan antara penanggalan dengan hitungan matahari yang biasa kita kenal dengan tanggalan Syamsiyah atau tahun masehi. Maupun penanggalan dengan hitungan bulan yang dikenal dengan tahun Qomariyah atau tahun Hijriyah.
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS At Taubah (9): 36)
gambar perubahan fase bulan
ilustrasi oleh http://mustofaabihamid.blogspot.com
Sistem penanggalan pada kalender Hijriyah didasarkan pada perubahan fase bulan dari bulan penampakan hilal atau bulan sabit tipis ke hilal berikutnya. Satu periode hilal sama dengan satu periode sinodis bulan, lamanya 29,5306 hari.
Berbeda dari kalender Masehi yang digunakan di seluruh dunia untuk kepentingan administrasi, kalender bulan umumnya digunakan untuk keperluan ritual agama dan tradisi. Kedua kalender, satu tahun sama-sama terdiri dari 12 bulan. Satu tahun Hijriyah memiliki 12 periode sinodis bulan atau 354,366 hari. Dibulatkan pada 354 hari atau 355 hari untuk tahun kabisat.
Kalender Masehi didasarkan atas peredaran bumi mengelilingi matahari dari satu titik tertentu yang disebut solstis atau equinox kembali ke titik itu. Lama perjalanan bumi mengelilingi matahari 365,2422 hari -disebut satu tahun tropis, dibulatkan menjadi 365 hari atau 366 hari untuk tahun kabisat.
Perbedaan jumlah hari dalam satu tahun Hijriyah dan Masehi menyebabkan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhon, selalu maju 10-12 hari dari tahun sebelumnya.Alhasil hasil kita dapat berpuasa ramadhan di bulan-belan berbeda di tahun masehi. Lalu apa hikmah dari semua ini ?
Umat Muslim Tersebar dihampir Seluruh Penjuru Dunia
Saat ini persebaran pemeluk agama islam telah meluas ke hampir seluruh penjuru bumi. Kita sebagai umat muslim yang berdomisili di Indonesia, patut bersyukur. Berada di wilayah sekitar khatulistiwa dengan iklim tropis yang memiliki 2 musim (kemarau dan penghujan), juga tidak mengalami perubahan panjang siang-malam yang ekstrem. Kondisi seperti ini tentunya tidak akan terlalu mengganggu ibadah puasa kita selama sebulan penuh.
Lain halnya dengan saudara-saudara muslim kita yang hidup dan beraktifitas di daerah-daerah beriklim sub tropis yang memiliki 4 musim di setiap tahunnya, seperti musim dingin, panas, gugur dan semi. Dimana musim-musim ini mengikuti pola perubahan bulan di tahun masehi. Sebagai contoh, musim dingin selalu terjadi pada akhir tahun masehi (biasanya bulan desember) dan ditandai dengan turunnya salju. Durasi atau panjang antara siang dan malam pun berbeda untuk setiap musimnya. Untuk musim panas, matahari bersinar lebih panjang dibanding hari-hari di musim lainnya. Sebaliknya, malam akan terasa lebih panjang saat musim dingin.
Bisa dibayangkan, jika umat Islam diwajibkan berpuasa sebulan penuh di salah satu bulan di tahun masehi. Sudah dapat dipastikan, akan mengalami stagnasi, sebagaimana dialami oleh orang-orang yang ibadahnya menggunakan kalender tersebut. Sebagai contoh, jika di bulan Desember maka umat Islam di Indonesia akan mengalami puasa selalu dalam musim hujan. Sementara saudara kita di belahan bumi lain yang mengalami musim salju di bulan Desember, mereka akan senantiasa berpuasa di bulan yang bersalju, dan hal itu akan terulang terus dari tahun ke tahun hingga akhir zaman.
Kemudian untuk, Negara-negara dengan perubahan panjang siang-malam ekstrem (daerah-daerah sekitar kutub). Saat ibadah puasa dilakukan rutin pada musim panas, maka waktu puasa & juga shalat tetap sesuai dgn aturan baku dalam syariat Islam. Puasa tetap dimulai sejak masuk waktu shubuh meski baru jam 02.00 dinihari. Dan waktu berbuka tetap pd saat matahari tenggelam meski waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 malam.
Sebagai gambaran lain, seorang muslim yang menjalankan puasa Ramadhan di Negara-negara eropa, tatkala Ramadhan hadir di puncak musim panas, waktu berpuasa jauh lebih panjang dibandingkan waktu berpuasa di Indonesia. Pada bulan Juli hingga September, matahari baru terbenam sekitar pukul 21.00, sementara waktu imsak jatuh pada pukul 04.00. Ini berarti umat Islam di negara-negara Eropa berpuasa selama sekitar 17 jam.
Sebagai Umat,dalam Soal Ibadah Kita Selalu dipermudah !
Bulan Qomariyah beredar di antara berbagai musim selama setahun. Terkadang jatuh di musim dingin, lain kali di musim panas, saat lain lagi di musim semi dan musim gugur. Juga terkadang datang pada hari-hari yang dingin, di lain kali pada hari-hari yang panas, saat lain lagi di hari-hari yang sejuk. Hari-hari pun terkadang panjang, terkadang pendek, di saat lain sedang.
Dengan menggunakan kalender Qomariyah, kaum muslimin menunaikan ibadah puasa di semua musim, terkadang di musim panas, di saat lain di musim dingin. Demikian juga terkadang berpuasa di hari yang panjang, di saat lain di hari yang pendek. Dengan demikian terdapat keadilan Islam di satu sisi, dan menetapkan tugas ketaatan dan peribadatan kepada Allah SWT di semua kondisi dan musim di sisi lain.
Tiada kata lain yang patut di ucap, selain Subhanallah ! :)
ps: Ini adalah materi ceramah yang saya bawakan saat mengisi kultum (padahal lebih dari tujuh menit, hehehe) shalat tarawih di masjid miftahul jannah korem 173/pvb biak, tahun lalu. Kalo ditanya tentang perasaan saat itu, cukup deg-degan ! Walau sudah sering bicara depan umum, itu kali pertama saya membawa materi keislaman dan tampil depan para jamaah, bapak-bapak dan ibu-ibu yang usia dan pengalamannya jauh di atas saya. Hihihi
Baca Selengkapnya....
01 November 2010
Cara Shalat Taubat
Berdasarkan permintaaan pengunjung, saya coba mempostingkan tata cara shalat taubat yang lebih detail. Postingan ini merupakan kelanjutan dari postingan "Tata Cara Shalat Taubat" yang telah saya posting sebelumnya.

Shalat Taubat ini disunnahkan menurut kesepakatan para ulama empat madzhab, berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Nasai, Ibnu Majah, Baihaqi dan Tirmidzi yang mengatakan hadits hasan dari Abu Bakar berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seseorang melakukan suatu dosa lalu dia berdiri untuk bersuci (berwudhu) kemudian melakukan shalat—dua rakaat—kemudian memohon ampun kepada Allah kecuali Dia swt akan memberikan ampunan padanya.”
Kemudian beliau saw membaca ayat :
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُواْ فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُواْ أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُواْ اللّهَ فَاسْتَغْفَرُواْ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللّهُ وَلَمْ يُصِرُّواْ عَلَى مَا فَعَلُواْ وَهُمْ يَعْلَمُونَ ﴿١٣٥﴾
أُوْلَئِكَ جَزَآؤُهُم مَّغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ ﴿١٣٦﴾
Artinya : “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka Mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (QS. Ali Imron : 135 – 136)
Didalam riwayat Thabrani dengan sanad hasan dari Abu ad Darda bahwa Nabi saw bersabda,”Barangsiapa yang berwudhu lalu membaguskan wudhunya lalu melaksanakan shalat dua rakaat atau empat rakaat, baik ia shalat wajib atau yang bukan wajib dengan membaguskan ruku, sujudnya lalu memohon ampunan kepada Allah maka Allah akan mengampuninya.”
Rasulullah saw bersabda, "Tidaklah seorang hamba berbuat dosa lalu ia berwudhuk dengan benar dan menunaikan shalat dua rakaat, lalu meminta ampunan kepada Allah, kecuali Allah akan memberikan ampunan kepadanya." (HR Abu Daud).
Ini adalah hasil tentang shalat tobat. Adapun caranya sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas maka dengan shalat dua rakaat seperti shalat yang biasa dilakukan. Lalu setelah itu ia meminta ampunan kepada Allah. Tidak ada bacaan surat khusus yang disebutkan oleh Rasul saw. Artinya orang yang melakukan shalat tobat boleh membaca surat apa saja dari Alquran. Juga tidak ada tambahan sujud khusus sesudahnya.
Intinya bahwa orang itu melakukan taubat dan memohon ampunan kepada Allah swt atas dosa yang telah dilakukannya setelah dia menuanaikan suatu shalat (shalat apa pun) baik setelah shalat-shalat fardhu atau sunnah.
Adapula yang mengatakan bahwa ketika seorang melakukan suatu dosa maka dia bisa mengambil air wudhu lalu shalat dua rakaat dan memohon ampunan kepada Allah swt, sebagaimana hadits Abu Bakar diatas. Adapun cara melakukan shalat ini adalah seperti halnya shalat sunnah lainnya.
Sumber:
http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/bagaimana-cara-sholat-taubat-sholat-hajat.htm
Baca Selengkapnya....

Shalat Taubat ini disunnahkan menurut kesepakatan para ulama empat madzhab, berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Nasai, Ibnu Majah, Baihaqi dan Tirmidzi yang mengatakan hadits hasan dari Abu Bakar berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seseorang melakukan suatu dosa lalu dia berdiri untuk bersuci (berwudhu) kemudian melakukan shalat—dua rakaat—kemudian memohon ampun kepada Allah kecuali Dia swt akan memberikan ampunan padanya.”
Kemudian beliau saw membaca ayat :
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُواْ فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُواْ أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُواْ اللّهَ فَاسْتَغْفَرُواْ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللّهُ وَلَمْ يُصِرُّواْ عَلَى مَا فَعَلُواْ وَهُمْ يَعْلَمُونَ ﴿١٣٥﴾
أُوْلَئِكَ جَزَآؤُهُم مَّغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ ﴿١٣٦﴾
Artinya : “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka Mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (QS. Ali Imron : 135 – 136)
Didalam riwayat Thabrani dengan sanad hasan dari Abu ad Darda bahwa Nabi saw bersabda,”Barangsiapa yang berwudhu lalu membaguskan wudhunya lalu melaksanakan shalat dua rakaat atau empat rakaat, baik ia shalat wajib atau yang bukan wajib dengan membaguskan ruku, sujudnya lalu memohon ampunan kepada Allah maka Allah akan mengampuninya.”
Rasulullah saw bersabda, "Tidaklah seorang hamba berbuat dosa lalu ia berwudhuk dengan benar dan menunaikan shalat dua rakaat, lalu meminta ampunan kepada Allah, kecuali Allah akan memberikan ampunan kepadanya." (HR Abu Daud).
Ini adalah hasil tentang shalat tobat. Adapun caranya sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas maka dengan shalat dua rakaat seperti shalat yang biasa dilakukan. Lalu setelah itu ia meminta ampunan kepada Allah. Tidak ada bacaan surat khusus yang disebutkan oleh Rasul saw. Artinya orang yang melakukan shalat tobat boleh membaca surat apa saja dari Alquran. Juga tidak ada tambahan sujud khusus sesudahnya.
Intinya bahwa orang itu melakukan taubat dan memohon ampunan kepada Allah swt atas dosa yang telah dilakukannya setelah dia menuanaikan suatu shalat (shalat apa pun) baik setelah shalat-shalat fardhu atau sunnah.
Adapula yang mengatakan bahwa ketika seorang melakukan suatu dosa maka dia bisa mengambil air wudhu lalu shalat dua rakaat dan memohon ampunan kepada Allah swt, sebagaimana hadits Abu Bakar diatas. Adapun cara melakukan shalat ini adalah seperti halnya shalat sunnah lainnya.
Sumber:
http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/bagaimana-cara-sholat-taubat-sholat-hajat.htm
Baca Selengkapnya....
22 Oktober 2010
Generasi muda, Generasi yang anarkis?
Tulisan ini akan dimuat di buletin dakwah islami AL QOLAMU terbitan UKM KALAM STTN-BATAN Yogyakarta
Beberapa hari lalu, tepatnya pada tanggal 20-10-2010 merupakan tahun pertama pemerintahan SBY –Boediyono berdiri. Di hari ulang tahunnya yang pertama, bukannya sebuah kado istimewa ataupun kue ulang tahun yang diperoleh. Melainkan serangkaian aksi demonstrasi mahasiswa di sejumlah daerah meliputi, Jakarta, Bandung, Solo, Makasar bahkan di kota pendidikan Yogyakarta. Aksi yang dilakukan mahasiswa sepeti ini memang bukanlah hal aneh jika dijumpai di Negara kita, yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Hal ini menjadi sangat penting, sebab Indonesia sebagai Negara berkembang tidak akan pernah maju tanpa adanya masukan, kritik dan saran dari rakyatnya. Namun jika proses demonstrasi itu disisipi dengan sikap yang anarkis, tentu saja akan merusak makna dari demokrasi itu sendiri.

Demonstrasiyang anarkis
Berkaca dari sejarah, kebanyakan demonstarasi selalu di motori oleh kaum pemuda. Mahasiswa sebagai generasi muda sudah sepantasnya memiliki semangat pembaharu, berpikir kritis dan bersikap peka serta aktif terhadap berbagai permasalahan yang terjadi di sekitarnya. Akan tetapi, bukan berarti dengan semangat yang membara kita bisa seenaknya bertindak anarkis. Dari beberapa kota yang menggelar aksi demonstrasi beberapa hari lalu, tercatat Jakarta dan Makasar sebagai kota yang paling rusuh. Mahasiswa di kedua kota itu bentrok dengan aparat keamanan. Tidak hanya itu, mereka juga merusak fasilitas umum dan kendaraan“berplat merah”. Islam sebagai agama yang cinta kedamaian tentunya tidak menghendaki hal itu terjadi. Bahkan kita diajarkan untuk selalu menjaga / memperbaiki hubungan antar sesama. Allah SWT berfirman :
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (Q.S Al Hujuraat :49)
Mahasiswa sebagai golongan terpelajar tentu sudah seharusnya paham, etika untuk menyampaikan keluh-kesahnya. Di Indonesia, sebenarnya telah banyak media-media penyalur aspirasi masyarakat. Sebut saja media masa, LSM, bahkan lembaga formal seperi DPR yang tersebar di seluruh daerah. Jika memang berniat, bukanlah hal yang mustahil untuk mengirimkan tulisan aspirasi kita ke media masa, ataupun membuka forum-forum diskusi dan dialog bersama LSM serta anggota dewan. Islam mengajarkan kepada kita untuk selalu mengedepankan hasil “syuro” atau musyawarah dalam penyelesaian masalah keduniaan.
Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. (Q.S Asy Syuura:38)
Disadari atau tidak, sikap kedewasaan memang sangat perlu ditanamkan di dalam hati generasi muda. Tentuya tanpa megabaikan sikap kritis dan semangat pembaharu yang telah tumbuh sebelumnya. Lalu, bagaimanakah kondisi kehidupan pemuda di kampus kita ? Memang selama ini belum pernah di temukan siap anarkis yang ditujukan kepada pihak kampus dalam penyampaian aspirasinya. Namun, bukan berarti mahasiswa STTN-BATAN telah dewasa dan selalu mengedepankan musyawarah dalam menyampaikan keluh kesahnya. Padahal sebenarnya banyak permasalahan dilingkungan kita yang masih perlu dibahas. Salah satunya adalah dinding langit-langit yang selalu meneteskan air saat kuliah berlangsung. Sikap peka, kritis dan keaktifanlah yang mungkin belum tertanam di hati teman-teman. Wallahu alam. (astro)
Baca Selengkapnya....
Beberapa hari lalu, tepatnya pada tanggal 20-10-2010 merupakan tahun pertama pemerintahan SBY –Boediyono berdiri. Di hari ulang tahunnya yang pertama, bukannya sebuah kado istimewa ataupun kue ulang tahun yang diperoleh. Melainkan serangkaian aksi demonstrasi mahasiswa di sejumlah daerah meliputi, Jakarta, Bandung, Solo, Makasar bahkan di kota pendidikan Yogyakarta. Aksi yang dilakukan mahasiswa sepeti ini memang bukanlah hal aneh jika dijumpai di Negara kita, yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Hal ini menjadi sangat penting, sebab Indonesia sebagai Negara berkembang tidak akan pernah maju tanpa adanya masukan, kritik dan saran dari rakyatnya. Namun jika proses demonstrasi itu disisipi dengan sikap yang anarkis, tentu saja akan merusak makna dari demokrasi itu sendiri.

Demonstrasiyang anarkis
Berkaca dari sejarah, kebanyakan demonstarasi selalu di motori oleh kaum pemuda. Mahasiswa sebagai generasi muda sudah sepantasnya memiliki semangat pembaharu, berpikir kritis dan bersikap peka serta aktif terhadap berbagai permasalahan yang terjadi di sekitarnya. Akan tetapi, bukan berarti dengan semangat yang membara kita bisa seenaknya bertindak anarkis. Dari beberapa kota yang menggelar aksi demonstrasi beberapa hari lalu, tercatat Jakarta dan Makasar sebagai kota yang paling rusuh. Mahasiswa di kedua kota itu bentrok dengan aparat keamanan. Tidak hanya itu, mereka juga merusak fasilitas umum dan kendaraan“berplat merah”. Islam sebagai agama yang cinta kedamaian tentunya tidak menghendaki hal itu terjadi. Bahkan kita diajarkan untuk selalu menjaga / memperbaiki hubungan antar sesama. Allah SWT berfirman :
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (Q.S Al Hujuraat :49)
Mahasiswa sebagai golongan terpelajar tentu sudah seharusnya paham, etika untuk menyampaikan keluh-kesahnya. Di Indonesia, sebenarnya telah banyak media-media penyalur aspirasi masyarakat. Sebut saja media masa, LSM, bahkan lembaga formal seperi DPR yang tersebar di seluruh daerah. Jika memang berniat, bukanlah hal yang mustahil untuk mengirimkan tulisan aspirasi kita ke media masa, ataupun membuka forum-forum diskusi dan dialog bersama LSM serta anggota dewan. Islam mengajarkan kepada kita untuk selalu mengedepankan hasil “syuro” atau musyawarah dalam penyelesaian masalah keduniaan.
Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. (Q.S Asy Syuura:38)
Disadari atau tidak, sikap kedewasaan memang sangat perlu ditanamkan di dalam hati generasi muda. Tentuya tanpa megabaikan sikap kritis dan semangat pembaharu yang telah tumbuh sebelumnya. Lalu, bagaimanakah kondisi kehidupan pemuda di kampus kita ? Memang selama ini belum pernah di temukan siap anarkis yang ditujukan kepada pihak kampus dalam penyampaian aspirasinya. Namun, bukan berarti mahasiswa STTN-BATAN telah dewasa dan selalu mengedepankan musyawarah dalam menyampaikan keluh kesahnya. Padahal sebenarnya banyak permasalahan dilingkungan kita yang masih perlu dibahas. Salah satunya adalah dinding langit-langit yang selalu meneteskan air saat kuliah berlangsung. Sikap peka, kritis dan keaktifanlah yang mungkin belum tertanam di hati teman-teman. Wallahu alam. (astro)
Baca Selengkapnya....
25 Agustus 2010
Makalah : Perkembangan-perkembangan Modern
ABSTRAKSI
Penulisan makalah ini merupakan suatu upaya untuk menjelaskan tentang perkembangan-perkembangan modern Islam. Selain itu, juga untuk memenuhi tugas elektronika dasar yang di berikan, pada semester 1 di Sekolah Tinggi Teknoogi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional Yogyakarta.
Guna mendukung data dalam penulisan makalah ini, penulis peroleh melalui kepustakaan dengan mencari berbagai referensi melalui media elektronik internet. Selain itu, penulis juga peroleh dengan cara mengumpulkan materi dari buku-buku yang relevan. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa perkembangan modern islam telah terjadi sejak jaman dahulu. Perkembangan yang di lakukan oleh beberapat tokoh muslim Islam ini mengalami beberapa kemajuan dan juga kemunduran. Hal yang dapat dipetik dari perkembangan-perkembangan modern islam seperti keteladanan tokoh kaum muslim di masa perkembangan islam. Selain itu, Pengaruh dan peran Al-Qur ’an dalam sejarah peradaban islam menuju peradaban Modern dan perkembangan modern adalah sebagai pedoman agar manusia tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif dan selalu berpegang teguh pada ajaran-ajaran islam
Bagi anda yang ingin mendownload makalah ini secara lengkap, silahkan klik disini.
Bila anda menemui kesulitan dalam mendownloadnya silahkan menghubungi contact person blog ini.
Baca Selengkapnya....
Penulisan makalah ini merupakan suatu upaya untuk menjelaskan tentang perkembangan-perkembangan modern Islam. Selain itu, juga untuk memenuhi tugas elektronika dasar yang di berikan, pada semester 1 di Sekolah Tinggi Teknoogi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional Yogyakarta.
Guna mendukung data dalam penulisan makalah ini, penulis peroleh melalui kepustakaan dengan mencari berbagai referensi melalui media elektronik internet. Selain itu, penulis juga peroleh dengan cara mengumpulkan materi dari buku-buku yang relevan. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa perkembangan modern islam telah terjadi sejak jaman dahulu. Perkembangan yang di lakukan oleh beberapat tokoh muslim Islam ini mengalami beberapa kemajuan dan juga kemunduran. Hal yang dapat dipetik dari perkembangan-perkembangan modern islam seperti keteladanan tokoh kaum muslim di masa perkembangan islam. Selain itu, Pengaruh dan peran Al-Qur ’an dalam sejarah peradaban islam menuju peradaban Modern dan perkembangan modern adalah sebagai pedoman agar manusia tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif dan selalu berpegang teguh pada ajaran-ajaran islam
Bagi anda yang ingin mendownload makalah ini secara lengkap, silahkan klik disini.
Bila anda menemui kesulitan dalam mendownloadnya silahkan menghubungi contact person blog ini.
Baca Selengkapnya....
03 Juli 2010
"Nyontek??" Gak Deh...
Diposting oleh
Mencoba Mengisi Waktu Luang...
di
20.49
Label:
artikel,
fenomena,
islam,
opini
2
komentar

Tulisan ini dimuat di buletin Al-Qolamu yang diterbitkan Keluarga Mahasiswa Islam (KALAM) STTN-BATAN Yogyakarta edisi juni 2010.
“Rumus sudah dihafal, materi sudah dipelajari, diskusi bareng teman sudah, berdoa pagi-siang-malam nonstop, soal-soal tahun lalu pun sudah dikerjakan, tapi kok aku gak “PeDe” ya? Apa aku buat contekan aja ya?”
Hari ini mungkin hari yang dinanti oleh segenap mahasiswa STTN-BATAN Yogyakata. Hasil study semester genap selama kurang lebih 5 bulan akan diujikan selama 3 minggu kedepan. Sedikit berbeda dengan ujian semester ganjil yang dikuti seluruh mahasiswa, ujian yang diplotkan berlangsung dari tanggal 21 Juni – 9 Juli ini hanya dikuti oleh mahasiswa reguler semester II,IV dan VI serta beberapa mahasiswa semester VII yang mengulang. Untuk kepentingan “KP” mahasiswa semester VI pun harus start lebih awal, tepatnya hari rabu lalu.
Agar sukses di ujian, biasanya para mahasiswa melakukan persiapan matang guna memperoleh hasil yang maksimal dan memuaskan. Dengan nilai yang baik, sudah pasti orang tua akan bangga kepada anaknya. Sebagai bentuk bakti kepada orang yang telah bersusah payah melahirkan, menafkahi dan membesarkan serta mendidik, tentunya kita pun tidak ingin memberikan hasil ujian yang buruk kepada mereka. Walaupun konsentrasi mahasiswa sedikit diganggu dengan event olahraga empat tahunan yang diadakan di benua hitam kali ini, tetap saja tidak memadamkan semangat mereka untuk memperoleh kemenangan sebenarnya dalam ujian. Akan tetapi, terkadang tanpa disadari kita sering melakukan hal yang tidak dibolehkan dalam Islam untuk memperoleh nilai ujian yang baik. Mungkin masih banyak dari saudara/i kita semuslim yang tidak segan mencontek untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Cara apapun dilakukan asalkan tidak ketahuan, Padahal Allah SWT berfirman :
“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan di bumi, Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” (Q.S. Al-Hujuraat:18).
Mencontek musuh kesuksesan
Memang budaya mencontek seakan sudah “mendarah daging” pada para pelajar Indonesia. Tidak dipungkiri penulis pun terkadang masih melakukannya dalam beberapa kesempatan. Padahal jelaslah bagi kita umat muslim bahwa mencontek adalah kecurangan yang dilarang keras oleh Islam. Mencontek, dalam berbagai bentuknya, jelas merupakan “musuh utama kesuksesan”. Ia bisa saja dilakukan secara sembunyi-sembunyi ataupun di depan banyak pasang mata. Ia bisa melibatkan orang per orang (individu), ataupun beberapa orang dalam sebuah komplotan. Na’udzubillahi min dzaalik.
Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa mencurangi kami maka bukan dari golongan kami”(HR. Muslim)
Para penyontek itu, tentu saja mempunyai sejuta alasan untuk membenarkan perbuatan tercelanya itu. Seperti juga kaum kafir yang memiliki berbagai macam alasan untuk menentang Rasulullah SAW. Jika hati tidak dilandaskan iman dan takwa kepada Allah SWT, dapat saja kita bisa tertulari wabah menyontek ini. Alasan-alasan yang disebarkan oleh mereka yang menyontek ini memang kedengarannya masuk akal. Tetapi, jika kita renungkan dengan baik, ternyata hanya omong kosong belaka. Mereka berdalih melakukan perbuatan yang dilarang Islam itu semata untuk mremperoleh hasil yang maksimal, mempertahankan prestasi, membantu teman dan kesulitan, dan ungkapan kasih sayang.
Masa Depan Para Pencontek Sejati
Lampu kuning buat anda yang masih sering mencontek dalam ujian. Orang yang melakukan perbuatan tercela ini dapat dianggap mengelabui dan menipu pengajar/panitia ujian, karena mencampurkan antara yang haq dengan yang batil, dan memberikan bentuk ketidakjujuran ilmiah.
“Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang yang beriman” (Q.s. al- A’raf, [7] :85).
Mengurangi takaran dan timbangan termasuk dari penipuan di bidang perdagangan yang bisa mengakibatkan kerusakan di muka bumi. Hukum ini juga bisa berlaku untuk perbuatan menyontek. Tanpa kita sadari budaya mencontek ini akan melahirkan sosok pecundang dan orang-orang yang tidak berkompeten di bidangnya. Bisa dibayangkan berapa triliun uang Negara yang dikuras habis oleh para pejabat yang suka menipu tiap tahunnya. Penjara di Indonesia juga seakan tidak pernah sepi dengan para koruptor.
Semua bentuk penipuan dilarang keras oleh Rasulullah Saw. Bahkan langsung diancam dengan siksa api neraka. Kecuali bagi yang bertobat dan berhenti dari segala bentuknya.
Rasulullah SAW pernah bersabda :“Siapa yang menipu kami maka ia bukan termasuk golongan kami; pembuat makar dan tipu daya akan masuk neraka” (H.r. Thabrani dan Ibnu Majah)
Allah Maha Penolong HambaNya
Saudaraku, sudah selayaknya hanya kepada Allah kita berserah diri dan memohon pertolongan dan petunjuk. Bukan kepada teman atau contekan saat ujian berlangsung. Sertailah sikap ikhtiar dan tawakal dalam setiap langkah hidupmu. Memang susah untuk menghilangkan kebiasan buruk yang satu ini. Namun, ketidakbisaan bukanlah alasan seorang muslim sejati. Kita bisa belajar untuk mencoba memahami masalah yang dihadapi. Dengan berusaha melakukan perintah Allah SWT dan menjauhi laranganNya, Insya Allah kita termasuk golongan orang-orang yang beruntung. Semoga bermanfaat dan menjadi bahan renungan bagi kita semua. Wasalam Allahuakbar. (astro)
Baca Selengkapnya....
23 Maret 2010
21 Maret 2010
LAPAN: Gempa Chile Tak Geser Arah Kiblat
Jakarta (ANTARA News) - Pakar astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Prof Dr Thomas Djamaluddin membantah pemberitaan bahwa pergeseran lempengan bumi akibat gempa Chile telah menggeser arah kiblat sekitar 30 centimeter lebih ke kanan.
"Tidak ada pergeseran arah kiblat oleh pergeseran lempeng atau sebab lain. Pernyataan tersebut mungkin salah kutip atau salah persepsi, tetapi berpotensi meresahkan masyarakat," kata Djamal kepada ANTARA News di Jakarta, Minggu.
Diakuinya banyak masjid yang arah kiblatnya kurang tepat, namun bukan karena adanya perubahan arah kiblat, tetapi karena penentuan awal sebelum pembangunannya yang tidak akurat.
Banyak masjid dibangun dengan arah kiblat yang sekedar mengikuti arah barat lalu diserongkan sedikit ke kanan atau sekedar mendasarkan diri pada arah kiblat masjid terdekat yang belum tentu benar, ujarnya.
"Jadi yang tidak benar metode pengukurannya, bukan alat ukurnya," katanya.
Menurut dia, hanya dengan bantuan posisi matahari saja cukup akurat menentukan arah kiblat jika dipandu oleh orang yang terlatih ilmu falak, selain itu juga peranti lunak Qibla Locator yang termuat dalam situs web http://www.qiblalocator.com juga mudah digunakan.
Ditegaskannya, pergeseran lempeng yang mengubah peta bumi termasuk mengubah arah kiblat, memerlukan waktu jutaan tahun.
Pergeseran Lempeng
Ia juga mengatakan tentang NASA yang mengabarkan bahwa gempa Chile berdampak pada pergeseran poros "gambar bumi" dan percepatan rotasi bumi.
"Tapi, pergeseran lempeng yang sebenarnya menyebabkan perubahan rotasi itu, bukan gempanya, karena gempa sekadar indikator pelepasan energi akibat pergeseran lempeng bumi," katanya.
Akibat pergeseran lempeng, lanjut Djamal, kesetimbangan "gambar bumi" sedikit berubah karena titik massa kulit bumi bergeser. Hal itu menyebabkan poros "gambar bumi" bergeser.
Poros "gambar bumi" (Earth`s figure axis), lanjut dia, tidak sama dengan poros astronomis (poros utara-selatan) yang menggambarkan poros rotasi bumi.
"Untuk kasus gempa Chile 2010 pergeserannya sekitar 8 cm di mana sudutnya bergeser 2,7 mili detik busur =0,00000075 derajat dan terlalu kecil untuk dilihat," katanya.
Demikian juga gempa Aceh 2004, pergeserannya hanya 7 cm di mana sudutnya bergeser 2,32 mili detik busur = 0,00000064 derajat, demikian Djamal. (ANT/A038)
Baca Selengkapnya....
"Tidak ada pergeseran arah kiblat oleh pergeseran lempeng atau sebab lain. Pernyataan tersebut mungkin salah kutip atau salah persepsi, tetapi berpotensi meresahkan masyarakat," kata Djamal kepada ANTARA News di Jakarta, Minggu.
Diakuinya banyak masjid yang arah kiblatnya kurang tepat, namun bukan karena adanya perubahan arah kiblat, tetapi karena penentuan awal sebelum pembangunannya yang tidak akurat.
Banyak masjid dibangun dengan arah kiblat yang sekedar mengikuti arah barat lalu diserongkan sedikit ke kanan atau sekedar mendasarkan diri pada arah kiblat masjid terdekat yang belum tentu benar, ujarnya.
"Jadi yang tidak benar metode pengukurannya, bukan alat ukurnya," katanya.
Menurut dia, hanya dengan bantuan posisi matahari saja cukup akurat menentukan arah kiblat jika dipandu oleh orang yang terlatih ilmu falak, selain itu juga peranti lunak Qibla Locator yang termuat dalam situs web http://www.qiblalocator.com juga mudah digunakan.
Ditegaskannya, pergeseran lempeng yang mengubah peta bumi termasuk mengubah arah kiblat, memerlukan waktu jutaan tahun.
Pergeseran Lempeng
Ia juga mengatakan tentang NASA yang mengabarkan bahwa gempa Chile berdampak pada pergeseran poros "gambar bumi" dan percepatan rotasi bumi.
"Tapi, pergeseran lempeng yang sebenarnya menyebabkan perubahan rotasi itu, bukan gempanya, karena gempa sekadar indikator pelepasan energi akibat pergeseran lempeng bumi," katanya.
Akibat pergeseran lempeng, lanjut Djamal, kesetimbangan "gambar bumi" sedikit berubah karena titik massa kulit bumi bergeser. Hal itu menyebabkan poros "gambar bumi" bergeser.
Poros "gambar bumi" (Earth`s figure axis), lanjut dia, tidak sama dengan poros astronomis (poros utara-selatan) yang menggambarkan poros rotasi bumi.
"Untuk kasus gempa Chile 2010 pergeserannya sekitar 8 cm di mana sudutnya bergeser 2,7 mili detik busur =0,00000075 derajat dan terlalu kecil untuk dilihat," katanya.
Demikian juga gempa Aceh 2004, pergeserannya hanya 7 cm di mana sudutnya bergeser 2,32 mili detik busur = 0,00000064 derajat, demikian Djamal. (ANT/A038)
Baca Selengkapnya....
06 Maret 2010
Blokir Blog Penistaan Agama Islam

Sebuah blog berkedok islam hadir di dunia maya. Bukannya mengajar berdakwah, blog yang beralamat di http:// ini, berisi artikel, karikatur, komik dsb yang sangat melecehkan bahkan merendahkan Islam sebagai agama Allah SWT.
Dengan semboyan "MENGENAL ISLAM LEBIH DEKAT DENGAN SEGALA KENYATAAN YANG ADA" pemilik blog ini sengaja mempostingkan berita-berita yang dapat memecah belah persatuan umat Islam. Parahnya, sampai saat ini pengunjung blog ini tercatat sekitar 1,043,504 pengunjung. Bisa dibayangkan berapa jumlah orang yang sudah dipengaruhinya.
Apakah kita sebagai umat Islam bisa menerima semua ini?
Ayo bangkit bersama-sama untuk mendukung pemmblokiran blog ini.
Satu pesan saya, jangan terpovokasi atau terpengaruh dengan postingan-postingan yang ada di blog ini. Karena isi dari blog ini sama sekali BOHONG / TIDAK BENAR.
ayo berjuang membela agama Allah..
Allahu Akbar...
Baca Selengkapnya....
16 Desember 2009
Hikmah Tahun Baru Hijriyah

Tahun baru hijriyah disusun berdasarkan peristiwa penting yaitu, hijrah (pindahnya) Nabi Muhammad SAW dari mekkah ke madinah. Adapun Nabi Muhammad SAW sebelum hijrah ke madinah, telah berdakwah / menyebarkan agama di mekkah selama kurang lebih 13 tahun. Berkat keuletan, kegigihan, kesabaran dan sikap pantang menyerah Nabi, beliau telah mempunyai 13 orang pengikut di mekkah.
Hijrah, atau yang lebih dikenal dengan nama perpindahan dalam bahasa Indonesia yang dilakukan Nabi Muhammad SAW ini, mempunyai makna keluar dari jalan yang salah, batil, tercela menuju jalan yang benar dan terpuji.
Kita sebagai manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT hendaknya menjadikan momentum tahun baru hijriyah ini, sebagai sarana untuk banyak melakukan perbuatan baik (beramal saleh) kepada Allah SWT. Ilmu mempunyai arti mengetahui sesuatu yang layak untuk diketahui. Adapun amalan yang akan diterima oleh Allah SWT, adalah amalan yang dikerjakan dengan ilmu. Karena sesungguhnya Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman , beramal saleh dan memilki ilmu pengetahuan (berilmu) dibanding dengan orang yang beriman dan beramal saleh tetapi tidak berilmu. Hal ini sesuai dengan firman Allah surah Al-Mujadilah, 58 ayat 11.
Beberapa peristiwa penting yang terjadi di bulan Muharam adalah :
o Diterimanya taubat Nabi Adam AS oleh Allah SWT, yang telah melanggar peraturan dengan memakan buah khuldi yang terdapat di surga. (khuldi=kekal)
o Keluarnya Nabi Yusup AS dari penjara atas fitnah yang ditujukan kepadanya.
o Peristiwa Nabi Nuh (kapal).
o Tidak terbakarnya Nabi Ibrahim AS saat dibakar api yang begitu dahsyat, atas hukuman yang dideritanya karena telah menghancurkan berhala. Baca Selengkapnya....
18 November 2009
Pembagian Hukum Islam

Pembagian Hukum Islam
A.Mengenali Rambu-rambu Agama
Dalam Islam, aturan praktik kehidupan kita sehari-hari disebut sebagai hukum Islam. Literatur islam menyatakan hukum sebagai isbatu syaiin au nafyun ‘anhu (menetapkan sesuatu pada sesuatu atau tidak menetapkan). Seperti contoh, seandainya kita suatu hari pergi ke pasar. Kita menemukan barang yang kita sukai dan ingin memilikinya. Kita tahu barang tersebut tidak boleh langsung saja kita miliki tanpa suatu prosedur tertentu. Kita harus membayarnya terlebih dahulu kepada penjualnya sesuai dengan harganya. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa membayar adalah hal yang harus dilakukan. Dengan kata lain, kita menetapkan bahwa status membayar itu adalah harus atau wajib.
Secara istilah, terdapat perbedaan - perbedaan antara ahli usul fikih dan ahli fikih dalam memandang pengertian hukum. Bukan sebuah perbedaan yang bertentangan dimana yang satu salah sedangkan yang lainnya benar antara ahli usul fikih dan ahli fikih dalam memandang pengertian hukum. Melainkan karena perbedaan bidang garap antara kedua ilmu itu (fikih dan usul fikih). Dari sisi pandang ahli usul, Hukum sebagai khitab Allah SWT , yang menuntut seseorang (mukallaf) untuk mengerjakan atau tidak mengerjakan (melarang) atau menjadikan sesuatu menjadi sebab, syarat atau penghalang bagi adanya yang lain. Jadi kita memandang hukum dari sisi pembuat hukum (Khitab Allah atau dalil yang lain). Berbeda dari mereka, dari sisi pandang ahli fikih hukum sebagai efek yang muncul pada perbuatan (atau statusnya) sebagai akibat adanya khitab Allah atau dalil lainnya. Dari sini kita memandang hukum sebagai produk atau akibat dari adanya perintah atau larangan Allah.
Agar kita dapat mudah memahami, perhatikan contoh berikut.
Artinya:Dan laksanakanlah salat, tunaikan zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk (Q.S albaqarah [2] :43)
Pada ayat di atas Allah swt mengeluarkan suatu pernyataan (khitab) kepada kita untuk melakukan suatu perbuatan (salat, zakat, rukuk). Para ahli usul fikih memandang tuntutan Allah kepada kita untuk melaksanakan salat itulah yang disebut hukum. Sedangkan menurut ahli fikih, kewajiban salat yang merupakan akibat dari adanya pernyataan itulah yang di sebut hukum.
Secara umum para ulama membagi hukum menjadi 3 bagian, yaitu:
1. Hukum Taklifi
Hukum taklifi merupakan khitab Allah tentang sesuatu yang menuntut mukhalaf untuk melakukan sesuatu atau meninggalkannya. Hukum ini terbagi menjadi empat hal, yaitu ijab atau wajib, nadb (mandub atau sunah), tahrim (haram), dan karahah (makruh).
2. Hukum Takhyri
Takhyri artinya memilih. Maksudnya, ada kalanya Allah memberi kebebasan kepada mukallaf untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perbuatan. Hukum ini disebut ibahah (mubah), halal atau jaiz (boleh). Dengan kata lain, perbuatan itu boleh dikerjakan atau tidak dikerjakan tanpa membawa konsekuensi apapun, baik pahala maupun dosa.
3. Hukum Wad’i
Kata wad’I diartikan sebagai kondisi, keadaan, posisi. Hukun wad’i dipahami sebagai khitab Allah yang menyatakan bahwa terjadinya sesuatu merupakan sebab, syarat, atau penghalang bagi adanya yang lain. Misalnya, Salat itu wajib. Tetapi salat tidak sah hukumnya bila dilaksanakan tanpa wudhu. Karena itu kewajiban salat menjadi sebab munculnya kewajiban wudhu ketika kita akan melaksanakan salat.Walaupun kita juga boleh (tidak wajib) berwudhu meski tidak berniat untuk salat. Hukum wad’i ini terbagi menjadi tujuh macam yaitu : sebab, syarat, mani’(penghalang), rukhsah (keringanan), azimah (hukum asal), sihhah (sah), dan butlan (batal).
Ada lima hukum yang akan kita pelajari yaitu wajib,sunah, mubah, makruh, dan haram.
1. Wajib
Wajib atau sering disebut ijab merupakan khitab pernyataan Allah swt yang menuntut kita untuk melaksanakan sesuatu. Dengan kata lain, perbuatan itu mempunyai status fardu atau wajib, yang berari mendapatkan pahala bila dikerjakan dan mendapatkan dosa bila ditinggalkan.
Dalam hal ini kita melihat istilah fardu dan wajib.Menurut para ahli fardu itu bila perbuatan tersebut di perintahkan kepada kita melalui dalil yang qat’i (jelas), yaitu nas Al-qur’an dan hadis mutawir. Sedangkan status wajib dikenakan apabila perbuatan itu didasarkan pada dalil yang zanni yaitu hadis ahad atau ijtihad ulama. Namun, pada pelaksanaanya dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan ini tidak lagi dipersoalkan. Karena itu tidak sedikit ulama yang menyamakan antara fardu dan wajib serta hanya memegang esensi bahwa keduanya merupakan perbuatan yang harus dikerjakan dan berdosa bila kita meninggalkannya.
Kita dapat mengenali bahwa pernyataan Allah itu merupakan perintah wajib dengan mengenali perintah-perintah itu dari bentuk kalimat yang ada pada Al qur’an dan hadis nabi. Bentuk kalimat yang paling umum digunakan dan di asumsikan sebagai perintah adalah bentuk fi’il amr (bentuk kalimat perintah). Akan tetapi, walaupun secara umum fi’il amr berarti perintah wajib, perlu diperhatikan tidak semua bentuk perintah berarti wajib.Ada juga yang menunjuk pada status sunah.
Selain bentuk fi’il amr, Kita juga dapat mengenali hukum wajib pada kalimat-kalimat Al qur’an dan hadis yang menggunakan kata fardu atau hukum wajib atau kata yang searti. Misalnya kata farada atau kutiba yang banyak pada Al qur’an , hadis, atau kata wajaba, yang biasannya merupakan hasil ijtihad para ulama atau dalil Al qur’an dan hadis. Perhatikan ayat di bawah ini.
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan atas kanu berpuasa sebagaimana di wajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Q.S al- baqarah [2]:183)
Ayat ini menggunakan kata kutiba yang sama artinya dengan farada. Melihat redaksi ayat ini, kita dapat menyimpulkan bahwa puasa itu hukumnya wajib.Esensi dari perintah wajib ini adalah sesuatu hal yang harus di lakukan, baik karena di perintahkan oleh Allah dan rasul-Nya maupun karena perbuatan itu harus di lakukan,menurut perhitungan akal dan nurani kita.
Hukum wajib dapat dilihat dalam beberapa aspek,diantaranya sbb.
1. Dilihat dari aspek kepada siapa hukum itu di bebankankan.
a.Wajib ‘ain
Wajib ini dibebankan kepada masing-masing individu mukallaf,dimana kewajiban itu tidak boleh diserahkan kepada orang lain.Misalnya salat 5 waktu.
b. Wajib Kifai (kifayah)
Kewajiban ini dibebankan kepada komunitas kaum islam. Apabila sebagian orang telah menunaikannya, maka yang lain terbebas dari beban hukum. Namun, apabila tidak ada seorang pun yang tidak melaksanakannya, maka seluruh anggota komunitas itu berdosa. Misalnya ,pengurusan jenasah.
2. Dilihat dari waktu penunaian kewajiban.
a. Wajib mutlak, yang tidak ditentukan waktu pelaksanaanya. Misal kalau kita berutang puasa,maka kapan kita mau membayarnya tidak ditentukan waktunya. Boleh kapan saja.
b. Wajib mu’aqqad yang telah ditentukan waktu pelaksanaannya dengan jelas dengan dalil-dalil agama. Misal salat 5 waktu.
3. Dilihat dari aspek junlah atau ukuran penunaian kewajiban.
a. Wajib muhaddad
Allah telah menentukan dengan jelas jumlah atau ukuran yang harus kita kerjakan.Misal jumlah rakaat salat.
b. Wajib gairu muhhaddad
Pada kewajiban ini, Allah tidak menunjukan jumlah atau ukuran yang harus kita lakukan. Misalnya jumlah infak/ sadakah.
4. Dilihat dari kebolehan jenis perbuatan yang harus dilakukan.
a. Wajib mua’ayyan
Pada kewajiban ini Allah telah menetapkan jenis perbuatan yang harus di lakukan secara jelas dan pasti. Sehingga kita tidak boleh menawar atau memilih alternatif lain.Misalnya salat 5 waktu.
b. Wajib mukhayyar
Pada kewajiban ini Allah memberi kesempatan kepada kita untuk memilih salah satu diantara beberapa alternatif yang ada.
2. Sunah
Status hukum kedua dalam islam adalah sunah atau nadb.Selain menurut mukallaf untuk mengerjakan serta menghukumnya bila tidak mengerjakan, adakalanya Allah dan rasul-Nya memerintahkan suatu perbuatan,tetapi tidak harus dikerjakan bahkan ditinggalkan pun tidak apa-apa. Dengan kata lain perbuatan itu sunah atau mahdub, yang berarti kita akan mendapatkan pahala bila mengerjakannya tetapi tidak berdosa bila tidak mengerjakannya.
Namun sebagian ulama membedakan pengertian sunah dan mahdub ini. Menurut mereka sunah menunjuk pada perbuatan yang selalu dilakukan olen Rasullullah , kecuali ada uzur. Misalnya salat tahajud. Sedangkan mahdub menunjuk pada amalan yang disukai Nabi saw. Tetapi beliau jarang melakukannya. Misalnya puasa 6 hari di bulan syawal.
Kita dapat menentukan suatu perbuatan bersifat sunah dan mahdub dengan cara diantaranya ada hadis yang menggunakan yang jelas-jelas mengacu pada hukum sunnah seperti kata yusannu kaza atau yundabu kaza. Seperti contoh dibawah ini.
Artinya : Disunnahkan bagi orang yang salat untuk membaca surah atau ayat dari Al qur’an setelah ia membaca surah al-Fatihah pada dua rakaat salat subuh dan salat Jum’at, dua rakaat awal salat zuhur, ashar, maghrib, dan isya, dan semua rakaat salat sunnah.
Perlu diketahui, indikator lain atau keterangan pada suatu perintah tidak selamanya berasal dari Alqur’an, adakalanya dalam hadis nabi ataupun ijtihat para ulama.
Terkait dengan sunnah, ada beberapa istilah yang perlu diketahui yaitu:
a. Sunnah muakad
Sunnah ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Rasullullah senantiasa melaksanakannya dalam kehidupan beliau. Walau sangat dianjurkan, kita tidak berdosa bila tidak melaksanakannya.
b. Sunnah gairu muakad ( Sunnah zaidah )
Sunnah ini tidak sepenting sunnah muakad. Terhadap sunnah ini terkadang Rasullulah melaksanakannya, Kadang tidak meski tidak ada aral yang menghadang.
c. Sunnah mustahab
Sunnah ini biasa di sebut fadilah (keutamaan) karena dilaksanakan untuk menyempurnakan amal perbuatan yang kita lakukan.
3. Mubah
Adakalanya Allah swt memberi kebebasan kita untuk melakukan atau tidak melakuakan suatu perbuatan. Khitabini biasa disebut ibahah. Dengan kata lain, perbuatan yang terkait dengan khitab ibahah ini mempunyai status hukum mubah, atau halal atau jaiz yaitu dikerjakan atau tidak, tidak akan konsekuensi pahala atau dosa.
Pada dasarnya,segala perbuatan dalam bidang muamalah dibolehkan selama tidak ada dalil yang mengharamkannya. Prinsip ini dalam ilmu usul fikih disebut Bara’ah Asliyah (bebas menurut asalnya) dan sesuai dangan salah satu kaidah usul fikih.
Selain prinsip dasar itu, kita juga dapat mengenali perbuatan mubah ini dalam Alqur’an dengan kalimat-kalimat yang digunakan , salah satunya dengan kalimat uhilla (dihalalkan). Redaksi ini dapat dengan jelas di temukan pada Surah al-maidah ayat 96 berikut ini.
Artinya:Dihalalkan bagimu hewan buruan laut dan makanan( yang berasal) dari laut sebagai makan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan.
Satu hal yang perlu diperhatikan, walaupun pada dasarnya semua perbuatan bidang dalam bidang muamalah itu diperbolehkan sampai pada dalil yang melarangnya,bukan berarti kita kita lantas bebas berbuat dengan alasan tidak ada larangannya. Bisa jadi larangan itu ada tetapi tidak kita ketahui, maka kita menganggapnya tidak ada. Kita dapat menggunakan hati nurani kita untuk memutuskan apakah perbuatan itu baik atau tidak dan benar atau salah.
4. Makruh
Selain menuntut kita untuk melaksanakan perbuatan yang baik ada juga khitab Allah yang menyuruh kita untuk tidak melakukan sessuatu. Khitab ini terdiri atas karahah (makruh) dan tahrim (haram).
Allah menetapkan dua hukum tersebut karena Allah mengetahui manusia berpotensi sangat besar untuk menyimpang. Maka sebagai sayangnya Allah memberikan anjuran yang tidak ketat untuk meniggalkan perbuatan-perbuatan yang tidak baik.
Khitab Allah yang menghendaki kita untuk meninggalkan suatu perbuatan, walaupun tidak berdosa pula bila dikerjakan disebut karahah atau makruh. Khitab ini dapat kita kenali dalam dalil-dalil agama dengan menggunakan kalimat karraha (memakruhkan ) dan semua kata yang semakna dengannya, atau dengan khitab yang menggunakan kalimat larangan ataupun kalimat perintah yang tidak menunjukkan keharaman.Seperti contoh di bawah ini.
Aritnya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk melaksanakian salat pada hari jum’at maka segeralah menigngat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Q.S al-jumu’ah [62]:90)
Khitab Allah di atas menggunakan kalimat perintah (fi’il amr) yang tidak mengharamkan. Dengan demikian, walaupun menggunakan kalimat perintah untuk meninggalkan, bukan berarti jual beli itu haram.
Sebenarnya perbuatan makruh ini tidak hanya dapat dikenal melalui khitab-khitab Allah dan rasul-Nya. Akan tetapi, akal dan nurani ktapun dapat juga menemukan serta mengenalinya. Dari sini makruh dapat dibagi menjadi tiga kelompok yaitu: makruh tanzih,tarkul aula, dan makruh tahrim. Makruh tanzih adalah melakukan suatu perbuatan yang lebih baik ditinggalkan. Tarkul aula adalah meninggalkan sesuai yang sebaiknya dikerjakan. Sedangkan makruh tahrim dapat berupa yang dilarang dengan dasar dalil zanni atau dengan perintah larangan dengan dalil qat’I yang tidak mengharamkan secara tegas.
5. Haram
Hukum taklifi yang terakhir adalah tahrim atau haram. Tahrim termasuk khitab Allah yang melarang sesuatu. Hanya saja, berbeda dari karahah, larangan larangan pada tahrim ini lebih tegas dan dilengkapi sanksi bagi siapa yang melakukanya.
Diantara dalil-dalil yang mengacu pada hukum haram atau tahrim ini adakalanya menyebutkan dengan kalimat yang jelas seperti haramma atau hurimma.Seperti pada surah al-Maidah[5] ayat 3.
Artinya:Diharamkan bagimu (memakan )bangkai, darah, dagingbabi, dan (daging) hewan yang disembelihbukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas,kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan (diharamkan pula) mengundi nasib dengan azlam (anak panah). (Karena)itu suatu perbuatan fasik. (Q.S al-Maidah [5]:3 )
Para ulama membagi haram ini dalam dua kelompok yaitu haram lizatihi dan haran ligairihi.
Haram lizatihi.Haram dengan dirinya sendiri. Perbuatan-perbuatan yang jelas ditetapkan oleh Allah dan Rasulullah sebagai haram sejak semula karena secara tegas secara tegas mengandung kemafsadatan (kerusakan)masuk dalam kelompok ini.Seperti mencuri, minum miras,dsb.
Haram ligairihi. Haram dengan sebab dari luar dirinya. Haram ini kadang kala disebut juga sebagai haram li ardihi. Perbuatan –perbuatan yang termasuk dalam kelompok ini sebenarnya sesuatu yang tidak haram, tetaoi kemudian menjadi haram karena sebab-sebab diluar perbuatan itu.Misalnya makan bakso tanpa bayar maka menjadi haram, padahal bakso adalah makanan yang halal.
berbagai sumber Baca Selengkapnya....
26 Oktober 2009
Takdir....

Suatu hari, (sebenarnya sich baru kemarin sabtu) aku mengikuti taraining organization di kampusku.
Acaranya cukup menarik dan cukup tidak menarik (lha, kok bisa). Menariknya sich, mungkin saat penyampaian materi dari maS teja (seniorku di kampus, yang juga mantan ketua BEM STTN BATAN). Kelihatannya sich beliau sudah punya sejuta pengalaman saat berbicara di depan suatu forum. Selain isi ceramahnya yang asyik untuk di ikuti. Beliau juga mengisi sedikit games dan humor di sela-sela presentasinya. Yang buat acara TO ini gak menarik sich mingkin, waktunya lama banget, dari jam 8 pagi sampai sekitar jam 5an. Padahal waktu itu, aku lagi menjemur pakaian di kostku. Karena hujan, saat pulang aku dapati pakaianku pada basah semua (kasian dech aku...).
Cukup basa-basinya, dalam TO kemarin ada peserta TO yang menanyakan tentang masalah "takdir" kepada pembicara. Masalah takdir memang tidak akan habis bila di bahas seharian penuh. Inti pertanyaan gini " Mengapa kita harus berusaha mengubah takdir, sedangkan sebenarnya takdir sudah di tetapkan oleh Yang Maha Kuasa". Hal ini menjadi cukup menarik, karena kalau di pikir-pikir juga memang benar. Tetapi, setahu pengetahuan saya ada ayat Al Qur'an yang berisikan bahwa kita harus berusaha untuk merubah takdir yaitu surat Ar-Ra’ad ayat 11. ”Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”. Sebenarnya masalah takdir dari zaman dahulu sudah menimbulkan perdebatan. Untuk lebih jelasnya simak hasil penelusuranku dar pak GOOGle berikut :
Meyakini takdir Allah dalam Islam
Dalam perjalanan sejarahnya, Islam pernah terkontaminasi pemikiran dari luar Islam tentang memahami masalah taqdir. Sehingga muncul paham yang saling bertolak belakang yaitu paham Jabariyah dan paham Qadariyah.Paham jabariyah muncul karena terpengaruh dengan pemikiran dari aliran Determinismus dalam Theologis Islam. Paham ini mula-mula timbul di khurasan (Persi) dengan pemimpinnya yang pertama bernama Jaham bin Shafwan dan karena itu madzhab ini disebut juga Madzhab Jahamiyah. Madzhab ini banyak persamaannya dengan Madzhab Qurra dalam agama Yahudi dan Madzhab Yakubiyah dalam agama Kristen.
Ternyata Jaham bin Shafwan mendirikan aliran Jabariyah ini belajar dari seorang Yahudi yang masuk Islam bernama Thalud bin A’sam. Paham Jabariyah ini berpendirian bahwa Allah saja yang menentukan, menetapkan dan memutuskan segala nasib hingga amal perbuatan manusia. Hanya Qudrat dan Iradat Allah yang berlaku. Manusia diibaratkan sebagai kapas yang berterbangan mengikuti tiupan angin. Manusia tidak mempunyai kemampuan memilih jalan hidupnya. Perbuatan baik atau jahat yang dilakukan manusia sudah ditetapkan Allah. Paham Jabariyah melegitimasi pendiriannya dengan berpegang kepada Ayat al-Qur’an surat Ash-Shaffat ayat 96. ”Sesungguhnya Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.” Dalam perkembangan sejarahnya, paham ini berkembang dan banyak diikuti oleh umat Islam.
Setelah itu, muncullah paham lain yang bertolak belakang dengan paham Jabariyah. Paham ini menyebut dirinya dengan nama Indeterminismus Theologis Islam. Dipelopori oleh Ma’bad al Juhani al Bisri dan al Ja’du bin Dirham, sekitar tahun 70 Hijriah atau 689 Masehi. Jika paham Jabariyah menyatakan bahwa semua perbuatan manusia berpangkal kepada Qudrat dari Idarat Allah, maka para penguasa dari golongan ini menyandarkan semua perbuatan dan kedzaliman yang dilakukan, kepada kehendak Allah.
Maka muncullah paham Qadariyah menuntut keadilan dan meletakkan pertanggungjawaban atas perbuatan pelakunya.Dalam menentang paham Jabariyah, pihak Qadariyah telah melampaui batas dengan menyangkal adanya kekuasaan Allah Swt. mencipta makhluk-Nya, kemudian makhluk itu sendiri yang menentukan segala sesuatu dalam hidupnya. Setelah mencipta, Allah tidak berkuasa lagi atas ciptaan-Nya. Mereka berpendapat bahwa makhluk itu sendiri yang mengatur dirinya melalui hukum sebab akibat. Untuk melegitimasi pendiriannya, paham Qadariyah berperang kepada al-Qur’an surat Ar-Ra’ad ayat 11. ”Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”
Dalam perjalanan sejarah, tidak jarang para pengikut paham Jabariyah bertikai dengan para pengikut paham Qadariyah. Jika pertikaian itu diwarnai oleh emosional, tidak jarang mereka saling menumpahkan darah. Seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi, bilamana masing-masing pihak mengetahui dan menyadari bahwa paham-paham tadi sebenarnya bersumber dari luar Islam yaitu dari falsafah Yunani Kuno, merembes ke dalam agama Yahudi kemudian dibawa oleh Thalud bin A’sam (Yahudi muslim) masuk dan berpengaruh dalam pemikiran umat Islam.
Sebenarnya dalam Islam, untuk memahami taqdir Allah, tidak harus melalui paham Jabariyah maupun paham Qadariyah. Untuk memahami taqdir Allah, dapat dijelaskan sebagai berikut. Bahwa sesungguhnya segala sesuatu yang ada di alam semesta ini bisa terwujud karena memang dikehendaki oleh Allah. Semua itu berdasarkan Iradah Allah. Sekarang marilah kita telaah mengenai Iradah Allah itu.
Sesungguhnya Iradah (kehendak) Allah itu ada tiga lapis yang merupakan satu kesatuan. Lapis pertama disebut Iradah umum yaitu berlakunya SunatuLlah. Bumi, bulan matahari dan bintang-bintang beredar pada orbit masing-masing, itu termasuk SunatuLlah. Api itu panas, air itu mengalir kebawah, benda jatuh ke bumi, itu juga SanatuLlah. Jika ingin pandai harus belajar, jika ingin kaya harus bekerja dan berhemat, itu juga SanatuLlah. Tidak memandang apakah dia seorang muslim ataukah dia seorang kafir, jika giat belajar akan menjadi pandai, jika rajin bekerja akan berhemat akan menjadi kaya.
Selanjutnya, lapis kedua disebut Iradah khusus yaitu berlakunya undang-undang Allah bagi kehidupan manusia, di sebut juga syari’at. Terhadap syari’at Allah ini manusia terbagi menjadi tiga golongan. Ada golongan yang ta’at disebut mu’min, ada golongan yang ingkar disebut kafir, dan ada golongan yang setengah-setengah disebut munafik. Munafik yaitu orang yang tidak sama antara perkataan dan perbuatannya. Manusia diberi kemampuan, kebebasan, dan kesempatan untuk memilih. Hasil pilihannya menjadi tanggung jawabnya.
Jadi Allah tidak memaksa manusia harus pilih yang mana. Pemilihan diserahkan sepenuhnya kepada manusia dengan dibekali akal dan qalbu. Jika ada manusia dengan akal dan qalbunya manjatuhkan pilihan jadi kafir, risiko ditanggung sendiri. Sedangkan yang memilih menjadi seorang mu’min, hasilnya juga dinikmati sendiri.
Selanjutnya, lapis ketiga disebut Iradah super khusus yaitu berlakunya hak prerogatif Allah. Dalam kehidupan sehari-hari, di suatu negara Republik, Presiden mempunyai hak prerogatif dan bisa digunakan untuk membatalkan berlakunya hukum yang berdasarkan undang-undang yang berlaku. Sebagai contoh : seorang dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan. Tentu pengadilan menjatuhkan putusan berdasarkan undang-undang. Kemudian yang bersangkutan mengajukan grasi kepada Presiden. Dengan hak prerogatifnya, presiden mengubah hukuman mati menjadi hukuman seumur hidup.
Jika seorang Presiden mempunyai hak prerogatif, tentulah Allah yang Maha Pencipta Alam Semesta mempunyai hak prerogatif yang tidak bisa diganggu gugat. Jika kepada Presiden diajukan yang namanya grasi, maka seorang hamba Allah untuk menghadirkan hak prerogatif Allah yaitu dengan melalui do’a yang diikuti dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Jadi taqdir Allah itu didahului dengan usaha sungguh-sungguh dibarengi dengan do’a yang bersungguh-sungguh pula. Inilah pemahaman taqdir dalam Islam secara tepat dan benar. Insya Allah.
semoga bermanfaat.. Baca Selengkapnya....
26 Januari 2009
Bahaya pornografi dan porno aksi
Dalam bahasa Yunani pornografi berasal dari kata ponograqphia yang bermakna tulisan atau gambar yang berkenaan dengan kaum Tuna Susila.
Sedangkan pengertian pornografi dan pornoaksi di dalam rancangan undang-undang anti pornografi dan porno aksi BAB I pasal 1 adalah:
1.Pornografi adalah substansi dalam media atau alat komunikasi yang dibuat untuk menyampaikan gagasan-gagasan mengeksploitasi seksual, kecabulan dan atau retorika.
2.Pornoaksi adalah perbuatan mengeksploitasi seksual, kecabulan dan atau erotica dimuka umum.
Dari beberapa pengertian diatas dapat di simpulkan bahwa pornografi dan pornoaksi merupakan kemaksiatan ataupun perbuatan zina yang dilarang oleh agama kita.
Berbicara mengenai pornografi dan pornoaksi, erat kaitannya dengan kehidupan dan perilaku kita sehari-hari. Karena pornografi dan pornoaksi sudah sedemikian membudaya di dalam kehidupan masyarakat kita, yang tersebar melalui media masa baik itu televisi, surat kabar, atau situs-situs di dunia maya yang amat bebas. Tanpa kita sadari dampak dari hal tersebut akan merusak kehidupan masyarakat sekarang dan generasi yang akan datang terutama pada moral dan mental generasi muda, sebagai generasi penerus bangsa.
Akibat buruk yang jauh lebih berbahaya adalah perbuatan zina yang diikuti dengan perbuatan-perbuatan melanggar hukum lainnya seperti perampokan, atau bahkan pembunuhan.
Allah SWT berfirman :
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang kejidan merupakan jalan yang buruk.” (Q.S Al-Israa’ 17:32)
Dengan jelas dan tegas, Allah SWT melarang kita mendekati perbuatan zina. Pornografi dan pornoakasi merupakan hal yang mendekati kepada perbuatan zina, untuk itulah hal tersebut harus benar-benar dan sungguh-sungguh untuk dijauhi.
Sudah berapa banyak contoh-contoh kejadian nyata yang telah terjadi dalam kehidupan masyarakat kita dewasa ini. Hal ini merupakan bukti dari buruknya dampak pornografi dan pornoaksi.
Jika merebaknya pornografi dan pornoaksi yang sudah sedemikian memasyarakat ini, tidak sejak dini kita perangi, kita akan mendapati tertutama pada generasi muda, generasi penerus bangsa, generasi yang mempunyai mental buruk, yang tidak lagi mempedulikan aturan-aturan dan norma-norma agama yang seharusnya dijadikan dasar membentuk generasi yang berakhlaq mulia.
Lalu, mau di bawa kemana nantinya bangsa yang besar ini jika generasi mudanya sebagai generasi penerus bangsa mempunyaibercacat moral ?
Lalu siapakah yang akan menggantikan estafet kepemimpinan bangsa, di masa yang akan datang, apabila generasi mudanya sekarang menjadi kan pornografi dan porno aksi sebagai hal yang sudah biasa, dalam kehidupannya ? Naudzubillah Minzalik!
Allah SWT telah memberikan cara yang tepat dan efektif untuk menangkal merambahnya pornografi dan pornoaksi dalam kehidupan kita sebagaimana firman-Nya, yang akan di bacakan berikut ini :
Artinya:
“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya” (Q.S Al-Mukminun :5)
Dari ayat di atas, Allah SWT menyatakan bahwa dengan menjaga kemaluan, menjaga kehormatan dalam pergaulan masyarakat, merupakan pangkal cara untuk meredam bahaya pornografi dan porno aksi. Sesuai dengan pernyataan di atas, hal-hal yang mudah dan sederhana dapat kita terapkan sehari-hari seperti berikut :
o Menggunakan pakaian yang sopan dan tidak menjadi sumber perhatian di muka umum, atau
o Membatasi pergaulan yang terlalu bebas, anatara laki-laki dan perempuan, terutama pada usia remaja, yaitu usia dimana mereka selalu ingin mengetahui hal-hal yang baru.
Insya Allah jika hal ini dapat di terpkan mulai dari sekarang mulai dari tingkatan terkecil yaitu keluarga. Kami yakin pengaruhnya akan dapat di rasakan pada tingkatan yang lebih luas yaitu masyarakat sampai dengan umat dan bangsa secara menyeluruh. Akhirnya bangsa Indonesia bangsa yang sama-sama kita cintai ini , akan menjadi bangsa yang sehat, bersih dari pengaruh pornografi dan pornoaksi dan siap menyongsong era globalisasi dunia. Allahumma Amin..
Sebagai kesimpulan :
Marilah kita menjadi orang yang bertanggung jawab atas pembentukan akhlak pada generasi dengan cara menanamkan aqidah serta menjadi suri tauladan dalam keluarga, sebagimana Rasulullah memberi contoh pada keluarganya.
Bahaya pornografi dan porno aksi adalah merupakan bisikan syaitan yang harus kita perangi, karena dapat menjerumuskan kiat ke lembah kema’siatan dan mengakibatkan rusaknya generasi bangsa
Demikian syarahan kami, saran dan ajakan merupakan kata hati kami kesalahan dan kekurangan merupakan kekhilafan kami. Terimakasih atas perhatiannya mohon maaf atas segala kekurangannya.
Burung irian Burung Cendrawasih
Cukup sekian Dan trima kasih
Baca Selengkapnya....
Sedangkan pengertian pornografi dan pornoaksi di dalam rancangan undang-undang anti pornografi dan porno aksi BAB I pasal 1 adalah:
1.Pornografi adalah substansi dalam media atau alat komunikasi yang dibuat untuk menyampaikan gagasan-gagasan mengeksploitasi seksual, kecabulan dan atau retorika.
2.Pornoaksi adalah perbuatan mengeksploitasi seksual, kecabulan dan atau erotica dimuka umum.
Dari beberapa pengertian diatas dapat di simpulkan bahwa pornografi dan pornoaksi merupakan kemaksiatan ataupun perbuatan zina yang dilarang oleh agama kita.
Berbicara mengenai pornografi dan pornoaksi, erat kaitannya dengan kehidupan dan perilaku kita sehari-hari. Karena pornografi dan pornoaksi sudah sedemikian membudaya di dalam kehidupan masyarakat kita, yang tersebar melalui media masa baik itu televisi, surat kabar, atau situs-situs di dunia maya yang amat bebas. Tanpa kita sadari dampak dari hal tersebut akan merusak kehidupan masyarakat sekarang dan generasi yang akan datang terutama pada moral dan mental generasi muda, sebagai generasi penerus bangsa.
Akibat buruk yang jauh lebih berbahaya adalah perbuatan zina yang diikuti dengan perbuatan-perbuatan melanggar hukum lainnya seperti perampokan, atau bahkan pembunuhan.
Allah SWT berfirman :
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang kejidan merupakan jalan yang buruk.” (Q.S Al-Israa’ 17:32)
Dengan jelas dan tegas, Allah SWT melarang kita mendekati perbuatan zina. Pornografi dan pornoakasi merupakan hal yang mendekati kepada perbuatan zina, untuk itulah hal tersebut harus benar-benar dan sungguh-sungguh untuk dijauhi.
Sudah berapa banyak contoh-contoh kejadian nyata yang telah terjadi dalam kehidupan masyarakat kita dewasa ini. Hal ini merupakan bukti dari buruknya dampak pornografi dan pornoaksi.
Jika merebaknya pornografi dan pornoaksi yang sudah sedemikian memasyarakat ini, tidak sejak dini kita perangi, kita akan mendapati tertutama pada generasi muda, generasi penerus bangsa, generasi yang mempunyai mental buruk, yang tidak lagi mempedulikan aturan-aturan dan norma-norma agama yang seharusnya dijadikan dasar membentuk generasi yang berakhlaq mulia.
Lalu, mau di bawa kemana nantinya bangsa yang besar ini jika generasi mudanya sebagai generasi penerus bangsa mempunyaibercacat moral ?
Lalu siapakah yang akan menggantikan estafet kepemimpinan bangsa, di masa yang akan datang, apabila generasi mudanya sekarang menjadi kan pornografi dan porno aksi sebagai hal yang sudah biasa, dalam kehidupannya ? Naudzubillah Minzalik!
Allah SWT telah memberikan cara yang tepat dan efektif untuk menangkal merambahnya pornografi dan pornoaksi dalam kehidupan kita sebagaimana firman-Nya, yang akan di bacakan berikut ini :
Artinya:
“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya” (Q.S Al-Mukminun :5)
Dari ayat di atas, Allah SWT menyatakan bahwa dengan menjaga kemaluan, menjaga kehormatan dalam pergaulan masyarakat, merupakan pangkal cara untuk meredam bahaya pornografi dan porno aksi. Sesuai dengan pernyataan di atas, hal-hal yang mudah dan sederhana dapat kita terapkan sehari-hari seperti berikut :
o Menggunakan pakaian yang sopan dan tidak menjadi sumber perhatian di muka umum, atau
o Membatasi pergaulan yang terlalu bebas, anatara laki-laki dan perempuan, terutama pada usia remaja, yaitu usia dimana mereka selalu ingin mengetahui hal-hal yang baru.
Insya Allah jika hal ini dapat di terpkan mulai dari sekarang mulai dari tingkatan terkecil yaitu keluarga. Kami yakin pengaruhnya akan dapat di rasakan pada tingkatan yang lebih luas yaitu masyarakat sampai dengan umat dan bangsa secara menyeluruh. Akhirnya bangsa Indonesia bangsa yang sama-sama kita cintai ini , akan menjadi bangsa yang sehat, bersih dari pengaruh pornografi dan pornoaksi dan siap menyongsong era globalisasi dunia. Allahumma Amin..
Sebagai kesimpulan :
Marilah kita menjadi orang yang bertanggung jawab atas pembentukan akhlak pada generasi dengan cara menanamkan aqidah serta menjadi suri tauladan dalam keluarga, sebagimana Rasulullah memberi contoh pada keluarganya.
Bahaya pornografi dan porno aksi adalah merupakan bisikan syaitan yang harus kita perangi, karena dapat menjerumuskan kiat ke lembah kema’siatan dan mengakibatkan rusaknya generasi bangsa
Demikian syarahan kami, saran dan ajakan merupakan kata hati kami kesalahan dan kekurangan merupakan kekhilafan kami. Terimakasih atas perhatiannya mohon maaf atas segala kekurangannya.
Burung irian Burung Cendrawasih
Cukup sekian Dan trima kasih
Baca Selengkapnya....
28 November 2008
Ketika Iblis membentangkan sajadah
Siang menjelang dzuhur. Salah satu Iblis ada di Masjid. Kebetulan hari itu Jum'at, saat berkumpulnya orang. Iblis sudah ada dalam Masjid. Ia tampak begitu khusyuk. Orang mulai berdatangan. Iblis menjelma menjadi ratusan bentuk & masuk dari segala penjuru, lewat jendela, pintu, ventilasi, atau masuk lewat lubang pembuangan air.
Pada setiap orang, Iblis juga masuk lewat telinga, ke dalam syaraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jamaah yang hadir. Iblis juga menempel di setiap sajadah. "Hai, Blis!", panggil Kiai, ketika baru masuk ke Masjid itu. Iblis merasa terusik : "Kau kerjakan saja tugasmu, Kiai. Tidak perlu kau larang-larang saya. Ini hak saya untuk menganggu setiap orang dalam Masjid ini!", jawab Iblis ketus.
"Ini rumah Tuhan, Blis! Tempat yang suci,Kalau kau mau ganggu, kau bisa diluar nanti!", Kiai mencoba mengusir.
"Kiai, hari ini, adalah hari uji coba sistem baru". Kiai tercenung. "Saya sedang menerapkan cara baru, untuk menjerat kaummu". "Dengan apa?"
"Dengan sajadah!"
"Apa yang bisa kau lakukan dengan sajadah, Blis?"
"Pertama, saya akan masuk ke setiap pemilik saham industri sajadah. Mereka akan saya jebak dengan mimpi untung besar. Sehingga, mereka akan tega memeras buruh untuk bekerja dengan upah di bawah UMR, demi keuntungan besar!"
"Ah, itu kan memang cara lama yang sering kau pakai. Tidak ada yang baru,Blis?"
"Bukan itu saja Kiai..."
"Lalu?"
"Saya juga akan masuk pada setiap desainer sajadah. Saya akan menumbuhkan gagasan, agar para desainer itu membuat sajadah yang lebar-lebar"
"Untuk apa?"
"Supaya, saya lebih berpeluang untuk menanamkan rasa egois di setiap kaum yang Kau pimpin, Kiai! Selain itu, Saya akan lebih leluasa, masuk dalam barisan sholat. Dengan sajadah yang lebar maka barisan shaf akan renggang. Dan saya ada dalam kerenganggan itu. Di situ Saya bisa ikut membentangkan sajadah".
Dialog Iblis dan Kiai sesaat terputus. Dua orang datang, dan keduanya membentangkan sajadah. Keduanya berdampingan. Salah satunya, memiliki sajadah yang lebar. Sementara, satu lagi, sajadahnya lebih kecil. Orang yang punya sajadah lebar seenaknya saja membentangkan sajadahnya, tanpa melihat kanan-kirinya. Sementara, orang yang punya sajadah lebih kecil, tidak enak hati jika harus mendesak jamaah lain yang sudah lebih dulu datang. Tanpa berpikir panjang, pemilik sajadah kecil membentangkan saja sajadahnya, sehingga sebagian sajadah yang lebar tertutupi sepertiganya.
Keduanya masih melakukan sholat sunnah.
"Nah, lihat itu Kiai!", Iblis memulai dialog lagi.
"Yang mana?"
"Ada dua orang yang sedang sholat sunnah itu. Mereka punya sajadah yang berbeda ukuran. Lihat sekarang, aku akan masuk diantara mereka".
Iblis lenyap.
Ia sudah masuk ke dalam barisan shaf.
Kiai hanya memperhatikan kedua orang yang sedang melakukan sholat sunah. Kiai akan melihat kebenaran rencana yang dikatakan Iblis sebelumnya. Pemilik sajadah lebar, rukuk. Kemudian sujud. Tetapi, sembari bangun dari sujud, ia membuka sajadahya yang tertumpuk, lalu meletakkan sajadahnya di atas sajadah yang kecil. Hingga sajadah yang kecil kembali berada di bawahnya. Ia kemudian berdiri. Sementara, pemilik sajadah yang lebih kecil, melakukan hal serupa.
Ia juga membuka sajadahnya, karena sajadahnya ditumpuk oleh sajadah yang lebar. Itu berjalan sampai akhir sholat. Bahkan, pada saat sholat wajib juga, kejadian-kejadian itu beberapa kali terihat di beberapa masjid. Orang lebih memilih menjadi di atas, ketimbang menerima di bawah. Di atas sajadah, orang sudah berebut kekuasaan atas lainnya. Siapa yang memiliki sajadah lebar, maka, ia akan meletakkan sajadahnya diatas sajadah yang kecil. Sajadah sudah dijadikan Iblis sebagai pembedaan kelas.
Pemilik sajadah lebar, diindentikan sebagai para pemilik kekayaan, yang setiap saat harus lebih di atas dari pada yang lain. Dan pemilik sajadah kecil, adalah kelas bawah yang setiap saat akan selalu menjadi sub-ordinat dari orang yang berkuasa.
Di atas sajadah, Iblis telah mengajari orang supaya selalu menguasai orang lain.
"Astaghfirullahal adziiiim ", ujar sang Kiai pelan.(dudung.net)
Baca Selengkapnya....
Pada setiap orang, Iblis juga masuk lewat telinga, ke dalam syaraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jamaah yang hadir. Iblis juga menempel di setiap sajadah. "Hai, Blis!", panggil Kiai, ketika baru masuk ke Masjid itu. Iblis merasa terusik : "Kau kerjakan saja tugasmu, Kiai. Tidak perlu kau larang-larang saya. Ini hak saya untuk menganggu setiap orang dalam Masjid ini!", jawab Iblis ketus.
"Ini rumah Tuhan, Blis! Tempat yang suci,Kalau kau mau ganggu, kau bisa diluar nanti!", Kiai mencoba mengusir.
"Kiai, hari ini, adalah hari uji coba sistem baru". Kiai tercenung. "Saya sedang menerapkan cara baru, untuk menjerat kaummu". "Dengan apa?"
"Dengan sajadah!"
"Apa yang bisa kau lakukan dengan sajadah, Blis?"
"Pertama, saya akan masuk ke setiap pemilik saham industri sajadah. Mereka akan saya jebak dengan mimpi untung besar. Sehingga, mereka akan tega memeras buruh untuk bekerja dengan upah di bawah UMR, demi keuntungan besar!"
"Ah, itu kan memang cara lama yang sering kau pakai. Tidak ada yang baru,Blis?"
"Bukan itu saja Kiai..."
"Lalu?"
"Saya juga akan masuk pada setiap desainer sajadah. Saya akan menumbuhkan gagasan, agar para desainer itu membuat sajadah yang lebar-lebar"
"Untuk apa?"
"Supaya, saya lebih berpeluang untuk menanamkan rasa egois di setiap kaum yang Kau pimpin, Kiai! Selain itu, Saya akan lebih leluasa, masuk dalam barisan sholat. Dengan sajadah yang lebar maka barisan shaf akan renggang. Dan saya ada dalam kerenganggan itu. Di situ Saya bisa ikut membentangkan sajadah".
Dialog Iblis dan Kiai sesaat terputus. Dua orang datang, dan keduanya membentangkan sajadah. Keduanya berdampingan. Salah satunya, memiliki sajadah yang lebar. Sementara, satu lagi, sajadahnya lebih kecil. Orang yang punya sajadah lebar seenaknya saja membentangkan sajadahnya, tanpa melihat kanan-kirinya. Sementara, orang yang punya sajadah lebih kecil, tidak enak hati jika harus mendesak jamaah lain yang sudah lebih dulu datang. Tanpa berpikir panjang, pemilik sajadah kecil membentangkan saja sajadahnya, sehingga sebagian sajadah yang lebar tertutupi sepertiganya.
Keduanya masih melakukan sholat sunnah.
"Nah, lihat itu Kiai!", Iblis memulai dialog lagi.
"Yang mana?"
"Ada dua orang yang sedang sholat sunnah itu. Mereka punya sajadah yang berbeda ukuran. Lihat sekarang, aku akan masuk diantara mereka".
Iblis lenyap.
Ia sudah masuk ke dalam barisan shaf.
Kiai hanya memperhatikan kedua orang yang sedang melakukan sholat sunah. Kiai akan melihat kebenaran rencana yang dikatakan Iblis sebelumnya. Pemilik sajadah lebar, rukuk. Kemudian sujud. Tetapi, sembari bangun dari sujud, ia membuka sajadahya yang tertumpuk, lalu meletakkan sajadahnya di atas sajadah yang kecil. Hingga sajadah yang kecil kembali berada di bawahnya. Ia kemudian berdiri. Sementara, pemilik sajadah yang lebih kecil, melakukan hal serupa.
Ia juga membuka sajadahnya, karena sajadahnya ditumpuk oleh sajadah yang lebar. Itu berjalan sampai akhir sholat. Bahkan, pada saat sholat wajib juga, kejadian-kejadian itu beberapa kali terihat di beberapa masjid. Orang lebih memilih menjadi di atas, ketimbang menerima di bawah. Di atas sajadah, orang sudah berebut kekuasaan atas lainnya. Siapa yang memiliki sajadah lebar, maka, ia akan meletakkan sajadahnya diatas sajadah yang kecil. Sajadah sudah dijadikan Iblis sebagai pembedaan kelas.
Pemilik sajadah lebar, diindentikan sebagai para pemilik kekayaan, yang setiap saat harus lebih di atas dari pada yang lain. Dan pemilik sajadah kecil, adalah kelas bawah yang setiap saat akan selalu menjadi sub-ordinat dari orang yang berkuasa.
Di atas sajadah, Iblis telah mengajari orang supaya selalu menguasai orang lain.
"Astaghfirullahal adziiiim ", ujar sang Kiai pelan.(dudung.net)
Baca Selengkapnya....
JADILAH POHON KELAPA
Sesungguhnya engkau wahai Muhammad berbudi pekerti yang luhur” QS Al-Qalam (68);4
Mungkin judul ini membuat anda menggigit gigi geraham kuat-kuat, sobat. Masa` anda yang diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna dan paling OK aransemennya disuruh menjadi pohon kelapa yang tidak punya akal dan pikiran.
Buset... bukan itu maksud judul ini, sobat, tapi...
Sobat, kalau kita melakukan sebuah observasi terhadap pohon kelapa, pasti kita akan mendapati bahwa pohon kelapa itu super berkhasiat alias semua ‘anggota’ pohon kelapa itu bermanfaat bagi manusia. Mulai dari daunnya yang dibuat tikar dan sapu lidi; buahnya yang dimakan; batangnya yang dibuat bahan bangunan; dan akarnya yang konon bisa dibuat obat atau paling tidak dijadikan kayu bakar. Bahkan ‘bluluknya’ bisa dibuat mainan anak-anak. Masyaallah...
Lalu apa hubungannya dengan perintah menjadi pohon kelapa?
Sobat, begitulah semestinya kita. Kita harus berakhlaqul karimah dengan senantiasa berbuat untuk orang lain. Jangan sampai keberadaan kita di suatu lingkungan masyarakat itu bagaikan sampah dan penyakit yang memuakkan. Kita sebagai umat Muhammad sas. harus menunjukkan bahwa orang Islam itu luhur budi pekertinya. Jangan sampai karena ulah kita Islam itu direndahkan dan tidak dimaui orang di sekitar kita, meski takdir di tangan Allah. Tapi sebaliknya, semua tingkah laku kita hendaknya menarik simpati masyarakat agar mereka mau memeluk agama Islam ini, agama para nabi dan rasul , meski -sekali lagi- hidayah di tangan Allah.
Amirul Mukminin ‘Umar bin Khaththab ra., telah memberikan suri tauladan kepada kita, bahwa sebagai pemimpin tertinggi muslimin, ia sangatlah tinggi budi pekertinya. Dia amat ramah tamah dengan rakyatnya, meskipun non muslim. Sehingga karena budi pekertinya, seorang Yahudi masuk Islam dan mewaqafkan tanah sekaligus rumahnya untuk pembangunan masjid.
Ya... memang itulah sifat insan beriman. Di manapun ia berada dan apapun jabatannya dia akan berusaha memberikan manfaat bagi orang di sekitarnya; di rumah sebagai orang tua atau anak, di sekolah sebagai murid atau guru, di tempat pengajian sebagai peserta atau pembicara, di tempat bekerja sebagai bos atau karyawan dan di manapun dia berada.
Sobat, untuk menjadi insan beriman yang berbudi pekerti luhur alias berakhalaqul karimah sehingga selalu mendatangkan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita, kita musti pelajari pedomannya. What is that? Sebagaimana ayat yang telah ane sebut di depan, Rasulullah sas. adalah orang yang sangat luhur budi pekertinya. Ummul Mukminin ‘Aisyah ra. berkata bahwa akhlaq Rasulullah adalah Al-Qur’an. Maka dengan itu, kita musti mempelajari Al-Qur`an dan menelusuri liku-liku kehidupan beliau yang tertuang dalam hadits-hadits beliau dan sirah nabawiyah, agar kita menjadi insan yang berbudi luhur alias berakhlaqul karimah dan berguna bagi masyarakat. Selamat berjuang!Jadi mau donk jadi pohon kelapa?(dudung.net)
Baca Selengkapnya....
Mungkin judul ini membuat anda menggigit gigi geraham kuat-kuat, sobat. Masa` anda yang diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna dan paling OK aransemennya disuruh menjadi pohon kelapa yang tidak punya akal dan pikiran.
Buset... bukan itu maksud judul ini, sobat, tapi...
Sobat, kalau kita melakukan sebuah observasi terhadap pohon kelapa, pasti kita akan mendapati bahwa pohon kelapa itu super berkhasiat alias semua ‘anggota’ pohon kelapa itu bermanfaat bagi manusia. Mulai dari daunnya yang dibuat tikar dan sapu lidi; buahnya yang dimakan; batangnya yang dibuat bahan bangunan; dan akarnya yang konon bisa dibuat obat atau paling tidak dijadikan kayu bakar. Bahkan ‘bluluknya’ bisa dibuat mainan anak-anak. Masyaallah...
Lalu apa hubungannya dengan perintah menjadi pohon kelapa?
Sobat, begitulah semestinya kita. Kita harus berakhlaqul karimah dengan senantiasa berbuat untuk orang lain. Jangan sampai keberadaan kita di suatu lingkungan masyarakat itu bagaikan sampah dan penyakit yang memuakkan. Kita sebagai umat Muhammad sas. harus menunjukkan bahwa orang Islam itu luhur budi pekertinya. Jangan sampai karena ulah kita Islam itu direndahkan dan tidak dimaui orang di sekitar kita, meski takdir di tangan Allah. Tapi sebaliknya, semua tingkah laku kita hendaknya menarik simpati masyarakat agar mereka mau memeluk agama Islam ini, agama para nabi dan rasul , meski -sekali lagi- hidayah di tangan Allah.
Amirul Mukminin ‘Umar bin Khaththab ra., telah memberikan suri tauladan kepada kita, bahwa sebagai pemimpin tertinggi muslimin, ia sangatlah tinggi budi pekertinya. Dia amat ramah tamah dengan rakyatnya, meskipun non muslim. Sehingga karena budi pekertinya, seorang Yahudi masuk Islam dan mewaqafkan tanah sekaligus rumahnya untuk pembangunan masjid.
Ya... memang itulah sifat insan beriman. Di manapun ia berada dan apapun jabatannya dia akan berusaha memberikan manfaat bagi orang di sekitarnya; di rumah sebagai orang tua atau anak, di sekolah sebagai murid atau guru, di tempat pengajian sebagai peserta atau pembicara, di tempat bekerja sebagai bos atau karyawan dan di manapun dia berada.
Sobat, untuk menjadi insan beriman yang berbudi pekerti luhur alias berakhalaqul karimah sehingga selalu mendatangkan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita, kita musti pelajari pedomannya. What is that? Sebagaimana ayat yang telah ane sebut di depan, Rasulullah sas. adalah orang yang sangat luhur budi pekertinya. Ummul Mukminin ‘Aisyah ra. berkata bahwa akhlaq Rasulullah adalah Al-Qur’an. Maka dengan itu, kita musti mempelajari Al-Qur`an dan menelusuri liku-liku kehidupan beliau yang tertuang dalam hadits-hadits beliau dan sirah nabawiyah, agar kita menjadi insan yang berbudi luhur alias berakhlaqul karimah dan berguna bagi masyarakat. Selamat berjuang!Jadi mau donk jadi pohon kelapa?(dudung.net)
Baca Selengkapnya....
Tentang Sahabat...
Aku bangga dapati dirimu seadanya..
kupikir, pantaslah dirimu kutemani
aku bahagia, sungguh ingin terurai kata...
KAULAH SAHABATKU....
bila hari-harimu berselimutkan duka
kudoakan Damai bagimu
bila hari-harimu tertimpa bahaya
kudoakan KASIH bagimu
bila hari-harimu berlarut ceria
kudoakan BAHAGIA bersamamu
selama matahari masih terbit dan tenggelam
selama bulan dan bintang dilangit masih bercahaya
selama panas dan hujan masih silih berganti
AKULAH SAHABATMU
bersama kita merangkai KARSA
bersama kita menyusun CERITA
bersama kita satukan ASA
berjalan terus bersama CINTA
bila mungkin adanya, kita kan bersama
selalu dan selamanya
dalam doa dan pinta......
BAHAGIA....
Akhirnya............................
Saya mengucapkan terima kasih banyak buat atasan ,rekan - rekan? ataupun karyawan semuanya , yang tidak bisa saya sebut kan satu persatu . Saya minta mohon maaf? sebesar2nya jika ada kesalahan baik disengaja ataupun tidak . Saya akan menjaga tali persaudaraan yang sudah kita jalin selama ini bisa tetap di pertahankan. (dudung.net)
Baca Selengkapnya....
kupikir, pantaslah dirimu kutemani
aku bahagia, sungguh ingin terurai kata...
KAULAH SAHABATKU....
bila hari-harimu berselimutkan duka
kudoakan Damai bagimu
bila hari-harimu tertimpa bahaya
kudoakan KASIH bagimu
bila hari-harimu berlarut ceria
kudoakan BAHAGIA bersamamu
selama matahari masih terbit dan tenggelam
selama bulan dan bintang dilangit masih bercahaya
selama panas dan hujan masih silih berganti
AKULAH SAHABATMU
bersama kita merangkai KARSA
bersama kita menyusun CERITA
bersama kita satukan ASA
berjalan terus bersama CINTA
bila mungkin adanya, kita kan bersama
selalu dan selamanya
dalam doa dan pinta......
BAHAGIA....
Akhirnya............................
Saya mengucapkan terima kasih banyak buat atasan ,rekan - rekan? ataupun karyawan semuanya , yang tidak bisa saya sebut kan satu persatu . Saya minta mohon maaf? sebesar2nya jika ada kesalahan baik disengaja ataupun tidak . Saya akan menjaga tali persaudaraan yang sudah kita jalin selama ini bisa tetap di pertahankan. (dudung.net)
Baca Selengkapnya....
7 HAL YANG TIDAK BISA KITA RUBAH
Dalam hidup ini ada 7 hal yang tidak bisa kita ubah. Yaitu:
1. Jenis kelamin
Memang ada operasi untuk mengubah kelamin. Tapi tidak bisa mengubah roh (spirit) orang yang bersangkutan. Terimalah dirimu, apakah engkau wanita ataupun pria. Act like a woman/man!!
2. Orang tua.
Tidak ada yang bisa memilih dilahirkan oleh orang tua yang mana. So, you must respect your parents!! Apakah orang tuamu seorang pemabuk, penjudi, pelacur sekalipun, you must respect them!! Kalau tidak, itu akan terjadi dalam kehidupanmu nanti. Your kids won't respect you, is it terrible?
3. Hari kelahiran.
Sudah ditetapkan oleh Tuhan, sebelum dunia dijadikan. Amazing ha? But it's true. Jangan menyesali, mengapa engkau harus lahir ke dunia tapi disia-siakan oleh orang yang kau kasihi. Tuhan punya tujuan untukmu.
4. Bentuk Fisik
Kalau engkau keriting, yah keriting aja. Kalau hidungmu pesek, terima itu. Saya banyak melihat orang yang mengubah bentuk wajahnya, apakah itu memancungkan hidung, alis matanya dicukur habis, dll, jadi kelihatan aneh dan tidak natural.
5. Masa lalu.
Ini juga sudah ditetapkan oleh Tuhan. Jangan melihat ke belakang.? karena itu hanya membuat engkau "frozen" - can not do anything! Look at the future and see how good it is.
6. Kedudukan
dalam keluarga. Apakah engkau anak bungsu, sulung, atau tengah, you can not change it. Nikmati sajalah.
7. Suku bangsa/ras.
Menyesal jadi orang Indonesia yang terus menerus dilanda kesulitan? Atau menyesal jadi orang Batak yang kalau menikah perlu upacara adat yang walahhhh mahal dan lama? Atau jadi orang Cina yang suka ditindas dan diintimidasi? hmmm.....
Nah, sekarang ubah cara berpikirmu. Tuhan sudah menetapkan engkau di bangsa ini untuk satu tujuan. So, do the best in your job, loyal, jangan korupsi, itu sudah menolong untuk memperbaiki bangsa kita ini.
Itulah 7 hal yang tidak bisa kita ubah. Kalaupun ada yang kita bisa ubah, misalnya: bentuk fisik, itu akan membawa kita ke dalam situasi yang tidak pernah puas. Selalu ingin ubah penampilan terus. Capek kan? Terimalah dirimu apa adanya, seperti Tuhan menerimamu. Memang dunia melihat rupa, tapi Tuhan melihat hati. Apa yang kau lakukan setiap hari itu lebih penting dari penampilanmu. Bukan berarti kau bisa berpenampilan seenaknya, tidak!! Tapi engkau harus menerima apa yang sudah Tuhan berikan padamu. Kulitmu yang hitam (manis), hidungmu yang kurang mancung, rambut yang lurus, kurang tinggi, dll, dsb deh.
Sumber : dudung.net
Baca Selengkapnya....
1. Jenis kelamin
Memang ada operasi untuk mengubah kelamin. Tapi tidak bisa mengubah roh (spirit) orang yang bersangkutan. Terimalah dirimu, apakah engkau wanita ataupun pria. Act like a woman/man!!
2. Orang tua.
Tidak ada yang bisa memilih dilahirkan oleh orang tua yang mana. So, you must respect your parents!! Apakah orang tuamu seorang pemabuk, penjudi, pelacur sekalipun, you must respect them!! Kalau tidak, itu akan terjadi dalam kehidupanmu nanti. Your kids won't respect you, is it terrible?
3. Hari kelahiran.
Sudah ditetapkan oleh Tuhan, sebelum dunia dijadikan. Amazing ha? But it's true. Jangan menyesali, mengapa engkau harus lahir ke dunia tapi disia-siakan oleh orang yang kau kasihi. Tuhan punya tujuan untukmu.
4. Bentuk Fisik
Kalau engkau keriting, yah keriting aja. Kalau hidungmu pesek, terima itu. Saya banyak melihat orang yang mengubah bentuk wajahnya, apakah itu memancungkan hidung, alis matanya dicukur habis, dll, jadi kelihatan aneh dan tidak natural.
5. Masa lalu.
Ini juga sudah ditetapkan oleh Tuhan. Jangan melihat ke belakang.? karena itu hanya membuat engkau "frozen" - can not do anything! Look at the future and see how good it is.
6. Kedudukan
dalam keluarga. Apakah engkau anak bungsu, sulung, atau tengah, you can not change it. Nikmati sajalah.
7. Suku bangsa/ras.
Menyesal jadi orang Indonesia yang terus menerus dilanda kesulitan? Atau menyesal jadi orang Batak yang kalau menikah perlu upacara adat yang walahhhh mahal dan lama? Atau jadi orang Cina yang suka ditindas dan diintimidasi? hmmm.....
Nah, sekarang ubah cara berpikirmu. Tuhan sudah menetapkan engkau di bangsa ini untuk satu tujuan. So, do the best in your job, loyal, jangan korupsi, itu sudah menolong untuk memperbaiki bangsa kita ini.
Itulah 7 hal yang tidak bisa kita ubah. Kalaupun ada yang kita bisa ubah, misalnya: bentuk fisik, itu akan membawa kita ke dalam situasi yang tidak pernah puas. Selalu ingin ubah penampilan terus. Capek kan? Terimalah dirimu apa adanya, seperti Tuhan menerimamu. Memang dunia melihat rupa, tapi Tuhan melihat hati. Apa yang kau lakukan setiap hari itu lebih penting dari penampilanmu. Bukan berarti kau bisa berpenampilan seenaknya, tidak!! Tapi engkau harus menerima apa yang sudah Tuhan berikan padamu. Kulitmu yang hitam (manis), hidungmu yang kurang mancung, rambut yang lurus, kurang tinggi, dll, dsb deh.
Sumber : dudung.net
Baca Selengkapnya....
GAYA PACARAN
Kalo ditanya untuk apa kamu pacaran ? Kira-kira tahu engga atau ada yang bisa memberikan jawaban yang pasti kenapa harus punya pacar, dan buat apa pacaran, soalbya kalo ngeliat haya dan budaya pacaran generasi melenium ini kok lebih banyak menyerempet-nyerempetnya, jangan marah dulu ya emang gak semua remaja pacarannya nyerempat, tapi percepatan kematangan usia pubertas bisa jadi patokan kalo anak sekarang lebih cepet gedenya, naah udah sering dibahas kalo cewe yang mengalamai menarche (haid pertama) dan cowok udah mimpi basah, maka udah mengalamai dorongan seksual, yah salah satunya ketertarikan terhadap lawan jenis, keinginan untuk seneng berdekatan termasuk diperhatikan apalagi disayang.
Satu hal yang mungkin sering dilupakan adalah buat apa sih kita pacaran, tujuannya apaan, terus pantes engga sih baru paje putih biru udah punya doi, kalo dilihat fungsi pacaran sebenernya buat apaan, emangnya pacaran engga pake pegangan atau kiss bisa ???
Terus dilihat fungsinya karena udah jadian maka kamu bisa ngapa-ngapain, sang pacar, abis kalo engga begitu engga asyik pacarannya, apa memang musti begitu ?? Ada semacam anggapan diantara beberapa remaja bahwa, wajar-wajar aja kalo cuma kiss, yah bisa dianggap semacam ungkapan atau expresi kasih sayang. Terus kapan pacar pantas dikiss dan kamu kalo boleh nge-kiss pacar. Soalnya kalo udah berdekatan susah banget ngontrol tendangan adrenalin, apalagi buat cowok yang seolah-olah sering menjadi decision maker dalam berprilaku dalam pacaran, dan terus terang ajah kadang-kadang cewek itu suka bingung untuk menolak tangan jahil cowok loh... padahal belum tentu pacar kamu seneng digerayangin, tapi sayangnya komunikasi untuk hal-hal yang kayak gini susah banget diomongin, padahal yang namanya sayang engga harus selalu melakukan hal-hal yang menjurus kearah sana khan ?? terus coba tanya sama hati kecil kamu apakah bener yang namanya sayang atau cinta berarti kamu bisa ngapa-ngapa'in pacar kamu ?? padahal pacar belum teentu atau kamu juga belum tentu jadi pasangannya kelak khan ??
Kalo orangtua jaman dulu khan jarang-jarang yah yang awalnya pacaran, biasanya dikenalin (baca dijodohin) dan dalam beberapa bulan, akhirnya menikah. jadi pacaran itu sendiri adalah penjajagan, sosialisai, belajar menghadapi konflik, menghargai perbedaan dan sebenernya proses pemahaman interaksi dengan lawan jenis. Mustinya dengan perkembangan nilainya, arti pacaran jadi lebih demokratis dan positif tapi kok malah menimbulkan banyak bencana, kayak misalnya kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, dating rap, kekerasan dalam pacaran atau bahkan HIV/AIDS.
Terus mesti gimana dong ???
Kesepakatan
Buat kamu yang udah atau bahkan belom pacaran (masih PeDeKaTe), kalo mau memulai sebuah hubungan, buat aja kesepakatan hal-hal apa yang masih bisa di tolerir untuk bisa atau tidak dilakukan, tanyakan sama sang pacar perilaku seperti apa yang bisa dia terima, bahkan kalo mau meleparkan rayun pulau kepala, banyak-banyak pikirin dampak dari kenakalan tangan dan si 'adek'. Coba empati kalo hal itu terjadi sama kakak atau adik perempuan kamu ??? Dengan adanya kesempakatan maka kalo terjadi hal-hal yakin tidak diinginkan, tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau terpaksa harus menerima perlakukan dari perilaku yang ngaco, kalo dari awal kalian udah sepakat untuk hot, terus entarnya putus kan posisinya jadi fair kan.
Lihat Sikon
Hindari tempat atau suasana yang biasa mengundang, mengundang untuk kamu horny atau bisa membuat kamu kebablasan, asal tahu aja beberapa kasus dari teman kamu yang akhirnya melakukan HUM (Hubungan Intim), karena abis nonton bokep bareng pacar, dan tempat atau lokasi dari terjadinya HUM sebelum menikah adalah rumah, naaah kalo udah ngerasa dirumah engga ada siapa-siapa, cuma kalian berdua, coba deh cari teman yang lebih rame sehingga engga bikin kalian terlarut dalam kesepian mengundang.
Sebenernya pacaran harus cium bibir dan pegangan tangan engga sih ??
Engga ada yang bilang kalo pacaran engga pake pegang dan cium bibir, engga afdhol. Engga ketahuan siapa yang memulai kesepakatan kalo pacaran engga melakukan duia aktivitas diatas maka engga lengkap, padahal yang namanya pertimbangan nilai, kamu dan pacar khan beda, kalo menurut kamu kamu ok-ok ajah cium bibir belum tentu menurut pacar kamu juga ok untuk dicium. Biasanya sih jalan menuju prilaku yang ngaco biasanya diawali dari yang kecil-kecil dari mulai memegang jari, trus lengan trus dan trus deh, apalagi kalo cowok-cowok ngedapetin cdweknya diem ajah, diemnya cewek sering diartikan bahwa sang cewe menerima dan tidak keberatan padahal mana cowok-cowok tahu kalo sebenernya cewek tuh bingung musti nolaknya gimana atau takut cowoknya marah dan dibilang engga sayang karena engga dibolehin minta yang lebih dari pegangan dan cium bibir. Untuk informasi aja ya cowok-cowok coba deh tanya pacar kamu apa mereka seneng atau keberatan engga sih kalo misalnya badannya digerayangain sama kamu. Terus buat cewek-cewek jangan berharap deh cowok itu bisa 'ngebaca' pikiran kamu, atau engga bakalan minta yang lebih, apalagi kalo kamunya diem ajah, jadi ngomongin aja kalo kamu engga suka atau engga terima, soalnya kan pacaran terkadang engga ngejamin kalo kamu bisa terus sama dia sementara kamu udah abis diekplorasi sebelum waktunya. Soalnya dampak psikis dan fisik itu nampak di cewek, karena jelas aja cowo engga punya selaput dara dan engga bakalan hamil, apalagi dari anatomis alat reproduksi cowok lebih nampak, sedangkan cewek lebih sulit untuk dideteksi. Sebenernya juga dengan membicarakan pantes engga dua aktivitas tersebut dilakukan adalah satu hal yang semestinya memang dikomunikasikan, inget-inget aja tujuan kamu pacaran emangnya cuman buat menyalurkan dorongan biologis aja ??
Kapan Sebaiknya ngebicarakan gaya atau prilaku apa dalam berpacaran ?
- Sedini mungkin, artinya ketika kalian mulai PeDeKaTe dan dapet lampu hijau, naaah soalnya kalo baru jadian itu lagi anget-angetnya sih, dengan begitu menunjukan bahwa kamu naksir si doi bukan hanya karena doi cakep atau seksi aja, tapi menghargai dia sebagai perempuan bukan cuma sebagai object yang bisa dipegang, dipeluk dan dicium.
- Jangan asal ngikuti Trend, kalo itu bertentangan dengan nilai yang kamu anut, misalnya kayak di bulan puasa pantes engga disiang bolong kamu jalan sambil peluk-peluk'an. Atau karena teman kamu bilang DeepKiss itu lagi heboh, terus kamu juga jadi penasaran pengen coba, tanpa tahu konsekuensi apa setelah ber-DeepKiss. Disamping membangkitkan libido kamu, ciuman model gitu juga adalah media yang tepat untuk bisa menularkan penyakit misalnya aja Hepatitis C atau bahkan HIV. Coba pikirin lagi semua dampak dari dorongan seksual kamu, emang sih enak dan susah di tahan, tapi kalo udah hamil atau HIV lebih engga enak. jadi bukan cuma jadian ajah, belajar bertanggungjawab bahwa pacar kamu adalah bukan milik kamu, dia sama sama kamu punya asasi, keinginan dan penghargaan.
Emang sih semua keputusan ada di tangan kamu dan kamu yang punya pilihan tapi dengan punya pengetahuan atas pilihan kamu, kamu akan jadi lebih terbekali... Cewek kamu adalah Ibu dan saudara perempuan kamu, so berani bilang TIDAK sebelum terjadi yang engga-engga. (Rianty Mellantika AW)
Sumber : dudung.net
Baca Selengkapnya....
Satu hal yang mungkin sering dilupakan adalah buat apa sih kita pacaran, tujuannya apaan, terus pantes engga sih baru paje putih biru udah punya doi, kalo dilihat fungsi pacaran sebenernya buat apaan, emangnya pacaran engga pake pegangan atau kiss bisa ???
Terus dilihat fungsinya karena udah jadian maka kamu bisa ngapa-ngapain, sang pacar, abis kalo engga begitu engga asyik pacarannya, apa memang musti begitu ?? Ada semacam anggapan diantara beberapa remaja bahwa, wajar-wajar aja kalo cuma kiss, yah bisa dianggap semacam ungkapan atau expresi kasih sayang. Terus kapan pacar pantas dikiss dan kamu kalo boleh nge-kiss pacar. Soalnya kalo udah berdekatan susah banget ngontrol tendangan adrenalin, apalagi buat cowok yang seolah-olah sering menjadi decision maker dalam berprilaku dalam pacaran, dan terus terang ajah kadang-kadang cewek itu suka bingung untuk menolak tangan jahil cowok loh... padahal belum tentu pacar kamu seneng digerayangin, tapi sayangnya komunikasi untuk hal-hal yang kayak gini susah banget diomongin, padahal yang namanya sayang engga harus selalu melakukan hal-hal yang menjurus kearah sana khan ?? terus coba tanya sama hati kecil kamu apakah bener yang namanya sayang atau cinta berarti kamu bisa ngapa-ngapa'in pacar kamu ?? padahal pacar belum teentu atau kamu juga belum tentu jadi pasangannya kelak khan ??
Kalo orangtua jaman dulu khan jarang-jarang yah yang awalnya pacaran, biasanya dikenalin (baca dijodohin) dan dalam beberapa bulan, akhirnya menikah. jadi pacaran itu sendiri adalah penjajagan, sosialisai, belajar menghadapi konflik, menghargai perbedaan dan sebenernya proses pemahaman interaksi dengan lawan jenis. Mustinya dengan perkembangan nilainya, arti pacaran jadi lebih demokratis dan positif tapi kok malah menimbulkan banyak bencana, kayak misalnya kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, dating rap, kekerasan dalam pacaran atau bahkan HIV/AIDS.
Terus mesti gimana dong ???
Kesepakatan
Buat kamu yang udah atau bahkan belom pacaran (masih PeDeKaTe), kalo mau memulai sebuah hubungan, buat aja kesepakatan hal-hal apa yang masih bisa di tolerir untuk bisa atau tidak dilakukan, tanyakan sama sang pacar perilaku seperti apa yang bisa dia terima, bahkan kalo mau meleparkan rayun pulau kepala, banyak-banyak pikirin dampak dari kenakalan tangan dan si 'adek'. Coba empati kalo hal itu terjadi sama kakak atau adik perempuan kamu ??? Dengan adanya kesempakatan maka kalo terjadi hal-hal yakin tidak diinginkan, tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau terpaksa harus menerima perlakukan dari perilaku yang ngaco, kalo dari awal kalian udah sepakat untuk hot, terus entarnya putus kan posisinya jadi fair kan.
Lihat Sikon
Hindari tempat atau suasana yang biasa mengundang, mengundang untuk kamu horny atau bisa membuat kamu kebablasan, asal tahu aja beberapa kasus dari teman kamu yang akhirnya melakukan HUM (Hubungan Intim), karena abis nonton bokep bareng pacar, dan tempat atau lokasi dari terjadinya HUM sebelum menikah adalah rumah, naaah kalo udah ngerasa dirumah engga ada siapa-siapa, cuma kalian berdua, coba deh cari teman yang lebih rame sehingga engga bikin kalian terlarut dalam kesepian mengundang.
Sebenernya pacaran harus cium bibir dan pegangan tangan engga sih ??
Engga ada yang bilang kalo pacaran engga pake pegang dan cium bibir, engga afdhol. Engga ketahuan siapa yang memulai kesepakatan kalo pacaran engga melakukan duia aktivitas diatas maka engga lengkap, padahal yang namanya pertimbangan nilai, kamu dan pacar khan beda, kalo menurut kamu kamu ok-ok ajah cium bibir belum tentu menurut pacar kamu juga ok untuk dicium. Biasanya sih jalan menuju prilaku yang ngaco biasanya diawali dari yang kecil-kecil dari mulai memegang jari, trus lengan trus dan trus deh, apalagi kalo cowok-cowok ngedapetin cdweknya diem ajah, diemnya cewek sering diartikan bahwa sang cewe menerima dan tidak keberatan padahal mana cowok-cowok tahu kalo sebenernya cewek tuh bingung musti nolaknya gimana atau takut cowoknya marah dan dibilang engga sayang karena engga dibolehin minta yang lebih dari pegangan dan cium bibir. Untuk informasi aja ya cowok-cowok coba deh tanya pacar kamu apa mereka seneng atau keberatan engga sih kalo misalnya badannya digerayangain sama kamu. Terus buat cewek-cewek jangan berharap deh cowok itu bisa 'ngebaca' pikiran kamu, atau engga bakalan minta yang lebih, apalagi kalo kamunya diem ajah, jadi ngomongin aja kalo kamu engga suka atau engga terima, soalnya kan pacaran terkadang engga ngejamin kalo kamu bisa terus sama dia sementara kamu udah abis diekplorasi sebelum waktunya. Soalnya dampak psikis dan fisik itu nampak di cewek, karena jelas aja cowo engga punya selaput dara dan engga bakalan hamil, apalagi dari anatomis alat reproduksi cowok lebih nampak, sedangkan cewek lebih sulit untuk dideteksi. Sebenernya juga dengan membicarakan pantes engga dua aktivitas tersebut dilakukan adalah satu hal yang semestinya memang dikomunikasikan, inget-inget aja tujuan kamu pacaran emangnya cuman buat menyalurkan dorongan biologis aja ??
Kapan Sebaiknya ngebicarakan gaya atau prilaku apa dalam berpacaran ?
- Sedini mungkin, artinya ketika kalian mulai PeDeKaTe dan dapet lampu hijau, naaah soalnya kalo baru jadian itu lagi anget-angetnya sih, dengan begitu menunjukan bahwa kamu naksir si doi bukan hanya karena doi cakep atau seksi aja, tapi menghargai dia sebagai perempuan bukan cuma sebagai object yang bisa dipegang, dipeluk dan dicium.
- Jangan asal ngikuti Trend, kalo itu bertentangan dengan nilai yang kamu anut, misalnya kayak di bulan puasa pantes engga disiang bolong kamu jalan sambil peluk-peluk'an. Atau karena teman kamu bilang DeepKiss itu lagi heboh, terus kamu juga jadi penasaran pengen coba, tanpa tahu konsekuensi apa setelah ber-DeepKiss. Disamping membangkitkan libido kamu, ciuman model gitu juga adalah media yang tepat untuk bisa menularkan penyakit misalnya aja Hepatitis C atau bahkan HIV. Coba pikirin lagi semua dampak dari dorongan seksual kamu, emang sih enak dan susah di tahan, tapi kalo udah hamil atau HIV lebih engga enak. jadi bukan cuma jadian ajah, belajar bertanggungjawab bahwa pacar kamu adalah bukan milik kamu, dia sama sama kamu punya asasi, keinginan dan penghargaan.
Emang sih semua keputusan ada di tangan kamu dan kamu yang punya pilihan tapi dengan punya pengetahuan atas pilihan kamu, kamu akan jadi lebih terbekali... Cewek kamu adalah Ibu dan saudara perempuan kamu, so berani bilang TIDAK sebelum terjadi yang engga-engga. (Rianty Mellantika AW)
Sumber : dudung.net
Baca Selengkapnya....
Do'a dikala ragu akan dirinya... :)
Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do'a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya....:)
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya
Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....
Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh
Amin... Ya Rabbal 'Alamin
Sumber : dudung.net
Baca Selengkapnya....
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya
Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....
Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh
Amin... Ya Rabbal 'Alamin
Sumber : dudung.net
Baca Selengkapnya....
Do'a dikala ragu akan dirinya... :)
Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do'a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya....:)
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya
Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....
Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh
Amin... Ya Rabbal 'Alamin
Sumber : dudung.net
Baca Selengkapnya....
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya
Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....
Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh
Amin... Ya Rabbal 'Alamin
Sumber : dudung.net
Baca Selengkapnya....
Langganan:
Postingan (Atom)
