Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

11 Agustus 2012

Keutamaan Bulan Ramadhan dari Sisi Astronomi dan Geografis

11 komentar

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”

Pernahkah terpikir oleh anda, mengapa kita (sebagai orang beriman kepada Allah SWT) diwajibkan untuk berpuasa di bulan ramadhan? Mengapa tidak dibulan Agustus saja disetiap tahunnya ya? Kan dibulan itu ada momentum kemerdekaan bangsa kita? 67 tahun lalu pun, para founding father's memproklamirkan kemerdekaan Negara ini dalam suasana puasa kan?

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Telah datang pada kalian Ramadhan bulan yang diberkahi. Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan atas kalian untuk puasa di bulan ini. Pada bulan Ramadhan dibuka pintu-pintu langit dan ditutup pintu-pintu neraka serta dibelenggu setan-setan yang sangat jahat. Pada bulan ini Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang diharamkan untuk mendapatkan kebaikan malam itu maka sungguh ia telah diharamkan.” (HR. Ahmad, 2/385, An-Nasa`i no. 2106)

Jika diamati, ramadhan setiap tahunnya tidak pernah jatuh pada tanggal yang sama, pada kalender yang kita gunakan sehari-hari. Dibalik penetapan waktu puasa pada bulan ramadhan yang mengikuti sistem kalender umat islam (hijriyah), dan bukan sistem kalender masehi yang digunakan di Negara Indonesia, ternyata ada hikmah yang luar biasa bagi kepentingan umat Islam diseluruh penjuru dunia. Hal ini tentunya sudah menjadi kehendak Allah SWT. (Subhanallah ...). Ayo simak ulasan saya sebagai berikut :



Berkenalan dengan sistem Kalender Masehi dan Hijriyah

Dalam Alqur’an sendiri, telah memberi gambaran tentang perbedaan antara penanggalan dengan hitungan matahari yang biasa kita kenal dengan tanggalan Syamsiyah atau tahun masehi. Maupun penanggalan dengan hitungan bulan yang dikenal dengan tahun Qomariyah atau tahun Hijriyah.

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS At Taubah (9): 36)




gambar perubahan fase bulan 

ilustrasi oleh http://mustofaabihamid.blogspot.com 


Sistem penanggalan pada kalender Hijriyah didasarkan pada perubahan fase bulan dari bulan penampakan hilal atau bulan sabit tipis ke hilal berikutnya. Satu periode hilal sama dengan satu periode sinodis bulan, lamanya 29,5306 hari.

Berbeda dari kalender Masehi yang digunakan di seluruh dunia untuk kepentingan administrasi, kalender bulan umumnya digunakan untuk keperluan ritual agama dan tradisi. Kedua kalender, satu tahun sama-sama terdiri dari 12 bulan. Satu tahun Hijriyah memiliki 12 periode sinodis bulan atau 354,366 hari. Dibulatkan pada 354 hari atau 355 hari untuk tahun kabisat.

Kalender Masehi didasarkan atas peredaran bumi mengelilingi matahari dari satu titik tertentu yang disebut solstis atau equinox kembali ke titik itu. Lama perjalanan bumi mengelilingi matahari 365,2422 hari -disebut satu tahun tropis, dibulatkan menjadi 365 hari atau 366 hari untuk tahun kabisat.

Perbedaan jumlah hari dalam satu tahun Hijriyah dan Masehi menyebabkan pelaksanaan ibadah puasa Ramadhon, selalu maju 10-12 hari dari tahun sebelumnya.Alhasil hasil kita dapat berpuasa ramadhan di bulan-belan berbeda di tahun masehi. Lalu apa hikmah dari semua ini ?

Umat Muslim Tersebar dihampir Seluruh Penjuru Dunia

Saat ini persebaran pemeluk agama islam telah meluas ke hampir seluruh penjuru bumi. Kita sebagai umat muslim yang berdomisili di Indonesia, patut bersyukur. Berada di wilayah sekitar khatulistiwa dengan iklim tropis yang memiliki 2 musim (kemarau dan penghujan), juga tidak mengalami perubahan panjang siang-malam yang ekstrem. Kondisi seperti ini tentunya tidak akan terlalu mengganggu ibadah puasa kita selama sebulan penuh.

Lain halnya dengan saudara-saudara muslim kita yang hidup dan beraktifitas di daerah-daerah beriklim sub tropis yang memiliki 4 musim di setiap tahunnya, seperti musim dingin, panas, gugur dan semi. Dimana musim-musim ini mengikuti pola perubahan bulan di tahun masehi. Sebagai contoh, musim dingin selalu terjadi pada akhir tahun masehi (biasanya bulan desember) dan ditandai dengan turunnya salju. Durasi atau panjang antara siang dan malam pun berbeda untuk setiap musimnya. Untuk musim panas, matahari bersinar lebih panjang dibanding hari-hari di musim lainnya. Sebaliknya, malam akan terasa lebih panjang saat musim dingin.


Bisa dibayangkan, jika umat Islam diwajibkan berpuasa sebulan penuh di salah satu bulan di tahun masehi. Sudah dapat dipastikan, akan mengalami stagnasi, sebagaimana dialami oleh orang-orang yang ibadahnya menggunakan kalender tersebut. Sebagai contoh, jika di bulan Desember maka umat Islam di Indonesia akan mengalami puasa selalu dalam musim hujan. Sementara saudara kita di belahan bumi lain yang mengalami musim salju di bulan Desember, mereka akan senantiasa berpuasa di bulan yang bersalju, dan hal itu akan terulang terus dari tahun ke tahun hingga akhir zaman.

Kemudian untuk, Negara-negara dengan perubahan panjang siang-malam ekstrem (daerah-daerah sekitar kutub). Saat ibadah puasa dilakukan rutin pada musim panas, maka waktu puasa & juga shalat tetap sesuai dgn aturan baku dalam syariat Islam. Puasa tetap dimulai sejak masuk waktu shubuh meski baru jam 02.00 dinihari. Dan waktu berbuka tetap pd saat matahari tenggelam meski waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 malam.

Sebagai gambaran lain, seorang muslim yang menjalankan puasa Ramadhan di Negara-negara eropa, tatkala Ramadhan hadir di puncak musim panas, waktu berpuasa jauh lebih panjang dibandingkan waktu berpuasa di Indonesia. Pada bulan Juli hingga September, matahari baru terbenam sekitar pukul 21.00, sementara waktu imsak jatuh pada pukul 04.00. Ini berarti umat Islam di negara-negara Eropa berpuasa selama sekitar 17 jam.

Sebagai Umat,dalam Soal Ibadah Kita Selalu dipermudah !

Bulan Qomariyah beredar di antara berbagai musim selama setahun. Terkadang jatuh di musim dingin, lain kali di musim panas, saat lain lagi di musim semi dan musim gugur. Juga terkadang datang pada hari-hari yang dingin, di lain kali pada hari-hari yang panas, saat lain lagi di hari-hari yang sejuk. Hari-hari pun terkadang panjang, terkadang pendek, di saat lain sedang.

Dengan menggunakan kalender Qomariyah, kaum muslimin menunaikan ibadah puasa di semua musim, terkadang di musim panas, di saat lain di musim dingin. Demikian juga terkadang berpuasa di hari yang panjang, di saat lain di hari yang pendek. Dengan demikian terdapat keadilan Islam di satu sisi, dan menetapkan tugas ketaatan dan peribadatan kepada Allah SWT di semua kondisi dan musim di sisi lain.

Tiada kata lain yang patut di ucap, selain Subhanallah ! :)

ps: Ini adalah materi ceramah yang saya bawakan saat mengisi kultum (padahal lebih dari tujuh menit, hehehe) shalat tarawih di masjid miftahul jannah korem 173/pvb biak, tahun lalu. Kalo ditanya tentang perasaan saat itu, cukup deg-degan ! Walau sudah sering bicara depan umum, itu kali pertama saya membawa materi keislaman dan tampil depan para jamaah, bapak-bapak dan ibu-ibu yang usia dan pengalamannya jauh di atas saya. Hihihi

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

12 Juli 2012

Misteri Dibalik Lagu 'So Far Away' - Avenged Sevenfold

81 komentar
Malam jum'at enaknya ngapaian ya? Daripada ngegosip gak jelas tentang cerita horror yang belum bisa dipastikan kebenarannya, gimana kalo aku ngajak kamu ngobrol tentang kematian, hal yang diakuti oleh banyak manusia. Tapi ini bukan kematian sembarangan loh. Ini kematian James Owen Sullivan. Benar kata pepatah,"Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang", yang berarti seorang manusia meskipun sudah tiada lagi, akan selalu diingat jasa-jasa atau malah kesalahan-kesalahannya.



Siapa sebenarnya James Owen Sullivan ? Sengaja aku buat postingan ini karena terinspirasi langsung dari lagu band Avenged Sevenfold, yang didedikasikan buat mantan drummer mereka yang telah meninggal tahun 2009 silam. Cobak simak kutipan lirik lagunya berikut ini:

Sleep tight I'm not afraid
The ones that we love are here with me
Lay away a place for me
'Cause as soon as I'm done I'll be on my way
To live eternally


foREVer : Sumpah, mau mewek gua denger lagu ini !



Pertama kali dengar lagu ini, sikapku biasa aja. Tetapi setelah diceritakan seorang teman mengenai kisah dibalik lagu ini, langsung merinding bulu kudukku. Kemudian setelah diputar berkali-kali dan coba pahami maksud lagu ini, aku malah dibuat hampir nangis. Video klipnya yang diunggah bulan mei tahun 2011 lalu di youtube juga sudah menyedot 24,5 juta pasang mata. Itu belum termasuk video-video sejenis yang diupload oleh user lain.

Lalu, bagaimana lagu yang menceritakan tentang kematian seorang sahabat, dapat menghipnotis begitu banyak orang untuk mendengarnya ? Apakah ada pesan mistis dari lagu itu ? Biar anda nggak semakin penasaran, langsung aja dengerin lagunya berikut ini :

* Supaya lebih hikmat, maknai liriknya bait per bait dan coba rasakan apa yang meraka rasakan...



So Far Away : Tribute to The REV



Lagu ini dalam banget liriknya, mungkin karena diangkat dari real story kali ya, emosinya dapet, melodinya juga mampu imbangi kesakaralan liriknya. Walau aku baru denger lagu ini beberapa bulan terakhir (hihihi telat banget ya?), tapi nggak ada bosen-bosenya tuh dengerin. Beda banget dengan lagu-lagu boyband maho (Ups..!) yang booming akhir-akhir ini dan(menurutku loh..) hanya jual tampang, yang terkadang bawakan lagu-lagu cengeng, gak jelas asal muasalanya (bikin nek diperut aja xp ).

Lanjut dengan kisah dibalik lagu ini.Tapi seelumnya aku berpesan, ambil hikmahnya aja ya. Buang jauh hal-hal buruk dibalik kisah lagu ini.

Penulis lagu ini adalah Synyster Gates, gitaris Avenged Sevenfold. Selama karirnya lagu inilah yang pertama kali ia ciptakan. Lagu ini awalnya dibuat untuk mendedikasikan kakeknya yang meninggal saat bandnya mengadakan tour. Namun, karena dirasa cocok, maka saat peluncuran lagu ini dijadikan tribute untuk sahabatnya sedari kecil yang juga rekan sebandnya James Owen Sullivan atau lebih dikenal dengan The Rev.




Alm. James The REV Sullivan


The Rev atau James Owen Sullivan lahir pada 10 Febuari 1981 dan merupakan salah satu personel Avenged Sevenfold paling tua di band itu. The Rev sendiri adalah kependekan dari The Reverend Tholomew Plague yang merupakan nama yang ia pilih sebagai nama panggungnnya. Bakatnya sebagai drummer sudah terlihat sejak ia kecil. Dimana dia telah memperoleh sepasang tongkat drum sejak usianya lima tahun. Keudian dia menerima drum miliknya sendiri pada usia sepuluh tahun. Pada tahun 2009, dalam jajak pendapat dari beberapa drumer terbesar di dunia yang dilakukan oleh Majalah Rhythm, The Rev mendapat tempat sebgai drumer ke 41 terbesar sepanjang masa. Selain itu dia juga termasuk pemain Drum terhebat di dunia yg berada di urutan ke-9.

Ditengah prestasinya yang mulai gemilang, pada tanggal 28 Desember 2009 terdengar kabar mengejutkan bagi para penggemar Avenged Sevenfold. The Rev dikarbarkan meninggal, dan semua tidak menyangka dengan kematian mudanya yang dirasa terlalu cepat. The Rev Sullivan ditemukan tewas di rumahnya pada usia 28 tahun. Saat itu kemtiannya masih menjadi misteri. Butuh waktu sekitar setengah tahun untuk memperoleh hasil otopsi. Baru pada tanggal 9 Juni di tahun berikutnya diumumkan bahwa penyebab kematiannya adalah keracunan akibat penggunaan piskotropika yang dicampur - campur, atau sering juga disebut polydrug use atau "cross fading".

Dalam peperikasaan yang dilakukan pada jenazah The Rev ditemukan beberapa zat yang berbahaya seperti Oxycodone, Oxymorphone, Diazepam / Nordiazepam dan etanol. Oxycodone sendiri adalah penghilang rasa sakit yang biasanya digunakan sebagai pengganti kodein. Sedangkan oxymorphone adalah obat penghilang rasa sakit mirip dengan morfin. Kemudian Diazepam / Nordiazepam adalah obat kecemasan dan etanol adalah minuman keras dalam alkohol. Dalam penyelidikan juga ditemukan bahwa organ hati The Rev juga mengalami pembesaran yang tidak wajar.

Kepergian drummer legendaris ini memukul telak personil Avenged Sevenfold lainnya. Bahkan diawal-awal kematiannya, band ini sempat diisukan bubar. Namun isu itu segera ditepis oleh Avenged Sevenfold dengan masuk dapur studio pada tanggal 17 Februari 2010 bersama dengan mantan drummer Dream Theater, Mike Portnoy, yang juga adalah salah satu drummer idola The Rev.

Walau posisinya dalam  Avenged Sevenfold saat itu telah digantikan oleh  Mike Portnoy, namun tidak serta merta membuat para personil lainnya melupakan kenangan indah bersama The REV. Terbukti dari video klip  yang telah anda tonton sebelumnya,  ekspresi para personil sangat terpukul dengan kepergian the REV, dan posisinya secara harfiah tidak akan tergantikan dalam band  Avenged Sevenfold . Bahkan jika anda teliti dengan video yang dibuat tahun 2011 lalu, beberapa personil rela menato tubuhnya dan menggunaka simbol-simbol untuk mengenang the REV.

Coba anda perhatikan, foto-foto ini saya ambil dari potongan video klipnya :

1. Tato di tangan vokalisnya, simbol tengkorak Avenged Sevenfold dengan gaya rambut THE REV.




* sekedar info, simbol Avenged Sevenfold adalah tengkorak botak bersayap.

2. Tato di leher, dengan tulisan "forever"




3. Tulisan di gitar




4. Tulisan di tali selempang bas



*kata 'REV', sengaja dibuat besar dalam kata forever

Bagaimana? sekarang anda sudah tambah yakin kan, tentang video klip lagu ini yang didedikasikan buat sahabat mereka alm. James The REV Sullivan. Begitulah dedikasi yang pantas buat seorang "Sahabat" yang dengan senang hati selalu menemani kita dalam suka maupun duka. Beda dengan (kebayakan) seorang kekasih yang mungkin saja akan dilupakan, saat tak berada di sisinya lagi. Tetapi tidak halnya dengan seorang sahabat yang namanya selalu abadi, sekali pun sudah pergi jauh...

* Terlepas dari kebiasan buruk THE REV yang justru menjemput ajalnya, angkat topi deh, buat kesetiaan para personil Avenged Sevenfold !

Ini liriknya :

Never feared for anything
Never shamed but never free
A life that healed a broken heart with all that it could

Lived a life so endlessly
Saw beyond what others see
I tried to heal your broken heart with all that I could

Will you stay ?
Will you stay away forever ?

How do I live without the ones I love ?
Time still turns the pages of the book its burned
Place and time always on my mind
I have so much to say but you’re so far away

Plans of what our futures hold
Foolish lies of growing old
It seems we’re so invincible
The truth is so cold

A final song, a last request
A perfect chapter laid to rest
Now and then I try to find a place in my mind

Where you can stay
You can stay awake forever

How do I live without the ones I love ?
Time still turns the pages of the book its burned
Place and time always on my mind
I have so much to say but you’re so far away

Sleep tight, I'm not afraid
The ones that we love are here with me
Lay away a place for me
Cause as soon as I'm done I'll be on my way
To live eternally

How do I live without the ones I love ?
Time still turns the pages of the book its burned
Place and time always on my mind
And the light you left remains but it's so hard to stay
When I have so much to say and you’re so far away

I love you
You were ready
The pain is strong enough despite
But I'll see you
When He lets me
Your pain is gone, your hands are tied

So far away
And I need you to know
So far away
And I need you to
Need you to know




Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

14 April 2012

Secret Operation : JANGAN PILIH SAYA !

6 komentar
Sebuah resensi buku




Judul: JANGAN PILIH SAYA Kisah Anekdot Pemilu
Penulis: Ahman Sutardi
Penerbit: Elex Media Komputindo, 2009
Tebal: XIII + 119 Halaman


Pemilihan umum masih 2 tahun lagi. Namun partai-partai politik sudah melakukan berbagai manuver untuk menarik simpati rakyat untuk menyambut pesta demokrasi terakbar di Negeri Indonesia ini.

Apakah anda kader parpol yang hendak mencalonkan diri sebagai anggota dewan yang terhormat? Atau bahkan anda adalah pasangan capres-cawapres yang di usung partai politik? Ingin memenangkan PEMILU ? Ikuti cara Rakyat Utama agar anda MENANG !
(suatu refleksi bagi CALEG, PILKADA, dan CAPRES-CAWAPRES).



Alkisah ada sebuah Negeri yang bernama Negeri Rakyat Utama. Sistem pemerintahan di Negeri ini sungguh unik. Jabatan sebagai kepala Negara tidak terbatas waktunya, selama seluruh rakyat mencintai dan mendukung sang pemimpin. Meski cenderung monarki atau bahkan otoriter yang didukung rakyat, sistem pemilihan di Negeri Rakyat Utama tetap menjalankan asas DEMOKRASI yang melaksanakan pemilihan umum (PEMILU) untuk menetukan anggota dewan (legislatif) yang nantinya akan mengusung siapa calon kepala negaranya.

Suatu hari, Kepala Negara Negeri Rakyat Utama meninggal dunia. Seluruh rakyat terpukul, karena pemimpin yang mereka cintai telah pergi dan tak kembali. Tetapi mereka tetap harus show must go on . Mereka harus mencari pengganti kepala Negara secepatnya dengan mengadakan pemilu. Belum usai sedih yang berkecamuk di hati, lagi-lagi mereka dilanda virus GALAU yang menjangkiti seluruh rakyat Negeri ini. Negeri Rakyat Utama, memang terkenal akan sifat rendah hatinya yang dimiliki oleh setiap individu. Sehingga sangat sulit sekali untuk menentukan siapa calon legislatif yang akan mewakili rakyat. Bukan hanya karena sifat rendah hatinya, keengganan dipilih menjadi calon legislatif dikarenakan adanya sesuatu hal yang sangat menciutkan nyali para bakal calon ini.


Dengan membaca buku ini, kita di ajak untuk menertawakan diri sendiri :D. Loh kok bisa? Yup, buku ini mendeskripsikan fenomena-fenomena politik saat pemilu yang mungkin selama ini luput dari pandangan kita. Juga berisi otokritik bagi sistem PEMILU di Negara Indonesia yang selama ini tidak bisa lepas dari unsur KKN, money politic, dan kecurangan-kecurangan lainnya. Tapi jangan cemas, buku ini dikemas secara ringan dan enak dibaca. Kritik disampaikan dengan menganalogikan fenomena-fenomena pesta demokrasi yang terjadi di Negeri Rakyat Utama dengan yang terjadi di Negara Indonesia. Kritik juga disampaikan secara halus, rileks, santai sehingga dapat membuat anda fresh dan gembira sebagaimana tujuan buku ini di buat.

Berlatar belakang hoby menulis dan menggambar kartun yang dimiliki Ahman Sutardi selaku pengarang, sebagian besar buku ini berisi gambar-gambar kartun yang semakin memperjelas alur cerita. Hal ini juga bisa membawa para pembaca seakan terjun langsung dalam suasana pemilu yang terjadi di Negeri Rakyat Utama. Segudang pengalaman pengarang yang pernah menjadi panitia pemilu capres-cawapres, gubernur, kepala desa sampai ketua RW, memudahkannya untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena unik yang terjadi. Mulai dari profil calon yang akan dipilih, masa kampanye, surat suara, reaksi rakyat terhadap pemilu, bisnis dalam masa kampanye, pembuatan tempat pemungutan suara (TPS), sampai cara menghitung suara dideskripsikan secara jelas dengan ulasan dan gambar-gambar kartun yang kocak abis deh pokoknya.

Apakah Rakyat Utama nantinya akan mempunyai calon yang bisa diandalkan menjadi kepala Negara atau Calon Legislatif di tingkat pusat, provinsi dan daerah? Lalu apa sebenarnya konsekuensi yang sangat menciutkan nyali para bakal calon sehingga enggan untuk dipilih. Lansung aja deh, baca buku ini. Saya jamin anda akan terpingkal dibuatnya, tanpa melupakan pesan moral yang coba disampaikan penarang.

Agar tak salah pilih, buku ini juga direkomendasikan buat anda yang mempunyai hak sebagai pemilih dalam pemilu 2014. (astro)


Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

AWAS : Karena Kurma pun dapat memberi Karma !

9 komentar
Sebuah Resensi Film




“Tuhan itu Maha Adil. Dia Maha Mengetahui segala perbuatan yang baik dan buruk. Semua akan memperoleh balasannya.”


Kisah ini bermula dari 2 pemuda yang akan melanjutkan kuliah. Faid seorang yang usil, curang, dan egois bertemu dengan pemuda desa bernama Damar yang masih polos. Mereka berdua hendak mendaftar di STTN-BATAN, perguruan tinggi yang berada di Yogyakarata. Dengan kesungguhan tekat dan restu dari orang tua, Damar mempersiapkan diri untuk mengikuti tes ujian masuk. Berbeda dengan itu, Faid cenderung bermalas-malasan, bahkan berencana mencuri soal ujian.



Konflik bermula dari pertemuan Faid dan Damar, saat hendak mendaftar sebagai peserta ujian tes tertulis. Bagi Faid,sesama peserta Damar adalah rival yang harus disingkirkan. Semua kejahilan Faid dilampiaskan kepada Damar, yang baru dikenalnya. Bahkan kurma bekal dari ibu, yang selalu dibawa Damar saat berpergian pun berserakan di lantai akibat ulah jahil Faid. Namun, dengan sifat polosnya, Damar selalu berusaha tetap sabar dan istiqomah.

Beberapa jam sesaat sebelum ujian tes masuk dimulai, Damar mengalami masalah. Ban motornya bocor di tengah jalan. Dia sangat panik, karena tes itulah yang menjadi pintu gerbang untuk kuliah di STTN-BATAN sesuai yang diharapkan ibunya tercinta. Di tengah perjalanan dia bertemu Faid dan hendak meminta pertologannya. Namun, dengan segala muslihatnya, Damar mengalami kecelakaan dan terluka parah.

Latar film ini, kebanyakan diambil di lokasi kampus STTN-BATAN. Peran totalitas dari para pemerannya (khususnya Damar) serta minimnya penggunaan efek, membuat film ini terlihat natural dan enak di tonton. Penggunaan kamera canon 550D dalam proses pengambilan gambar juga menghasilkan kualitas gambar yang tajam. Tidak heran, film ini juga sudah menyabet gelar juara 2 Short Movie Competition (SMC) 2012 STTN-BATAN Yogyakarta.

Lalu, dengan kecurangannya berhasilkah rencana Faid mencuri soal ujian tes masuk ? Bagaimana juga dengan nasib Damar yang mengalami luka parah sesaat sebelum ujian dimulai ? Karma seperti apa yang ditimbulkan Kurma bekal pemberian ibu Damar ?


Judul : Karma dari Kurma (part 1 dan part 2)

Jenis : Short Movie (indie)

Sutradara : Gina Kusuma

Editor : Joko Susilo

Skenario : Warih Handaru, Yudha Kristanto, Argo Satrio

Pemain : Damar Herbawono, Faihullah, Zakina Rahmatika, C. Yunida Mitra cahyani, Ridho Fazunta, Rikki Andarfiyan, Rico pratama, Resa Satria

Agar anda tidak semakin penasaran, langsung saja nonton filmnnya di bawah ini.(astro)

Karma dari Kurma – part 1



Karma dari Kurma – part 2



Atau nonton langsung dari sumbernya :

Karma dari Kurma – part 1


Karma dari Kurma – part 2






Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

12 Desember 2011

REDENOMINASI RUPIAH , Kebijakan atau Akal Bulus Penguasa?

8 komentar
(MAHASISWA NUKLIR BICARA EKONOMI part 1)



Satu lagi kebijakan para penguasa yang kontroversial. Meskipun masih berupa ‘rancangan’, wacana ini sudah menimbulkan beragam sikap dari pengamat politik dan ekonomi (termasuk saya sendiri, V(^o^)b hihihi). Di satu sisi, redenominasi rupiah akan menghapuskan anggapan rupiah sebagai mata uang sampah di mata dunia. Di lain sisi, hal ini pun bisa menjadi pemicu timbulnya inflasi. Jika sudah terjadi, krisis ekonomi pun sudah tidak dapat dihindari lagi.



Definisi

Redenominasi adalah penyederhanaan nilai mata uang tanpa mengubah nilai tukar uang tersebut. Dalam usulan yang akan ajukan BANK INDONESIA (BI) Desember ini, redenominasi akan dilakukan dengan memangkas 3 digit angka pada mata uang rupiah yang selama ini beredar. Maksudnya, uang pecahan Rp 5.000,- saat mengalami redenominasi akan berubah menjadi Rp 5,- . Lah kok bisa ? Bisa donk ! Tapi jangan khawatir, harga jual-belinya tetap sama kok ! Misal saja, dengan uang Rp5.000,- saat ini anda bisa membeli sebuah buku tulis. Kemudian, saat kebijakan redenominasi ini benar-benar dilakukan maka dengan uang Rp.5,- saat itu anda juga bisa membeli buku yang sama (Gimana, udah ngerti kan maksudku ? :D).


Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, kebijakan redenominasi ini juga dapat menjadi pemicu timbulnya inflasi. " inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang". (http://id.wikipedia.org)

Selain dua istilah diatas, adalagi ‘sanering’ yang juga masih berhubungan dengan redenominasi dan inflasi. Setelah nanya mbah google , dapat diketahui bahwa : pengertian Sanering berbeda dengan redenominasi, senering merupakan proses pemotongan daya beli masyarakat melalui pemotongan nilai uang tetapi hal yang sama tidak dilakukan pada harga-harga barang maka proses ini akan menurunkan daya beli masyarakat.

Jika pada peristiwa redenominasi, anda dapat membeli buku dengan uang pecahan Rp. 5,-. Namun tidak sama halnya pada sanering. Walaupun uang Rp. 5.000,- anda sudah ditukar dengan Rp. 5,- oleh pemerintah. Namun untuk membeli buku anda harus mengumpulkan Rp.5,- + Rp.5,- +Rp.5,-+….. sampai berjumlah Rp.5.000,- untuk bisa membeli buku. Alhasil daya beli anda dan masyarakat pun menurun drastis.


Rupiah, Mata Uang Sampah ?

Jika di bandingkan dengan mata uang Negara-negara lain, Rupiah memiliki pecahan yang cukup besar. Sampai saat ini, uang kertas bewarna merah cerah dengan foto 2 orang pendiri bangsa ditambah dengan gambar gedung kerja para anggota dewan dibaliknya, masih merupakan salah satu pecahan uang kertas terbesar.

Pecahan ini relatif besar bila dibandingkan dengan Negara-Negara lain. Seakan gak mau kalah saing, Negara komunis tetangga kita, Vietnam malah pernah mencetak 500.00 Dong. Lebih ekstrim lagi, Zimbabwe pernah mencetak uang kertas senilai 100 miliar dollar Zimbabwe. Tetapi tahukah anda, dengan uang tersebut kita hanya mampu membeli 3 buah telor. (aneh kan, hihihihi). Hal ini terjadi karena di Negara tersebut terjadi krisis pemerintahan yang berdampak pula pada krisis ekonomi.




Ilustrasi gambar oleh http://www.esc-creation.org


Nilai dollar Zimbabwe terus merosot tajam selama tiga dekade pemerintahan Presiden Mugabe. Padahal, Saat merdeka dari Inggris tahun 1980, nilai satu dollar Zimbabwe setara dengan nilai satu poundsterling. Namun sampai saat ini inflasi pun terjadi. Para pelaku ekonomi seenaknya menaikkan harga local barang yang disesuaikan dengan harga standar perdagangan internasional. Hal ini juga menimbulkan anjlkonya kurs valuta asing dollar Zimbabwe. Bayangkan saja, berdasarkan sumber yang saya peroleh, pada bulan februari lalu $1 US dollar yang setara dengan kurang lebih Rp.9000,- itu bernilai $700.000.000 zimbabwe dollar. Bisa dibayangkan jika kamu hanya memilki uang pecahan $10.000 dollar zimbawe. Maka berapa banyak uang yang kamu harus bawa ke money changer untuk mendapatkan selembar kertas $1 US dollar.



Ilustrasi gambar oleh http://www.esc-creation.org

Hal seperti inilah yang dimata dunia disebut sebagai mata uang sampah. Parahnya, rupiah pun dianggap menjadi salah satu diantaranya. Sedikit kisah, saya sempat diceritakan oleh dosen PLTN & Pembangkit Konvensional di kampus, bahwa saat beliau berkunjung ke maroko dan singgah di UEA, beliau sedikit kesusahan untuk mendapatkan mata uang yang dapat dibelanjakan. Semua tempat money changer menolak menukar uang yang mereka miliki dengan pecahan rupiah (T.T). Oleh sebab itulah, timbullah wacana dari Bank Indonesia untuk redenominasi rupiah. Redenominasi rupiah ini juga memang diharapkan bisa menyederhanakan sistem akuntansi dan pembayaran tanpa menimbulkan dampak negatif bagi perekonomian.

REDENOMINASI pemicu INFLASI RUPIAH ?

Jika dicermat lebih lanjut, sebenarnya redenominasi secara teori tidak berpengaruh langsung dalam menimbulkan inflasi. Walaupun nilai pecahannya diturunkan, tetapi harga jual-belinya tetap sama. Lain halnya, dengan sanering yang berpengaruh langsung pada timbulnya inflasi. Namun, secara praktik, Inflasi itu dapat saja muncul dalam proses redenominasi rupiah, sebagai kekhawatiran masyarakat terhadap adanya peningkatan harga secara tiba-tiba dan dilakukan oleh sepihak, serta turunnya nilai mata uang. Untuk itu, sudah menjadi tugas pemerintah dan Bank Indonesia (BI) melakukan sosialisasi dalam memberikan pengertian bahwa yang akan diterapkan nanti adalah redenominasi bukannya sanering (pemotongan nilai mata uang).

Dinar dan Dirham solusi terbaik



Ilustrasi gambar oleh outletdinar.com


Menurut analisaku yang terakadang masih salah dalam menyusun laporan praktikum kuliah (merendah mode). Redenominasi atau sanering yang dapat saja menimbulkan inflasi dan berujung krisis ekonomi, timbul sebagai akbat penggunaan uang kertas oleh sebuah Negara (termasuk Indonesia T.T). Pemerintah dengan seenaknya menambahkan atau mengurangi jumlah digit pada selembar kertas yang disebut uang. Berkaca dari negera-negara arab yang menggunakan uang dinar dan dirham, terbukti tidak berpengaruh langsung menimbulkan inflasi, karena memiliki nilai intrinsik dari bahan pembuatnya yaitu emas dan perak. Bukan hanya dari nilai nominal yang tertera pada mata uang kertas. Berdasarkan referensi yang saya peroleh, terbukti bahwa dari jaman Nabi Muhammad dulu sampai sekarang, harga ayam = 1 Dirham dan harga kambing = 1 Dinar.



Sekian dulu tulisan kali ini,
Sedikit curhat, sore ini lagi niat banget nulis masalah ekonomi samape panjang kayak gini. Semoga bermanfaat aja deh ! Itung-itung ngabuburit di depan laptop, sambil nunggu adzan maghrib. (hihihihi)





Note : Tulisan ini hanyalah analisa dari sudut penulis sebagai mahasiswa teknofisika nuklir. JIka anda mahasiswa jurusan ekonomi atau orang yang lebih paham menyangkut masalah ekonomi dan menemukan kesalahan dalam tulisan ini, harap dikoreksi ! Kritik dan saran sangat Diterima :) :) :)


Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

19 November 2011

AWAS : Bisnis MLM, Mengincar Mahasiswa Galau !

13 komentar


ilustrasi gambar oleh : http://faridauliatanjung.wordpress.com



Itulah bisnis yang lagi booming saat ini. Bisnis yang banyak menimbulkan pro dan kontra ini memang cukup disukai oleh banyak orang termasuk masyarakat Indonesia. Mungkin karena dengan mengedepankan isu ‘emansispasi’, baik pria maupun wanita tidak ragu-ragu untuk terjun dalam bisnis masal ini. Seperti magnit kutub utara dan selatan, pelaku bisnis ini juga seakan saling terikat kuat dengan calon mangsanya. Jika dia sudah mengincarmu, jangan harap dia mau melepasmu begitu saja.

Tenang, bukan bisnis malam (kalo disingkat bisa juga jadi MLM juga kan?, hehehe peace !) yang aku maksud kali ini. Tapi bisnis Multi Level Marketing. Perlu anda catat (atau garis bawah juga boleh), aku gak bilang semua bisnis MLM cenderung negatif. Tapi kali ini aku coba bahas efek samping dari beberapa bisnis MLM yang aku ketahui selama ini. Dan saya harap anda bisa lebih bijak dalam memahaminya. Soal kelanjutan sikap, semua terserah pada anda. Ini hanya sebuah opini seorang mahasiswa teknofisika nuklir yang mencoba untuk mengkaji salah satu kegiatan bisnis-ekonomi yang berkembang pesat di Indonesia akhir-akhir ini.



Berkenalan dengan MLM yuk…


MLM adalah sistem penjualan yang memanfaatkan konsumen sebagai tenaga penyalur secara langsung. Sistem penjualan ini menggunakan beberapa level (tingkatan) di dalam pemasaran barang dagangannya. Pertanyaan pertamaku pun langsung muncul, konsumen kok juga dijadikan distributor ya ? Apakah gak sebaiknya, Produsen – Distributor – Konsumen memainkan perannya masing-masing ?

Oke, bisa di lanjut ya? Dalam bisnis MLM dikenal ada 2 jenis keanggotaan, yaitu promotor dan asistennya (istilah kasarnya bawahannya). Promotor sendiri adalah anggota yang sudah mendapatkan hak keanggotaan terlebih dahulu. Nah otomatis, kalo bawahannya adalah anggota baru yang mendaftar atau direkrut oleh promotor.

Sistem yang idealnya sih (menurutku), promotor disini bertindak sebagai koordinator penjualan. Istilahnya sebagai kaki-tangan produsen. Sedangkan asisten atau bawahannya bertindak sebagai agen distributor yang terjun langsung ke lapangan menawarkan suatu produk ke konsumen.



ilustrasi gambar oleh : http://caracepatefektif.blogspot.com

Selama ini yang aku tahu, untuk bisa masuk dalam keanggotaan MLM, seseorang biasanya diharuskan mengisi formulir dan membayar sejumlah uang (mungkin saja untuk biaya registrasi atau apalah… !). Kemudian, dalam sistem kerjanya digunakan sistem point. Untuk mendapatkan point itu, anggota harus dapat menjual produk baik secara pembelian langsung maupun tidak langsung (via jaringan keanggotaan). Seorang anggota juga dapat memperoleh point jika mampu merekrut orang untuk menjadi bawahannya. Nah, inilah yang disebut (maaf banget sedikit kasar) makelar. Semakin banyak anggota baru yang dapat di rekrut, otomatis pendapatan perusahaan dari biaya registrasi atau apalah (yang aku sebutkan sebelumnya) akan semakin besar.

Bergesernya tujuan MLM

MLM sebenarnya diciptakan dan digunakan untuk memudahkan dalam pendistribusian produk. Dimana produsen menggunakan jasa sales (anggota promotor atau bawahannya) untuk mengenalkan sekaligus menjual produk-produknya. Namun dalam kenyataanya, sebagian besar MLM bukan lagi hendak menjual produk, tetapi malah bisnis untuk menjerat orang masuk dalam jaringannnya. Semakin banyak anggota baru yang mendaftar, semakin banyak pula income perusahaan. Setiap anggota pun akan diberi reward jika mampu mengajak banyak orang untuk bergabung. Hal inilah yang memacu anggota (yang terlanjur terjerat) untuk mengajak kerabat, teman, bahkan orang yang sebelumnya tidak dikenal sama sekali untuk bergabung. Poses perekrutannya pun di buat semenarik dan sekreatif mungkin. Misalnya saja diadakan seminar atau workshop di hotel atau mereka langsung menjemput bola dengan terjun langsung door to door. Ada juga cara yang unik, seperti mengajak via sms atau telepon untuk ketemuan dan saling berbisnis. Jika anda sudah terlihat tertarik menurut kacamatanya, maka dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat merekrut anda. So, hati-hati dan lebih bijaklah!


Mahasiswa, sasaran empuk MLM !


Sebagai kaum muda yang masih labil, biasanya mahasiswa menjadi sasaran utama MLM yang melenceng ini. Saya pun menyadari rekan-rekan mahasiswa masih memiliki semangat dan rasa keingin tahuan yang besar untuk bereksperimen mencari penghasilan sendiri dengan cara yang mudah, instant dan hasilnya cukup besar. Apalagi kalau mahasiswa itu sedang galau untuk mendapatakan penghasilan di luar kiriman bulanannya. Mahasiswa juga dalam kesehariannya selalu bergaul dan bersosialisasi dengan banyak orang selama proses belajar-mengajar di kampus. Dengan begitu, peluang untuk mendapatkan anggota baru akan semakin besar.


Berbisnislah dengan cara yang rasional dan halal




ilustrasi gambar oleh : http://hidupberkah.com

Buat kalian mahasiswa, sebenarnya masih banyak bisnis-bisnis yang real untuk dapat menghasilkan uang yang halal. Walaupun hasilnya mungkin gak sebanding dengan kerja keras kalian. Tetapi selalu ingat, semuanya butuh proses. Sesuatu yang instant biasanya akan berujung buruk. Gak percaya? Coba aja lihat mie instant ! Walau terlihat menggoda untuk disantap, tapi sebenarnya terkandung berbagai zat kimia berbahaya untuk tubuh (hihihi, analogi yang salah ya?).

Sedikit cerita, beberapa teman saya sesama mahasiswa sudah ada juga yang berbisnis menjual pulsa. Saya sendiri saluut sama mereka. Ada juga yang bekerja part time sebagai penjaga warnet atau kafe. Walaupun penghasilan mereka tidak sebesar daribisnis MLM,tapi penghasilannya lebih baik aja menurutku.Terang saja, antara mereka dan konsumen saling menguntungkan (gak ada paksaan).

Akhir kata, bijak-bijakah dalam memilih bisnis yang akan anda jalani ! :) :) :)


Note :Sekali lagi, ini hanyalah analisa subyektif dari sudut pandang penulis. Saya harap anda bisa lebih bijak dalam memahaminya. Soal kelanjutan sikap, semua terserah pada anda.Apakah tetap ingin melanjutkan bisnis seperti ini, memilih bisnis lain atau bahkan merubah MLM kembali ketujuan awalnya.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

11 November 2011

Beli Buku Karena Label ‘Best Seller’ ?

7 komentar


Anda suka membaca? Atau gemar mengoleksi buku ? Jika memang ‘ya’, saya bisa pastikan telinga anda sudah tidak asing lagi dengan istilah ‘Best Seller’ . Label itu biasanya tertera di cover atau sampul beberapa buku terkenal. Walaupun hanya sebuah label, terkadang bisa saja mensugestikan anda untuk membelinya. Kalo sudah begitu, buku tersebut akan semakin laris manis terjual dan langsung menjadi bahan pembicaraan khalayak umum khususnya bagi para penggila buku. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, bagaimana sih sebenarnya kriteria sebuah buku, agar dapat diberi label ‘Best Seller’ oleh penerbitnya ?


Sedikit cerita,

Minggu lalu saya beserta adik tingkat sekampus pergi ke sebuah toko buku. Walaupun cuacanya gak mendukung, kami nekat aja ke toko buku yang terletak di jalan gejayan sleman-yogyakarata. Namanya juga sudah niat, susah kalo gak dikerjakan ! (hihihi). Nah, setelah melihat-lihat beberapa buku keliatanya gak ada yang sreeg di hati (lebay kata-katanya). Langsung aja aku ke index book centernya (gaya omongannya, padahal cuma sebuah komputer jadul yang berisi list judul buku ) dan mengetikkan judul buku yang hendak kami beli. Setelah menemukan dan membayarnya di kasir, kami juga masih harus antri untuk menyampulkan buku tersebut. Walapun cukup lama, ditambah lagi hujan di luar lagi deras-derasnya, kami harus menunggu cukup lama. Kalo aku sih tetap enjoy aja, soalnya ada teman ngobrolnya sih. Gak kebayang deh kalo malam itu aku pergi sendiri (pasti BeTe banget !).

Kembali ke topik, ada yang unik dari buku yang aku pilih. Tepat di pojok kiri cover yang dominan bewarna hijau-putih itu, ada sebuah label berbentuk lingkaran kuning dilapisi tulisan ‘best seller’ bewarna hitam. Semua pengarang atau penulis buku tentunya mendambakan bukunya di beri julukan seperti itu oleh penerbitnya. Tetapi apakah semudah itu, sebuah buku dapat dikategorikan sebagai buku best seller ? Lalu apa saja kategorinya ?

Aturan yang belum jelas

Setelah bertanya pada mbah google, akhirnya saya tahu:
Di Negara Indonesia yang kita cintai ini, ternyata belum mempunyai aturan resmi untuk mengkategorikan sebuah buku dapat di cap sebagai buku best seller. Yang selama ini terjadi, kategori tersebut diberikan oleh penerbit sesuai dengan standar masing-masing penerbit. Sebagai contoh, denger-denger sih, Gramedia Pustaka Utama hanya akan memberikan label ‘best seller’ pada buku terbitannya, jika berhasil cetak ulang dalam waktu tiga bulan sejak terbit pertama kali. Untuk penerbit lain tentunya punya aturan tersendiri.

Gak heran kalo buku yang aku beli itu dikategorikan ‘best seller’ oleh penerbit elex media komputindo sebagai kelompok gramedia Jakarta. Pada januari lalu, sudah mencapai cetakan yang ke-27. Di dalam bukunya juga ada 26 komentar dari tokoh masyarakat, cendekiawan, wartawan, artist, dan penulis buku best seller lainnya. Belum lagi penghargaan dari berbagai media.


BEST SELLER vs BEST BUY ?


Nah karena pemberian label masih terkesan ‘sesuka penerbit’ maka belum dapat dipastikan buku ‘best seller’ terbitan A sama kualitasnya dengan buku ‘best seller’ terbitan B. Untuk meyakinkan anda, sebelumnya saya juga sudah mempunyai buku yang bertemakan motivasi dalam menulis. Warna covernya sih gak berbeda jauh dengan buku yang minggu lalu saya beli. Sama-sama dominan hijau ! Tapi untuk labelnya berbeda jauh. Lingkaran kuning yang selama ini digunakan dirubah menjadi bentuk elips merah dengan tuliasan ‘best buy’ bewarna putih ! (hihihi lucu kan? ).

Nih penampakannya :




Sebenarnya, menurut F Fitri SH, penulis buku “Sarjana Kok Nganggur” kriteria buku-buku best seller antara lain :
1. Isi buku memenuhi kebutuhan prioritas dari para calon pembaca.
2. Buku terbit berdekatan dengan momentum tertentu, seperti Ramadhan atau musim haji.
3. Buku terbit sesuai dengan tren yang sedang hangat.
4. Isi buku menampilkan sesuatu yang baru, revolusioner, atau spektakuler.
5. Isi buku menampilkan sesuatu yang kontroversial.
6. Penulis buku adalah tokoh terkenal.


Jangan Menilai Buku dari Sampulnya !


Namun seperti yang saya sampaikan diatas, ke enam kriteria itu belum menjadi patokan resmi penerbit dalam penganugerahan label ‘best seller’ pada sebuah buku. Bisa saja terjadi, standar label penerbit A yang sudah terkenal jauh lebih tinggi dari standar label penerbit kecil B. So, mulai dari sekarang jangan membeli buku hanya karena label ‘best seller’nya. Karena label itu tidak menjamin kepuasan batin anda dalam membaca sebuah buku. Kategori ‘best seller’ juga umumnya mudah diberikan pada buku-buku karangan penulis terkenal. Namun sangat susah diberikan pada buku-buku karangan penulis kelas ‘beginner’. Secara tidak langsung, hal ini tentu akan mematikan semangat penulis-penulis pemula untuk berkarya. Saran saya sebelum membeli sebuah buku ikuti langkah-langkah berikut :

TIPS & TRIK !

1. Searching buku-buku menarik yang hendak anda beli via internet atau ngobrol-ngobrol dengen teman. Jika anda sering nonton acara ‘K*ck And*’, Anda juga bisa mendapatkan referensi buku bagus dari situ, karena seriap akhir acara audience selalu dibagikan 1 -2 buku oleh bang And*.

2. Baca resensi buku yang hendak anda beli. Biasanya penerbit (dalam situs online-nya), juga mencantumkan resensi agar dapat memberiakan gambaran pada calon pembeli. Biasanya resensi juga banyak ditemui di majalah, Koran ataupun tabloid.

3. Cari tahu, apakah stock buku masih tersedia di toko buku atau tidak.

4. Baca iktisar atau ringkasan yang tertera di belakang sampul buku. Hal ini sering aku lakukan. Jangan heran kalo sering melihatku segera membalik buku setelah menemukannya. Bukan label harganya tujuan utama yang aku lihat, tapi ringkasan bukunya yang aku baca.

5. Sesuaikan dengan budget yang anda miliki..! Tapi jika anda termasuk penggila buku hal ini bukanlah hal yang penting. Aku pernah dengar kisah orang yang berburu buku sampai ke luar negeri. Kalo aku sih boro-boro, masa ongkos transport lebih mahal dari harga bukunya. (Maklum masih bersatus mahasiswa yang mengandalkan bulanan dari ortu, hihihhi)

Akhir kata, semua kembali pada anda. Apakah membeli buku hanya karena predikat ‘best seller’ atau memang isi dari buku tersebut yang jadi incaran anda. Semoga Bermanfaat !

Note : Pagi-pagi buta udah nulis artikel ini, tapi gak papalah mudah-mudahan bisa jadi penebus kesalahanku pada seseorang (hihihi, map ya, benar-benar gak di sengaja !!!) :) :) :)


Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

19 Oktober 2011

Over Expose, Batu Sandungan buat Artist Instant?

4 komentar
Sebenarnya sih aku bukan orang yang suka nonton infotaiment. Tapi apa mau di kata, akhir-akhir ini beberapa warta berita di sejumlah televisi swasta juga ikut-ikutan memperbincangkan tentang fenomena artis instant. So, sebagai seorang mahasiswa yang dituntut untuk selalu peka terhadap perkembangan, aku coba buat postingan ini (kayaknya berlebihan deh, hihihi, sekali-kali ngeksis gak papa kan?).

Oke baik kita lanjutkan, anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan lagu-lagu seperti keong racun, udin sedunia, atau chaiya-chaiya. Teman-teman di kampusku juga akhir-akhir ini sering mendendangkan larik lagu “kemana, kemana, kemana ?”. Sudah pada tahu kan siapa penyanyi-penyanyi yang mempopulerkan semua lagu itu. Beberapa lagu tersebut memang dulu sempat “booming” di situs jejaring sosial, forum-forum bahkan lewat youtube. Yang menjadi pertanyaan sekarang, dimana mereka sekarang ?



Sedikit me-review, mungkin saya akan sedikit cerita tentang kisah hidup mereka, berdasarkan referensi yang saya peroleh :

S-J, Kisah 2 Keong Racun




Pada awalnya mereka hanyalah mahasiswa biasa. Namun setelah mereka membuat video lipsing dan mengunggahnya ke youtube, kehidupan mereka berubah drastis. Bak selebriti, di hampir semua stasiun TV , selalu menyajikan berita tentang mereka. Tak terkecuali infotaiment yang suka nge-gosip sampai berita-berita formil. Bahakan kabarnya sih, mereka dapat beasiswa dari perguruan tinggi mereka.
Setiap hari wajah mereka selalu menghiasi layar kaca. Pesona mereka ternyata mampu menarik Charlie (eks-ST12) untuk memproduseri video klip baru mereka. Semenjak saat itu, nama mereka semakin di kenal orang. Tapi, beberapa bulan kemudian, pesona mereka mulai memudar. Bahkan sempat vakum beberapa bulan, kisah mereka seperti hilang di telan bumi.

Beberapa bulan lalu, mereka sempat merilis video lipsing kedua mereka. Aku sendiri juga lupa nama judul lagu itu. Kalo gak salah sih “hamil duluan”. Masyarakat cukup antusias dengan video kedua mereka ini. Tapi kelihatannya jumlahnya gak sebanyak video pertama mereka. Ada juga hal unik yang sempat aku catat. Video lipsing mereka sempat menimbulakan pro dan kontra, menurut beberapa orang sih, lirik pada video lipsing itu dapat meningkatkan kasus (maaf) hamil di luar nikah. Entah benar atau salah, yang pasti sekali lagi sekarang kisah mereka bak hilang di telan bumi.


Ada Udin di Mana-mana



Pemuda ini berasal dari daerah NTB. Sifatnya yang kocak + jenaka sangat mendukungnya dalam menarik perhatian masyarakat. Sedikit berbeda dengan duo keong racun, video karyanya yang beredar di internet, menggunakan suara aslinya. Semenjak booming di internet, pemuda berperawakan tinggi kurus ini kebanjiran job. Bahkan sempat lama menjadi host di acara musik dan menjadi pemain sinetron di stasiun tv yang sama. Namun, sama halnya dengan duo keong racun, saat ini batang hidungnya sudah jarang muncul di tv.


Goyang chaiya-chaiya ala Brimob





Ini dia, pak polisi yang memilki suara merdu dan pandai bergoyang. Sama dengan kisah sebelumnya, dia mulai terkenal semenjak video lipsingnya di unggah di youtube. Sejak saat itu, setiap hari wajahnya selalu muncul di layar kaca. Bahkan KASAT Brimob polda gorontalo yang selama ini menjadi atasannya, selalu mendampinginya saat berada di Jakarta. Namun apa yang terjadi sekarang ? Saat ini wajahnya memang masih sering terlihat di TV. Tetapi bukan lagi karena karya-karyanya. Melainkan karena sikap kontroversinya yang hendak keluar dari kesatuan POLRI. Masyarakat kelihatannya sudah mulai melupakan goyangannya chaiya-chaiyanya.

Dari ketiga kisah di atas, hikmah apa yang anda dapat petik ?
Orang-orang diatas mungkin memiliki perjalanan hidup yang hampir sama. Menjadi terkenal karena videonya yang di unggah di youtube, kebanjiran job + hampir setiap hari tampil di layar kaca, dan akhirnya nulai di lupakan orang.

Konsumen, dalam hal ini masyarakat memang memilki rasa kejenuhan pada tingkat tertentu. Pada awalnya, saat idolanya tampil, rasa senang atau bahagia memang selalu dirasakannya. Tertapi apa jadinya jika setiap hari dia selalu melihat artis idolanya? Rasa bosan tentu akan menghampirinya. Belum lagi dengan persaingan gossip-gosip yang terkesan alay di dunia infotaiment . Entah mengapa bisa menjadi trending topic yang menjadi buah bibir ibu-ibu, mbak-mbak, tante-tante atau bahkan teman-temanku.

Akhir-akhir ini juga fenomena ay* ting-tong sempat berekembang pesat di kalangan masyarakat. Paransnya pun selalu bisa di jumpai di hampir semua stasiun tv swasta. Memang perjalanannya sedikit berbeda dengan 3 kisah di atas yang dikenal banyak orang via youtube. Denger-denger sih, dia sudah merintis karir di dunia music dangdut semsenjak usianya masih belia. Yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah akhir kisahnya akan sama dengan mereka? Kita lihat saja nanti ….

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

16 Oktober 2011

M*RPATI vs P*RTAMINA, siapa yang dirugikan ?

4 komentar
Pagi-pagi tadi aku sudah bangun, setelah menunaikan ibadah shalat shubuh iseng-iseng nonton berita di tv . Itung-itung usir sepi + rasa bosan atau sekedar hunting informasi biar selalu update (hehehe) . Kebetulan siaran berita yang aku tonton adalah seput*r Indonesia yang disiarkan di salah satu TV swasta. Ada hal yang cukup unik yang saya temui, siaran berita itu memfokuskan permasalahan transportasi di Indonesia. Ya, selain berita pengangkatan wakil menteri yang menjadi trending topic, beberapa hari ini memang media lagi gencar-gencarnya menyoroti salah satu BUMN maskapai penerbangan lokal di Indonesia. Anda pasti tahu kan ? Yup, M*RPATI. Kabarnya sih, maskapai tersebut berhutang pada salah satu BUMN yang selama ini bertindak sebagai penyedia bahan bakar avtur yang digunakan oleh pesawat-pesawat mereka.



Menurut sumber yang saya peroleh , jumlah hutang maskapai ini menembus angka 2,7 M. Wow angka yang begitu fantastis bagi mahasiswa semester V seperti saya. Akibat hutang ini, pihak P*rtamina untuk sementara memberhentikan supply bahan bakar avtur di beberapa bandara untuk maskapai penerbangan ini. Dan salah satunya di Bandara Sultan Hasanudin Makasar. Terang saja, hal ini tentunya akan berdampak besar bagi bagi semua pihak. Sebagai mahasiswa teknofisika nuklir, mungkin saya kurang begitu berkompeten menjelaskan tentang dampak atau permaslahan di bidang transportasi yang muncul akibat peristiwa ini. Tetapi bersama anda, akan saya coba menganalisanya. Mari kita telaah satu persatu :

1. Akibat peristiwa ini tentunya akan memberi kesan pada masayarakat, bahwa antar BUMN di Indonesia terkesan saling berkompetisi dalam mengejar laba /keuntungan. Memang sepengatahuanku , masing-masing BUMN memiliki target untuk memperoleh laba/keuntungan setiap tahunnya. Laba inilah yang mungkin digunakan untuk menggaji para karyawan atau pekerja di BUMN tersebut yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan. Tetapi alangkah baiknya jika antar BUMN saling bekerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi semua rakyat (dalam hal ini konsumen) di Negeri ini.

2. Sejumlah penerbangan akan di batalkan khususnya yang masuk maupun keluar dari Bandara Sultan Hasnudin (ujung-pandang). Hal ini tentu saja akan merugikan para calon penumpang dan pihak maskapai penerbangan. Calon penumpang dirugikan dari segi waktu, tenaga, pikiran bahkan materi. Kabarnya sih, para calon penumpang yang mengalami penundaan penerbangan belum jelas nasibnya. Kapan mereka akan diterbangkan atau kejelasan penerimaan kompensasi. Bagi maskapai penerbangan, penundaan ini jelas akan semakin membuat mereka terpuruk. Pendapatan mereka akan berkuarang drastis. Ujung-ujungnya utang belum bisa dibayarkan juga.

3. Bandara Frans Kaisiepo (biak-papua) akan sepi. Mengapa saya bisa bilang begitu ? hehe, kebetualan penulis lahir dan dibesarkan di Biak-Papua. Sehingga tahu betul kondisi di kabupaten ini. Begini, untuk penerbangan domestik dari luar papua, di bandara Frans kaisiepo hanya dilayani oleh 2 maskapai yaitu M*rpati dan G*ruda. Penerbangan dari bandara sultan hasanudin – bandara frans kaisiepo atau sebaliknya merupakan salah satu penerbangan yang banyak diminati baik masyarakat ujung pandang maupun biak. Dengan penundaan penerbangan dari dan ke bandara sultan hasnudin , otomatis kegiatan di bandara frans kaisiepo akan menurun drastis dan hanya satu maskapai saja yang melayani penerbangan dari luar papua khususnya dari dan ke bandara sultan hasanudin (ujung pandang).

Mungkin itu 3 dari beberapa dampak yang terjadi dari peristiwa ini. Kedua belah pihak juga tidak dapat disalahkan sepenuhnya. Selama ini juga mereka sudah bekerja semaksimal mungkin untuk melayani para konsumenny a masing-masing (give applause). Pihak p*rtamina sudah berupaya untuk dapat menyediakan bahan bakar untuk menunjang kehidupan di Negeri ini. Pihak M*rpati juga selama ini sudah berupaya semaksimal mungkin bertindak sebagai jembatan penghubung antar kota dan kabupanten di negeri 1000 pulau ini.
Hanya saja ada beberapa PR yang harus dikerjakan oleh kedua belah pihak. Untuk menajemen M*rpati harus lebih jeli dalam mengatur keuangan, khususnya keseimbangan antara pendapatan dan penegeluaran. Pihak P*rtamina juga harus lebih peka sebelum mengamibil kepeutusan. Jangan sampai kepeutusan yang di ambil merugukan konsumen, dalam hal ini pihak ke tiga yang sebenarnya gak begitu paham atas permasalahan yang terjadi. Kuncinya satu sih K.O.M.U.N.I.K.A.S.I

Dan saya berharap permasalahan seperti ini tidak perlu lagi terjadi. Masyarakat sudah bosan dengan carut marutnya sistem transportasi di Indonesia. Mulai dari serangkaian kecelakaan samapai mogok kerja para karyawan, yang kesemuanya itu akan sangat merugika konsumen dalam hal ini saya, anda dan seluruh masyarakat Indonesia….



Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

06 Juni 2011

Mahasiwa Nuklir bicara POLITIK!!!! (part 1)

5 komentar
Postingan ini kayaknya opini pertamaku tentang politik yang aku muat di blog ini. Mungkin sebelumnya, anda belum pernah melihat saya bicara politik. Entah, tiba-tiba ada mood aja untuk menulis opini tentang politik. Aku sendiri gak tahu dari mana mood itu dating. Moga-moga aja bisa mengusir rasa penat di kepalaku, yang akhir-akhir ini sering disibukkan dengan setumpuk tugas sebagai mahasiswa teknofisika nuklir. Ditambah lagi perasaan bersalah, karena selalu menunda rapat evaluasi yang sudah harus dilaksanakan di organisasi internal kampus yang saya ikuti. Sudahlah, satu jam ke depan aku gak mau bicarain itu sema. Lebih baik fokus membuat opini yang akan aku posting di blog aku. Lagi pula, kayaknya sudah lama banget aku gak update blog aku.


ilustrasi gambar : http://snipnsnap.co.cc


Berekenalan dengan Presidensiel dan Parlementer


Tadi sebelum aku balik ke kost, aku mampir ke lantai 1 sayap timur untuk mampir ke kording (koran dinding). Biasanya sih aku ngincer berita olahraga khususnya sepak bola. Tapi untuk edisi hari ini, kayaknya porsi berita sepakbola di Koran Repu***** gak terlalu banyak. Yang paling menarik, cuma ada berita inggris yang di tahan imbang swiss 2-2. Selebihnya kelihatannya cuma berita seputar politik. Aku cukup tertarik membaca sebuah kolom yang intinya membahas tentang “koalisi partai di parlemen”. Akhir-akhir ini media-media memang lebih fokus membicarakan fenomena politik. Sebut saja kasus sms gelap yang dikirim kepada Pak SBY, sampai isu hangat tentang korupsi yang mengahantam seorang hakim, istri mantan Kapol** dan kader demok***. Adalagi kasus PAk Nazarudin yang katanya sih lagi di singapura, terus beliau sempat mencurahkan isi hati lewat blog. Nah, yang aku mau angkat disini adalah tentang fenomena penanda-tanganan kontrak ulang koalisi partai di parlemen tanggal 23 mei lalu. Dimana partai-partai yang mau bergabung dengan koalisi, di imingi-imingi akan mendapat kursi di kabinet. Dari artikel yang tadi aku baca sih, kalo gak salah ada 6 partai yang menandatangani kontrak itu. Otomatis, kabinet Indonesia bersatu jilid 2 pimpinan pak SBY kemungkinan besara hanya akan diisi dari orang-orang ke enam partai tadi.



ilustrasi gambar : http://beritasatu.com

Kalo menurut aku sih Pak SBY seharusnya gak perlu membuat koalisi-koalisi begituan. Why? Menurut guru kewarganegaraan ku dulu, Indonesia adalah salah satu Negara yang menganut sistem pemerintahan presidensial. Presidensial adalah sistem pemerintahan yang membuat seorang presiden mempunyai tanggung jawab sebagai kepala Negara sekaligus kepala pemerintahan. Denger-denger sih, sistem ini diadopsi dari dari sistem pemerintahan di Amerika Serikat yang telah menggunakannya sejak ratusan tahun lalu. Selain presidensial, adalagi tuh yang namanya sistem pemerintahan parlementer. Dimana akan ditemui 2 pemimpin di suatu Negara, biasanya sih ada raja sebagai kepala Negara dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Sistem ini di adopsi dari sistem pemerintahan di Inggris. Adapun Negara-negara yang menganutnya sampai saat ini, diantaranya adalah inggris sendiri, Malaysia, Thailand, Timor Leste dan lain sebagainya.


Indonesia penganut sistem presidensial yang parlementer



Djuanda Kartawidjaja
ilustrasi gambar : wikipedia.org


Sebenarnya sih , Indonesia pada tahun 1960-an gitu sempat menganut sistem parlementer. Dimana Presiden Soekarno bertindak sebagai kepala Negara. Sedangkan Pak Djuanda Kartawidjaja bertindak sebagai sebagai perdana menterinya. Masuk zaman orde baru, sistem ini mulai ditinggalkan dan akhirnya membuat Indonesia sebagai salah satu penganut sistem Presidensial. Sejak saat itu, Presiden Soeharto menjabat sebagai kepala pemerintahan + kepala Negara selama bertahun-tahun. Sampai saat ini pun sebenarnya Indonesia masih menganut sistem pemerintahan presidensiel. Tapi kalo menurutku sih malah lebih mirip sistem presidensial yang parlementer. Bagaimana tidak, urusan parlemen bisa sampai dicampur dengan urusan kabinet. Padahal sebenarnya, lembaga legislatif dalam hal ini parlemen (para anggota dewan perwakialan rakyat yang terhomat) mempunyai tugas penting untuk mengawasi jalannya pemerintahan yang di pegang lembaga eksekutif, dalam hal ini presiden+wakil+para menteri (anggota Kabinet). Tetapi dalam kenyataannya, pemilihan para menteri kabinet saat ini lebih condong dipilih dari anggota partai yang ikut dalam koalisi. Seakan-akan pemerintah saat ini memegang prinsip “Jika anda ikut berkoalisi dengan kami, maka kader anda bisa menjadi Menteri”. Partai-partai yang ikut berkoalisi juga bukan partai sembarangan. Namun di pilih dari partai-partai yang memiliki kursi di senayan (gedung DPR.red). Atau dengan kata lain partai-partai anggota parlemen. Hal ini sudah jelas, bahwa terjadi penacampuraduakan antara perekrutan anggota eksekutif dengan kepentingan di parlemen.

Menurut hemat saya, janganlah memilih orang untuk dijadikan menteri hanya berdasarkan dari status keanggotaan partai yang berkoalisi. Tetapi pilihlah seseorang yang di pandang mampu dan memilki kompetensi di bidangnya. Yang saya lihat, perekrutan anggota menteri saat ini terkesan ‘asal comot’. Bukannya saya meragukan kemampuan dan keahlian para menteri saat ini. Saya pikir mereka juga sudah bekerja keras dan berupaya semaksimal mungkin dengan melakukan beberapa kemajuan di departemen masing-masing. Tetapi alangkah baiknya, jika seorang menteri benar-benar memiliki kompetensi di departemen yang ia pimpin.



KOALISI BOLEH AJA SICh, Tapi…..





ilustrasi gambar : hizbut-tahrir.or.id



Siapa bilang koalisi suatu hal yang diharamkan ? Menurut aku sih, sah-sah aja diadakan koalisi. Tetapi koalisi itu harus memiliki tujuan yang baik. Saya bahkan sangat setuju, jika semua fraksi di DPR berkoalisi dan sepakat untuk bergabung dengan tujuan utama mensejahterakan bangsa Indonesia. Bukan tujuan-tujuan tetentu. Lupakanlah warna jas kalian ! bila perlu seragamkan dengan warna merah-putih yang mengambarkan warna bendera Indonesia. Jika hal ini sudah terwujud, insya Allah lembaga legislatif dalam hal ini anggota DPR akan bekerja lebih maksimal. DEngan mementingkan kepentingan umum, dibanding kepentingan pribadi dan kepentingan golongan (partai.red).






ilustrasi gambar : primaironline.com


Tetapi kayaknya, hal itu sulit deh kalo mau di realisasikan di Inonesia. Coba lihat aja deh suasana di sidang paripurna atau sidang istimewa DPR. Tempat duduk anggota dewan yang terhormat itu aja, di blok-blok (pisah-pisah) sesuai dengan fraksi atau partainya. Kalo sudah gitu sih kayaknya mereka bukan membicarakan kepentingan rakyat Indonesia. Tetapi malah membicarakan kepentingan partai politiknya masing-masing. Andai aja aku yang menjadi ketua DPR, tak jamin saat rapat, seluruh angota dewan diharuskan melebur jadi satu. Gak perlu di buat blok-blokan partai. Bila perlu tak suruh lesehan ! biar lebih merakyat ! (hihihihi).

Surat Buat Pak SBY

Pak SBY yang terhormat, terus terang saat pemilu dulu saya memilih anda bersama Pak Boediono. Saat itu, saya lihat bapak memiliki visi yang jelas. Bapak juga pernah mengenyam pendidikan di AKADEMI MILITER, salah satu sekolah yang saya idam-idamkan dulu saat SMA (walaupun saat ini saya tidak mengenyam pendidikan di tempat seperti bapak) . Sebagai mantan seorang Jenderal saya yakin bapak tentunya pasti memiliki sikap disiplin yang tinggi, tangguh, tanggung –jawab , berani dan pantang menyerah. Akhir-akhir ini saya melihat bapak banyak diserang isu-isu atau permasalahan yang mungkin dapat menganggu tidur bapak. Pesan saya, jangan jadikan itu sebuah beban ! tapi jadikanlan itu tantangan yang dapat bapak selesaikan. Lakukanlah yang terbaik, bapak juga masih memiliki masa jabatan sebagai presiden beberapa tahun kedepan. Berikanlah kontribusi positif yang maksimal semampu bapak,bagi masyarakat Indonesia. Tinggalkanlah dulu masalah koalisi, tinggalkan dulu masalah partai. Saya pikir, bapak membuat koalisi untuk menjaga kekuatan pemerintahan yang bapak pimpin. Tapi apalah arti itu semua, jika rakyat Indonesia justru sudah bosan melihat fenomena perpolitikan di Negeri ini. Rakyatlah yang perlu bapak layani. Rakyat butuh pemimpin yang tangguh, tanggung –jawab , berani dan pantang menyerah. Kesemua sikap itu saya yakin ada pada diri bapak. Tinggal bapak menggunakannya untuk mendukung tugas bapak sebagai seorang presiden.

JIka seorang pemimpin Negara sudah sungguh-sungguh bekerja keras semaksimal mungkin serta selalu berikhtiar dan tawakal kepada Allah SWT dalam menjalankan amanah yang diemban, insya Allah seluruh rakyat akan mendukung pemimpin itu. Pemerintahan yang di pimpinnya pun akan semakin kuat dengan dukungan rakyat. Pemimpin itu tidak perlu membentu koalisi untuk merekrut kabinetnya. Pemimpin itu akan menunjuk putra-putri terbaik bangsa untuk dijadikan menteri sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.


Sekian pesan dari saya, saya harap bapak tetap tegar dan berani membuat suatu perubahan dan selalu di lindungi oleh Allah SWT. (Amin)










Penulis adalah mahasiswa di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – BATAN Yogyakarta.







Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

25 Maret 2011

Jangan Asal Pilih, Masa Depanmu Ada pada Pilihanmu !

4 komentar

(sumber gambar : http://girlsmanis.blogspot.com)

Saat makan siang beberapa hari lalu, bersama teman sekelas, saya berdiskusi tentang masa lalu mereka. Masa dimana mereka berjuang untuk dapat masuk di perguruan tinggi favorit mereka masing-masing. Secara umum, topic pembicaraan kita mengacu pada STAN, sekolah tinggi kedinasan yang berada di bawah departemen keuangan Republik Indonesia. Perguruan tinggi yang telah mencetak akuntan-akuntan handal ini, memang sangat fenomenal di kalangan siswa-siswi SMA. Tiap tahunnya ada ribuan luluasan SMA berebut tempat duduk di kampus STAN. Tidak terekecuali teman-temanku yang kemarin makan siang bersamaku. Sebenarnya, waktu SMA dulu saya juga ditawari oleh orang tuaku untuk mendaftar di STAN. Tetapi, dengan halus saya menolaknya. Mengingat dulu waktu masih tinggal di papua, STAN hanya membuka pendaftran di sorong dan jayapura (kalo gak salah). Ditambah lagi, perasaaan “gak mau banting stir” di dalam hatiku. (Bukannya mau sok-sok-an)Bagiku STAN sebenarnya lebih tepat buat teman-temanku yang berada di kelas IPS. Sedangkan saya, sejak di SMA dulu sudah tergabung di kelas XI dan XII IPA 4.
Lanjut ke perbincanganku , ada seorang temanku yang sebenarnya dulu sudah diterima di STAN. Namun, entah apa yang ada dalam pikirannya, dia lebih memilih STTN (sekolah tempatku saat ini). Dengan nada bercanda, beberapa temanku menyebut dia ‘aneh’, karena telah melepas peluang emas menempuh pendidikan di STAN. Saya juga mendengar cerita dari mereka, bahwa ada adik tingkatku yang melakukan hal yang sama. Tetapi bukan hanya STAN yang dilepasnya, tetapi juga STIS yang merupakan perguruan tinggi kedinasan dibawah badan pusat statistik. Entah cerita itu benar atau tidak, karena saya sendiri baru mendengarnya saat itu. Tidak putus sampai di situ, ada juga temanku yang melepas peluang mereka kuliah di kampus yang sudah memilki nama seperi IPB , ITS atau UGM dan lain sebagainya. Dengan pertimbangan, mereka juga akhirnya lebih memilih STTN.

Bertolak belakang dengan dua rekan sesama mahasiswa dikampus tadi, yang melepas peluang mereka untuk kuliah di STAN., tidak sedikit pula yang merasa ‘nyasar’ setelah beberapa bulan kuliah di STTN. Mungkin mereka berpikir kampus atau sistem pendidikan di STTN tidak ‘segagah’ namanya, seperti yang mereka bayangkan sebelumnya. Alhasil, ada yang memilih keluar ataupun mencoba peruntungannya dengan mendaftarkan diri di tempat lain. Jika semua mahasiwa STTN merasa “nyasar”, maka saya akan merasa bersalah. Bagaimana tidak, saat proses pendaftaran ada beberapa mahasiswa yang meminta pandangan saya mengenai STTN. Mungkin saja, mereka lebih memilih STTN kareana masukan-masukan dari saya. Kalo boleh jujur, sebenarnya saya juga dulu hanya menempatkan STTN di pilihan akhir diantara perguruan tinggi yang saya daftar. Namun apa daya, manusia hanya bisa berencana, Tuhanlah yang memutuskan. Saya gagal diterima di tempat yang saya impikan. Memang berat sebelumnya, menimba ilmu di tempat yang menjadi pilihan terakhir.

Tiga bulan pertama kuliah di STTN ,merupakan masa tersulit bagi saya. Saya harus beradaptasi dengan kebudayaan yogya, yang terkenal lemah lembut dan sopan santun. Sedangkan saya lahir dan dibesarkan di Biak –Papua, yang orang-orangnya terkenal dengan sifat kerasnya. Tidak heran, diawal masa perkuliahan saya memiliki beberapa pemasalahan dengan rekan-rekan sesama mahasiswa. Saat itu juga, untuk petama kalinya, saya harus menjalankan ibadah puasa ramadahan jauh dari keluarga. Setelah beberapa bulan berlalu saya akhirnya mampu beradaptasi . Menjaga hubungan baik dengan teman dan mencoba mensyukuri apa yang Allah SWT telah berikan padaku. Dengan bersyukur, kita akan lebih fokus dalam melakukan suatu hal. Jika dianalogikan dengan kehidupan, saat saya merasa kuliah di STTN merupakan beban (karena merupakan pilihan akhir saya saat itu), saya mengalami banyak masalah dengan pergaulan, proses belajar maupun hasil ujian saya. Namun, saat saya yakini bahwa memang di STTN inilah jalan yang diberikan oleh Allah padaku, alhamdilillah kegiatan dan hasil perkuliahan maupun interaksi saya semakin membaik.

Kembali ke topik ulasan kita, STTN memang belum memiliki nama “setenar” UGM,ITS,IPB,ITB maupun STAN. Sistem pendidikannya juga, belum bisa dikatakan sempurna. Menurut pendapatku, kurikulumnya masih perlu banyak di revisi. Fasilitas praktikum juga perlu diperbarui. Sistem adminsitrasinya perlu di modernisasikan. Masa, mengisi KRS saja mahasiswa harus menulis pada blangko rangakap 5 ! Ini sudah zaman komputerisasi, semua kegaiatan perkuliahan sudah seharusnya dilakukan dengan bantuan komputer. Student Governmentnya pun masih kacau balau. Anggaran Dasar – Anggaran Rumah Tangga yang merupakan pedoman tertingi organisasi kemahasiswaan pun, masih sering di langgar oleh mahasiswa sendiri. Lalu siapakah yang harus mengatasi hal ini. Apakah kita hanya bisa lari dari semua permasalahan diatas, dengan “angkat kaki” dari STTN ? Saya tidak yakin 100%, jika anda mendaftar dan diterima di perguruan tinggi lain, anda tidak akan menjumpai semua permasalahan di atas!

Nah jika anda adalah siswa SMA yang hendak melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi, Jangan berpikir di tempat mana sebaiknya anda mendaftar untuk kuiah. Tetapi, berpikir ditempat mana saya akan berkarya dan berprestasi, sesuai dengan bakat minat yang saya miliki. Saran saya , pertimbangkan juga masalah tempat, biaya, jarak, potensi lulusan, fasilitas atau sarana maupun pergaulan di kampus yang hendak anda daftar. Karena faktor-faktor itulah yang turut mempengaruhi hasil karya dan prestasi mahasiswanya. Cari nara sumber terpercaya, seperti mahasiswa atau alumnus yang dapat memberi informasi yang bersifat obyektif. Jangan mencari informasi pada pihak kampus. Karena pihak kampus biasanya melebih-lebihkan agar anada tertarik mendaftar di tempat mereka.

Untuk rekan-rekan mahasiswa yang namanya sudah “terlanjur” terdaftar di absensi di ruang akademik STTN , sudah seharusnya kita sadar , semua permasalahan diatas adalah tanggung jawab MAHASISWA STTN itu sendiri. Memang, menjadi seorang mahasiswa bukanlah hal mudah. Jika kita diterima di perguruan tinggi, bukan berarti kita langsung menjadi mahasiswa. Mahasiswa bukan hanya “status “, tetapi merupakan jiwa yang tertanam di hati seseorang. Mahasiswa bukanlah siswa SD, SMP, maupun SMA yang hanya bisa tunduk dan patuh terhadap semua aturan yang ada. Tetapi, mahasiswa mampu merubah aturan dengan ke-aktif dan kekritisannya, jika memang aturan itu tidak sesuai dengan yang seharusnya. Mahasiswa bukanlah preman jalanan yang hanya berani berkelompok dan melakukan tindakan-tindakan anarkis di depan umum. Lalu pergi begitu saja, tanpa merasa bersalah. Namun, mahasiswa berani dan mampu berdiri sendiri menyampaikan aspirasinya dengan penuh tanggung jawab. Mahasiswa bukanlah siswa SD yang sehari-hari hanya bisa mengerjakan tugas yang diberikan gurunya. Mahasiswa adalah orang yang mampu mengembangkan tugasnya, menjadi karya nyata yang bisa di banggakan. Ingat, yang menjadikan nama sebuah kampus terkenal bukanlah pihak kampus, tetapi prestasi-prestasi dari mahasiswanya !
Saya tekankan sekali lagi, jangan asal pilih, masa depan ada pada pilihanmu ! Maksud pilihan disini, bukan berarti saya menyuruh anda memilah kampus-kampus ideal yang sudah memiliki nama dan yang belum memiliki nama. Bagi seorang mahasiswa kuliah di kampus mana saja adalah sama. Yang membedakannya adalah tingkat keatifan dan kekritisan mahasiswa itu sendiri. Jadi, pilihan anda adalah ingin menjadi seorang mahasiswa atau seseorang yang hanya memilki status sebagai mahasiswa.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

13 Februari 2011

Kompetisi WEB Kompas MuDa & AQUA : "Menjaga Siklus Air untuk Masa Depan"

12 komentar
Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Kompetisi WEB KOMPAS MuDa & AQUA dalam rangka “MuDa Creatifity 4 th anniversary” yang diselenggarakn oleh KOMPAS MuDa, dan AQUA. Dengan tema “IT’s about us : AIR UNTUK MASA DEPAN. Comments and critics are welcomed..

Terdapat persepsi keliru yang berkembang di masyarakat khususnya tentang air saat ini. Mereka berpikir, jika air digunakan secara terus menerus, maka jumlah air di bumi ini akan terkuras habis. Bahkan, bukan hal yang mustahil ribuan atau jutaan tahun lagi seluruh penjuru negeri akan mengalami krisis air. Kekeringan tejadi dimana-mana, hal ini akan berimbas pada produksi hasil pertanian. Akibatnya, manusia akan krisis pangan (mengerikan !) . Jika anda berpikir yang sama seperti itu, maka dengan tegas saya katakan : Anda memiliki pola pikir yang SALAH ! Mengapa? Untuk mengetahuinya, maka jangan ragu untuk simak ulasan berikut ini.

Berkenalan dengan air Yuk !

1. Air Komponen Penyusun Utama Bumi
Tiga per empat permukaan bumi merupakan air. Tidak heran, saat anda berada di bulan, maka anda dapat melihat bumi berwarna biru, yang tidak lain adalah warna air dalam lautan. Indonesia juga merupakan Negara kepulauan yang dua per tiga wilayahnya merupakan lautan.


bumi yang terlihat bewarna biru (japantrends.com)

Akan tetapi, air yang berada di laut itu tidak dapat langsung dikonsumsi manusia, karena terdiri dari garam dan kandungan mineral lainnya. Saat dahaga, air yang terasa asin itu bukanlah solusi tepat untuk mengatasi masalah. Semakin banyak meminumnya, maka semakin terasa haus yang anda rasakan. Sayangnya, air laut tersebut menempati urutan teratas dalam jumlah air yang ada di permukaan bumi, yaitu sekitar 97 %. Kemudian, hanya sekitar 2 % anda dapat menemukan air dalam bentuk es padatan dan gletser di kutub utara dan selatan, yang jumlahnya semakin menipis akibat pemanasan global. Lalu, berapakah jumlah air yang selama ini digunakan manusia dalam kehidupan sehari-hari ? Saya pikir anda dapat menghitungnya sendiri ! .


2. Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup
Jika hari ini saya mengadakan survey, “ Apakah yang sangat anda perlukan saat ini? ”. Mungkin sebagian dari anda akan menjawab, uang, mobil, motor, rumah dan lain sebagainya. Tetapi tahukah anda sebagai makhluk hidup, kebutuhan vital yang sangat kita perlukan adalah udara dan air. Secara keseluruhan, bagian terbesar dari tubuh manusia adalah air. Jantung sebagai organ yang bekerja memompa darah keseluruh tubuh kita, 79 % nya merupakan air. Sedangkan organ penting lainnya yang digunakan untuk berpikir, yaitu otak anda 75 % nya tersusun dari air. Begitulah kira-kira yang saya dengar dari iklan AQUA, sebagai merk air minum dalam kemasan terbaik dan terbesar di Indoesia. Tidak hanya itu, hampir di setiap sistem dalam tubuh kita menggunakan air. Air jugalah yang menjaga temperatur tubuh tetap dalam keadaan stabil, melancarkan sistem metabolisme serta yang menyebabkan sel dalam tubuh kita tetap hidup. Hal ini sejalan dengan kebutuhan makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan yang juga sangat membutuhkan air. Bisa anda bayangkan betapa pentingnya air dalam kehidupan kita!.


Air sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan (aqua.com)

3. Siklus Air : Proses Alam yang Terjadi Terus Menerus
Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkukasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui kondensasi presipitasi, evaporasi dan transpirasi (Wikipedia.org) . Matahari sebagai sumber energi bumi, akan memanaskan air laut sehingga akan terjadi proses evaporasi atau penguapan. Saat terjadi penjenuhan, maka uap air tesebut akan jatuh dalam bentuk hujan, salju, gerimis ataupun kabut. Proses inilah yang terjadi secara terus-menerus dan dikenal sebagai siklus air.


Skema siklus air yang terjadi terus-menerus (ga.water.usgs.gov)

Susah membayangkannya? Mungkin anda dapat bereksperimen dengan mendidihkan air pada sebuah panci yang tertutup rapat. Kemudian setelah dibuka penutupnya, anda akan menemukan tetesan air yang jatuh dari penutup tersebut. Mudah bukan?

Untuk mempermudah anda memahaminya, coba simak urutan-urutan kejadian yang terjadi pada siklus air berikut :
a) Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
b) Terjadi kondensasi
c) Uap bergerak oleh tiupan angin ke darat
d) Pembentukan awan
e) Turun hujan di permukaan daratan
f) Air mengalir di sungai menuju laut kembali

Saat anda teliti, mungkin akan terbayang pertanyaan dibenak anda seperti ini : Jika air hujan kebanyakan berasal dari hasil penguapan air laut, mengapa rasanya tawar ? Tidak seperti rasa air laut yang begitu asin ! Begini jawabannya, air laut terdiri atas berbagai mineral, garam dan air. Nah, masing-masing komponen penyusunnya itu memiliki sifat kimia yang berbeda antara satu dan lainnya. Salah satunya titik didih, yaitu temperatur atau suhu dimana suatu zat akan medidih dan selanjutnya menguap. Air memiliki titik didih yang relatif rendah dibanding garam. Saat peristiwa evaporasi terjadi pada air laut, hanya molekul airlah yang naik ke atmosfer.

Kembali ke siklus air, proses yang terjadi secara terus menerus tersebut membuat air menjadi sumber daya alam yang terbaharui. Tidak hanya itu, jumlah air di bumi secara keseluruhan akan relatif tetap. Akan tetapi yang berubah hanyalah wujud baik berupa cairan, gas maupun padat, dan tempat atau lokasinya. Air tersebut sebagian besar akan turun ke permukaan bumi dalam bentuk hujan. Kemudian akan merembes masuk ke dalam tanah menjadi air tanah. Air inilah yang kemudian diambil dari sumber air (biasanya terletak di pegunungan) dan diolah sedemikian rupa menjadi AQUA , yaitu air mineral yang berkualitas untuk dikonsumsi anda sekeluarga setiap hari.


4. Gangguan pada Siklus Air
Dari beberapa penjelasan saya sebelumnya, dapat dianalisis bahwa tanpa adanya siklus air, semua kehidupan di bumi ini akan punah. Tidak terkecuali manusia, hewan maupun tumbuhan. Gangguan siklus air dapat mengakibatkan banjir dan kekeringan khususnya bagi bangsa Indonesia yang mengenal 2 musim. Lho kok bisa? Ya bisa donk ! karena air hujan yang seharusnya meresap ke dalam tanah, malah menjadi “air larian” seperti di sungai dan pada akhirnya terbuang langsung ke laut. Akibatnya air yang meresap ke dalam tanah berkurang dan cadangan air tanah juga akan menipis. Saat musim hujan tiba kecepatan aliran air sungai sangat besar. Hal ini berbanding terbalik saat musim kemarau, dimana kecepatan aliran air sangat kecil bahkan kering sama sekali. Bagaimana tidak, aliran air sungai pada musim kemarau berasal dari air tanah yang keluar dari mata air.


5. Save water, Save Our Earth !
Banjir dan kekeringan seperti yang telah saya ulas tadi, adalah gambaran mengenai krisis air yang sedang terjadi saat ini dan mungkin saja akan dirasakan oleh anak cucu anda di masa depan. Sebagai generasi muda , sudah seharusnya kita tersadar dan berupaya untuk bangkit mengatasi hal ini. Kebijaksanaan anda dalam menggunakan air tanah sangat diperlukan. Salah satunya dengan tidak boros dalam pemanfaatam air tanah. Upaya tersebut juga dapat ditambah dengan meningkatkan daerah resapan air ke dalam tanah. Antara lain dengan menjaga kelestarian hutan atau pembuatan sumur resapan.


Akhir kata, saya hanya berpesan “ Selamatkanlah air saat ini, maka air akan menyelamatkanmu di masa depan! ” .

Semoga bermanfaat !

Special Thanks for :
a) Allah SWT
b) KOMPAS MuDa
c) AQUA




Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....