Tampilkan postingan dengan label makalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makalah. Tampilkan semua postingan

01 Februari 2013

LAPORAN KERJA PRAKTEK DI PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk. PABRIK TUBAN

13 komentar
LAPORAN KERJA PRAKTEK
DI PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk. PABRIK TUBAN
(SEKSI PEMELIHARAAN SISTEM KONTROL)
PERIODE 1 AGUSTUS-31 AGUSTUS 2012


INTISARI

PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. sebagai salah satu BUMN yang bergerak dibidang pembuatan semen merupakan salah satu perusahaan yang dalam aktifitas produksinya sudah menerapkan kecanggihan dari teknologi sistem kontrol dan informasi yang berbasis komputer. Sehingga kuantitas produksi dapat meningkat dan melahirkan produk-produk semen dengan kualitas yang terkomputerisasi. Namun dalam penggunaanya, pemeliharaan sistem kontrol harus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan untuk menjamin kelancaran proses produksi.

Tujuan dari analisis sistem kontrol dalam proses produksi semen adalah untuk mengetahui sistem kontrol yang sedang berjalan secara detil dan terperinci di PT. Semen Gresik (Persero) pabrik tuban dan untuk memberikan kemudahan
dalam melakukan proses pemeliharaan sistem kontrol.



Metode penelitian yang dilakukan oleh penulis meliputi studi lapangan dan studi pustaka. Studi lapangan meliputi wawancara dan pengamatan. Studi pustaka dilakukan dengan penelitian kepustakaan yang relevan dengan masalah yang dihadapi penulis.

Berdasarkan hasil analisis terhadap sistem kontrol yang telah berjalan di PT. Semen Gresik (Persero) pabrik tuban, semua perhitungan mengenai kontrol di plant dilakukan oleh kontroler. Sebagai otak pengaturan dari Distributed Control System (DCS), kontroler berfungsi melakukan pengontrolan regulatory,sequence, atau batch. Konfigurasi Distributed Control System (DCS) terdiri dari tiga bagian, yaitu Field Instrument, Controller, dan Human Machine Interface (HMI). Komunikasi antara kontroler dan instrumen dihubungkan melalui kabel biasa pada modul I/O pada Programmable Logic Controller (PLC) sesuai pengalamatan masing-masing komponen instrument tersebut dengan program yang dibuat.


Kata Kunci : sistem kontrol, pemeliharaan, DCS, PLC

Bagi anda yang ingin mendownload laporan kerja praktek ini secara lengkap, silahkan klik disini.






Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

10 Juli 2012

Dan Cahaya pun Mengukur Kecepatan...

34 komentar
Kali ini aku mau coba share tugas kuliahku yang cukup menguras pikiran, tenaga maupun duit (hihihi). Semester lalu, saya mengambil mata kuliah perancangan instrumentasi dan mendapatkan tugas untuk membuat sebuah alat yang dikembangkan dengan otak (prosesor) at mega 8535. Saya tergabung dengan 3 teman saya, yaitu Ridho sang programmer, Resa yang jago buat hardware, dan Daru yang gokil anaknya. Kami diberi kesempatan, untuk bebas mengembangkan dan membuat alat sesuai dengan kreasi kita. Dengan batas waktu penyusunan proposal, pembuatan hardware, programming, troubleshooting, pembuatan casing, sampai presentasi dan demo alat selama 1 semester dan budget yang harus ditekan seminimal mungkin, kami memutuskan untuk membuat Alat Pengukur Kecepatan berbasis Mikrokontroler AT Mega 8535 dengan menggunakan laser pointer dan sensor photodiode.

Ilustrasi by http://zonawaktu.blogspot.com


Lalu, bagaimana pancaran sinar dari laser pointer, dapat mengukur kecepatan sebuah benda. Simak ulasan saya berikut ini...



Dalam mengerjakan tugas tersebut, saya bersama teman-teman sekelompok menggunakan mikrokontroler ATMEGA 8535 untuk merancang suatu alat ukur kecepatan. Dengan harapan, pengembangan pemanfaatannya dapat diaplikasikan di jalan-jalan tol. Sehingga para penegak hukum dapat dengan mudah dan segera menindak para pengemudi yang terbukti melaju melebihi atau mengurangi batas kecepatan yang diijinkan. Alat ini terdiri atas 2 rangkaian trasmitter dan 2 rangkaian receiver. Dua rangkaian receiver dipasang dengan jarak tertentu. Receiver 1 berfungsi untuk menentukan waktu kejadian dan untuk start menghitung waktu. Receiver 2 untuk menghentikan perhitungan waktu pada receiver 1. Kemudian kedua receiver tersebut dihubungkan dengan mikrokontroler ATMEGA 8535 dan data yang masuk akan diolah dan ditampilkan pada LCD.

Masih pada bingung ya? Saya coba perjelas, alat ini dikembangkan dengan prinsip dasar fisika, dimana jika sebuah benda melintasi sebuah jarak dengan waktu tertentu maka dapat diketahui kecepatan dari benda tersebut. Secara matematis,
V = S / t

Dalam sistem peralatan yang direncanakan, variabel S diperoleh dari jarak 2 sensor dan receiver. Sedangakan t merupakan selang waktu saat benda melintasi sensor 1 sampai sensor 2. Sehingga dari besaran-besaran itu, data akan diolah dalam microcontroler dan dihasilkan variabel v yang menunjukkan kecepatan benda.

Dalam sistem ini juga direncanakan, adanya pengaturan batas kecepatan maksimum. Jika kecepatan benda terukur melebihi batas kecepatan yang ditentukan, maka akan keluar peringatan sirene atau bunyi buzzer.

Bagaimana, sudah mempunyai gambaran ? Sekarang saya coba menerangkan prinsip kerjanya. Blok digram alat yang direncanakan adalah sebagai berikut :


Penjelasan dari diagram blok tersebut adalah sebagai berikut.
 Laser dalam alat ini berfungsi untuk memberi kondisi logika satu kepada sensor. Laser dipilih karena intensitas pancaran cahayanya tidak berkurang walaupun dipancarkan pada jarak yang cukup jauh.

 Sensor disini berfungsi untuk mengetahui apakah cahaya dari laser tertutup oleh benda ataukah tidak. Rangkaian sensor ini tersusun atas photodioda, resistor.

 Mikrokontroler adalah pusat kendali dari alat ini. Komponen ini akan mengubah input dari sensor menjadi output berupa bunyi buzzer.

 Tombol berfungsi untuk mengatur batas kecepatan yang akan dideteksi yang ada di lcd.

 LCD (Liquid Crystal Display) digunakan untuk menampilkan kecepatan dari kendaraan yang akan dideteksi.

 Buzzer digunakan untuk menghasilkan suara alarm. Buzzer akan aktif jika mobil yang melintas melaju dengan kecepatan diatas batas dari pengaturan pendeteksi kecepatan.

Sketsa Desain Alat :


Jadi ceritanya gini, pada mulanya, sinar laser pointer akan ditujukkkan tepat pada sensor. Dalam hal ini, sensor photodiode  terkena cahaya. Sehingga  photodiode  akan bersifat sebagai sumber tegangan dan nilai resistansinya akan menjadi kecil. Akibatnya akan ada arus bocor yang mengalir ke ADC mikrokontroler. Namun, ketika benda melintasi sistem, maka dalam selang waktu tertentu, sinar laser pointer akan terhalang dan tidak mampu menjangkau sensor. Dalam hal ini, photodiode tidak terkena cahaya, maka nilai resistansinya akan besar atau dapat diasumsikan tak hingga. Perbedaan nilai resistan photodiode inilah yang menjadi interupsi dan pemicu bagi prosesor mikrokontroler mulai dan berhenti mencacah waktu.

Sekarang sudah jelaskan ? Mari kita mulai melayout rangkaianan skematik untuk membuat hardware alat.

Tampilan skematik hardware alat

Untuk melayout skematik diatas, kami menggunakan software EAGLE Layout Editor versi 5.9.0. Adapun hasil layounya, adalah sebagai berikut :

Tampilan layout hardware alat

Tampilan layout (siap print) hardware alat

Setelah proses pembuatan hardware selesai, kami buat listing programnya menggunakan bahasa basic dengan software Bascom-AVR. Adapun listing program sudah saya cantumkan pada akhir postingan ini.


Setelah program didownload,dan dibuat casing, maka tampilannya sebagai berikut :
Tampilan Alat Pengukur Kecepatan berbasis Mikrokontroler AT Mega 8535

Cara Pengoperasian
• Sambungkan alat dengan catu daya DC 12V

• Tekan tombol on/off

• Tunggu berapa saat, saat muncul tulisan “batas kecepatan” atur batas yang dikehendaki (settingan default 50 cm/s), dengan menekan tombol up atau down.. Jika sudah yakin, kemudian tekan tombol ok.

• Dengan laser pointer, sorot sinar tepat pada permukaan sensor .

• Alat akan menampilkan batas kecepatan yang telah diatur. Jika benar, tekan tombol ok.

• Lewatkan benda yang mau diukur kecepatannya secara berurutan dimulai dari sensor 1 ke sensor 2.

• Kecepatan benda akan terukur, jika meleibihi batas yang diatur, buzzer akan berbunyi.

• Tekan tombol reset untuk mengulang.


Kelebihan
• Portable, alat berdimensi kecil dan ringan. Sehingga dapat dengan mudah dibawa kemana saja.

• Hasil pengukuran dalam sekejap dapat ditampilkan.

• Batas kecepatan maksimal dapat diuah-ubah.

• Dilengkapi dengan fitur sirene yang akan berbunyi jika kecepatan benda melebih batas yang diatur.

Kekurangan
• Laser pointer harus diarahkan dengan tepat pada sensor.

• Benda yang diukur harus melintasi jangkauan sinar laser pointer.

• Hasil pengukuran hanya ditampilkan dalam satuan Cm/second.

• Pengaturan batas kecepatan hanya dapat dilakukan pada range 25-75 Cm/second.


Listing Program :
$regfile = M32def.dat
$crystal = 1000000

Dim Detik As Byte , A As Integer , B As Single , Kec As String * 10 , In1 As Word , In0 As Word , Waktu As Single , Lama As String * 10 , Batas As Byte , Final As Byte , Up As Integer , Down As Integer , Oke As Integer , Cancel As Integer
Config Portc = Output , Porta = Input , Portb = Input , Portd = Output
Config Lcd = 16 * 2
Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.2 , Db5 = Portc.3 , Db6 = Portc.4 , Db7 = Portc.5 , E = Portc.1 , Rs = Portc.0
Config Adc = Single , Prescaler = Auto
Detik = 0
Portb = 255
Batas = 50
Portd = 0

Start Adc

Main:
Cls
Lcd "Speed Test"
Lowerline
Lcd "ELINS 2009"
Wait 1
Cls
Lcd "Kelompok 5"
Lowerline
Lcd "MANTAB"
Wait 1
Cls
Lcd "Pilih Batas Speed"
Goto Menu

Menu:
Cls
Lcd "Batas Kecepatan ="
Lowerline
Lcd Batas ; " cm/s"
Oke = 0
Up = 0
Down = 0
Cancel = 1

Do
Debounce Pinb.0 , 0 , Rutin_up , Sub
Debounce Pinb.1 , 0 , Rutin_down , Sub
Debounce Pinb.2 , 0 , Rutin_oke , Sub
Debounce Pinb.3 , 0 , Rutin_cancel , Sub
Debounce Pinb.4 , 0 , Rutin_reset , Sub
Loop
End

Utama:
Cls
Lcd "Tunggu Input"
A = 0
Do
In0 = Getadc(0)
If In0 > 500 Then
Goto Mulai
End If
Loop
End

Mulai:
While A < 100000 Incr Detik Waitms 10 Waktu = Detik / 100 Lama = Fusing(waktu , "#.##") Cls Lcd "Waktu = " ; Lama ; " s" A = A + 1 In1 = Getadc(1) If In1 > 500 Then
Goto Berhenti
End If
Wend
Return

Berhenti:
Up = 1
Down = 1
Oke = 1
Cancel = 1
B = 10 / Waktu
Kec = Fusing(b , "#.##")
Cls
Lcd "Kec = " ; Kec ; " cm/s"
Lowerline
Lcd "Lagi?"
Final = B
If Final > Batas Then
Portd = &H0F
End If
A = 1001
Detik = 0
Return

Rutin_up:
If Up = 0 Then
Incr Batas
Goto Menu
End If
Return

Rutin_down:
If Down = 0 Then
Decr Batas
Goto Menu
End If
Return

Rutin_oke:
If Oke = 0 Then
Cls
Lcd "Mulai Batas ="
Lowerline
Lcd Batas ; " cm/s"
Oke = 1
Up = 1
Down = 1
Cancel = 0
Else
If Oke = 1 Then
Goto Utama
End If
End If
Return

Rutin_cancel:
If Cancel = 0 Then
Oke = 0
Up = 0
Down = 0
Goto Menu
End If
Return

Rutin_reset:
Batas = 50
Goto Main
Return








Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

25 Agustus 2010

Makalah : Pengaruh Jenis Nutrient Terhadap Kecepatan Tumbuh pada Tanaman Kacang Hijau

6 komentar
ABSTRAKSI

Penelitian biologi ini merupakan suatu upaya untuk menjelaskan salah satu factor yang dapat mempengaruhi kecepatan pertumbuhan suatu tanaman berupa makanan atau nutrient yaitu pengaruh jenis nutrient terhadap kecepatan tumbuh pada tanaman kacang hijau.

Guna mendukung data dalam penyelesaian penelitian biologi ini, penulis peroleh melalui kepustakaan dengan mencari berbagai referensi melalui media elektronik internet yang berkaitan dengan masalah penulisan. Pencarian data kepustakaan dilakukan di laboratorium computer SMA N I Biak Kota dengan mengambil sejumlah data-data yang relevan. Penelitian dilakukan dengan melakukan percobaan di rumah penulis.

Hasil yang diperoleh terbukti bahwa perbedaan jenis tambahan nutrient dapat mempengaruhi kecepatan pertumbuhan suatu tanaman. Hal ini berarti, kecepatan pertumbuhan tanaman berbeda-beda pada setiap jenis nutrient. Selain itu, tumbuhan yang diberi tambahan nutrient akan mempunyai kecepatan tumbuh lebih cepat dibanding dengan tanaman yang tidak sama sekali diberi nutrient.


Bagi anda yang ingin mendownload makalah ini secara lengkap, silahkan klik disini.
Bila anda menemui kesulitan dalam mendownloadnya silahkan menghubungi contact person blog ini.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

Makalah : Perkembangan-perkembangan Modern

4 komentar
ABSTRAKSI
Penulisan makalah ini merupakan suatu upaya untuk menjelaskan tentang perkembangan-perkembangan modern Islam. Selain itu, juga untuk memenuhi tugas elektronika dasar yang di berikan, pada semester 1 di Sekolah Tinggi Teknoogi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional Yogyakarta.
Guna mendukung data dalam penulisan makalah ini, penulis peroleh melalui kepustakaan dengan mencari berbagai referensi melalui media elektronik internet. Selain itu, penulis juga peroleh dengan cara mengumpulkan materi dari buku-buku yang relevan. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa perkembangan modern islam telah terjadi sejak jaman dahulu. Perkembangan yang di lakukan oleh beberapat tokoh muslim Islam ini mengalami beberapa kemajuan dan juga kemunduran. Hal yang dapat dipetik dari perkembangan-perkembangan modern islam seperti keteladanan tokoh kaum muslim di masa perkembangan islam. Selain itu, Pengaruh dan peran Al-Qur ’an dalam sejarah peradaban islam menuju peradaban Modern dan perkembangan modern adalah sebagai pedoman agar manusia tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif dan selalu berpegang teguh pada ajaran-ajaran islam



Bagi anda yang ingin mendownload makalah ini secara lengkap, silahkan klik disini.
Bila anda menemui kesulitan dalam mendownloadnya silahkan menghubungi contact person blog ini.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

Makalah : Rendahnya Disiplin Mempengaruhi Mutu Pendidikan

3 komentar
ABSTRAKSI

Penulisan makalah ini merupakan suatu upaya untuk menjelaskan tentang pengaruh kedisipilinan siswa maupun guru dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan yang ditandai dengan prestasi belajar siswa sekolah. Selain itu, untuk menemukan strategi yang tepat dalam menanamkan dan meningkatkan tingkat kedisiplinan siswa di sekolah.
Berbagai upaya dan usaha telah dilakukan agar dapat meningkatkan mutu pendidikan disekolah. Akan tetapi, upaya itu dihalangi oleh sikap rendahnya disiplin oleh para pelaku pendidikan, baik oleh guru sebagai tenaga pendidik maupun oleh para siswa di sekolah sebagai peserta didik.

Guna mendukung data dalam penulisan makalah ini, penulis peroleh melalui kepustakaan dengan mencari berbagai referensi melalui media elektronik internet. Selain itu, dengan melakukan wawancara dengan Bpk Fery lembong selaku guru bimbingan konseling dan Siti Nurjannah selaku salah satu murid berprestasi di SMA N 1 Biak Kota.
Hasil yang diperoleh terbukti bahwa sikap disiplin dari warga sekolah baik siswa sebagai peserta didik maupun guru sebagai tenaga pengajar sangat mempengaruhi mutu pendidikan. Cara yang dapat dilakukan untuk menanamkan sikap disiplin siswa antara lain menjadikan guru sebagai teladan yang baik bagi para siswa di sekolah. Sekolah juga diharapkan untuk tidak hanya mampu membuat suatu peraturan. Namun, harus juga mampu mengaplikasikannya dan mensosialisasikannya baik kepada guru dan siswanya.


Bagi anda yang ingin mendownload makalah ini secara lengkap, silahkan klik disini.
Bila anda menemui kesulitan dalam mendownloadnya silahkan menghubungi contact person blog ini.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

Makalah :Pemanfaatan Urine Manusia Sebagai Nutrisi Pertumbuhan Tanaman Jagung

5 komentar
Saat ini urine masih dianggap sebagai bahan buangan dari zat sisa hasil metabolisme tubuh makhluk hidup. Sebagian orang berpendapat, Bagaimana mungkin kita memanfaatkan sesuatu yang jelas-jelas telah dibuang oleh tubuh ? Untuk menjawab hal itu kita sedikit menggunakan logika. Ada ungkapan yang berbunyi “apa yang diciptakan dari tanah akan kembali ke tanah". Sebagai contoh kongkrit yang berlaku di alam yaitu daun-daun gugur yang membusuk menyediakan garam mineral yang sangat bernilai penting bagi tanah, salah satunya adalah kalium. Bahkan abu dari daun gugur yang dibakar dan kayu yang terbakar (arang) sangat bernilai tinggi. Siklus tersebut tidak menyebabkan kanker pada tanaman, namun menghasilkan bunga-bunga yang semakin harum baunya, buah-buahan semakin manis rasanya dan pohon-pohon yang semakin rimbun daunnya. Demikian juga halnya yang terjadi pada urin, tentunya bila kita mengetahui kandungan urin. Secara signifikan terlihat bahwa dalam urin yang sehat mengandung sejumlah garam mineral yang sangat bernilai.

Bagi anda yang ingin mendownload makalah ini secara lengkap, silahkan klik disini.
Bila anda menemui kesulitan dalam mendownloadnya silahkan menghubungi contact person blog ini.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

Makalah: Elektroplating dengan Cobalt

6 komentar
ABSTRAKSI

Penulisan makalah ini merupakan suatu upaya untuk menjelaskan tentang proses electroplating dengan menggunakan unsur cobalt sebagai coating materialnya. Selain itu, juga untuk memenuhi tugas ilmu bahan yang di berikan, pada semester 2 di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional Yogyakarta.

Guna mendukung data dalam penulisan makalah ini, penulis mengumpulkan berbagai sumber referensi yang diperoleh melalui study kepustakaan dengan mencari berbagai referensi melalui media elektronik internet. Selain itu, penulis juga peroleh dengan cara mengumpulkan materi dari buku-buku yang relevan.

Hasil yang diperoleh diketahui bahwa Elektroplating merupakan suatu proses pengendapan zat (ion-ion logam) pada suatu logam dasar (katoda) melalui proses elektrolisis. Terjadinya proses pengendapan pada katoda disebabkan oleh adanya perpindahan ion-ion bermuatan listrik dari anoda dengan perantara larutan elektrolit, yang terjadi secara terus menerus pada tegangan konstan hingga akhirnya mengendap dan menempel kuat membentuk lapisan dipermukaan benda logam. Unsur cobalt adalah salah satu logam yang dapat digunakan sebagai coating material pada proses electroplating baja. Dalam proses tersebut unsur cobalt bertindak sebagai anoda. Sedangkan baja yang akan dilapisi bertindak sebagai katoda. Sifat dari baja yang menggunakan unsur cobalt sebagai pelapis adalah keras, tahan karat, magnetisme, rapuh dan kurang efisien karena cukup mahal.

Kata kunci : Electroplating, cobalt, elektrolisis

Bagi anda yang ingin mendownload makalah ini secara lengkap, silahkan klik disini.
Bila anda menemui kesulitan dalam mendownloadnya silahkan menghubungi contact person blog ini.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

Makalah : Aplikasi Trioda

4 komentar
ABSTRAKSI
Penulisan makalah ini merupakan suatu upaya untuk menjelaskan tentang karakteristik dan penggunaan aplikasi trioda dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, juga untuk memenuhi tugas elektronika dasar yang di berikan, pada semester 1 di Sekolah Tinggi Teknoogi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional Yogyakarta.
Guna mendukung data dalam penulisan makalah ini, penulis peroleh melalui kepustakaan dengan mencari berbagai referensi melalui media elektronik internet. Selain itu, penulis juga peroleh dengan cara mengumpulkan materi dari buku-buku yang relevan.
Hasil yang diperoleh diketahui bahwa triode merupakan salah satu komponen elektronika yang terdiri atas katoda, anoda dan kisi pengendali . Trioda juga memiliki karakteristik yang khas dan berbeda dengan komponen elektronik lainnya. Kelemahan trioda adalah faktor penguatan yang masih terlalu rendah untuk kebanyakan penerapan rangkaian elektornika. Tidak hanya itu, trioda dapat digunakan sebagai salah satu komponen dalam rangkaian amplifier atau penguat.

Bagi anda yang ingin mendownload makalah ini secara lengkap, silahkan klik klik disini

Bila anda menemui kesulitan dalam mendownloadnya silahkan menghubungi contact person blog ini.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....