19 November 2011

AWAS : Bisnis MLM, Mengincar Mahasiswa Galau !

13 komentar


ilustrasi gambar oleh : http://faridauliatanjung.wordpress.com



Itulah bisnis yang lagi booming saat ini. Bisnis yang banyak menimbulkan pro dan kontra ini memang cukup disukai oleh banyak orang termasuk masyarakat Indonesia. Mungkin karena dengan mengedepankan isu ‘emansispasi’, baik pria maupun wanita tidak ragu-ragu untuk terjun dalam bisnis masal ini. Seperti magnit kutub utara dan selatan, pelaku bisnis ini juga seakan saling terikat kuat dengan calon mangsanya. Jika dia sudah mengincarmu, jangan harap dia mau melepasmu begitu saja.

Tenang, bukan bisnis malam (kalo disingkat bisa juga jadi MLM juga kan?, hehehe peace !) yang aku maksud kali ini. Tapi bisnis Multi Level Marketing. Perlu anda catat (atau garis bawah juga boleh), aku gak bilang semua bisnis MLM cenderung negatif. Tapi kali ini aku coba bahas efek samping dari beberapa bisnis MLM yang aku ketahui selama ini. Dan saya harap anda bisa lebih bijak dalam memahaminya. Soal kelanjutan sikap, semua terserah pada anda. Ini hanya sebuah opini seorang mahasiswa teknofisika nuklir yang mencoba untuk mengkaji salah satu kegiatan bisnis-ekonomi yang berkembang pesat di Indonesia akhir-akhir ini.



Berkenalan dengan MLM yuk…


MLM adalah sistem penjualan yang memanfaatkan konsumen sebagai tenaga penyalur secara langsung. Sistem penjualan ini menggunakan beberapa level (tingkatan) di dalam pemasaran barang dagangannya. Pertanyaan pertamaku pun langsung muncul, konsumen kok juga dijadikan distributor ya ? Apakah gak sebaiknya, Produsen – Distributor – Konsumen memainkan perannya masing-masing ?

Oke, bisa di lanjut ya? Dalam bisnis MLM dikenal ada 2 jenis keanggotaan, yaitu promotor dan asistennya (istilah kasarnya bawahannya). Promotor sendiri adalah anggota yang sudah mendapatkan hak keanggotaan terlebih dahulu. Nah otomatis, kalo bawahannya adalah anggota baru yang mendaftar atau direkrut oleh promotor.

Sistem yang idealnya sih (menurutku), promotor disini bertindak sebagai koordinator penjualan. Istilahnya sebagai kaki-tangan produsen. Sedangkan asisten atau bawahannya bertindak sebagai agen distributor yang terjun langsung ke lapangan menawarkan suatu produk ke konsumen.



ilustrasi gambar oleh : http://caracepatefektif.blogspot.com

Selama ini yang aku tahu, untuk bisa masuk dalam keanggotaan MLM, seseorang biasanya diharuskan mengisi formulir dan membayar sejumlah uang (mungkin saja untuk biaya registrasi atau apalah… !). Kemudian, dalam sistem kerjanya digunakan sistem point. Untuk mendapatkan point itu, anggota harus dapat menjual produk baik secara pembelian langsung maupun tidak langsung (via jaringan keanggotaan). Seorang anggota juga dapat memperoleh point jika mampu merekrut orang untuk menjadi bawahannya. Nah, inilah yang disebut (maaf banget sedikit kasar) makelar. Semakin banyak anggota baru yang dapat di rekrut, otomatis pendapatan perusahaan dari biaya registrasi atau apalah (yang aku sebutkan sebelumnya) akan semakin besar.

Bergesernya tujuan MLM

MLM sebenarnya diciptakan dan digunakan untuk memudahkan dalam pendistribusian produk. Dimana produsen menggunakan jasa sales (anggota promotor atau bawahannya) untuk mengenalkan sekaligus menjual produk-produknya. Namun dalam kenyataanya, sebagian besar MLM bukan lagi hendak menjual produk, tetapi malah bisnis untuk menjerat orang masuk dalam jaringannnya. Semakin banyak anggota baru yang mendaftar, semakin banyak pula income perusahaan. Setiap anggota pun akan diberi reward jika mampu mengajak banyak orang untuk bergabung. Hal inilah yang memacu anggota (yang terlanjur terjerat) untuk mengajak kerabat, teman, bahkan orang yang sebelumnya tidak dikenal sama sekali untuk bergabung. Poses perekrutannya pun di buat semenarik dan sekreatif mungkin. Misalnya saja diadakan seminar atau workshop di hotel atau mereka langsung menjemput bola dengan terjun langsung door to door. Ada juga cara yang unik, seperti mengajak via sms atau telepon untuk ketemuan dan saling berbisnis. Jika anda sudah terlihat tertarik menurut kacamatanya, maka dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat merekrut anda. So, hati-hati dan lebih bijaklah!


Mahasiswa, sasaran empuk MLM !


Sebagai kaum muda yang masih labil, biasanya mahasiswa menjadi sasaran utama MLM yang melenceng ini. Saya pun menyadari rekan-rekan mahasiswa masih memiliki semangat dan rasa keingin tahuan yang besar untuk bereksperimen mencari penghasilan sendiri dengan cara yang mudah, instant dan hasilnya cukup besar. Apalagi kalau mahasiswa itu sedang galau untuk mendapatakan penghasilan di luar kiriman bulanannya. Mahasiswa juga dalam kesehariannya selalu bergaul dan bersosialisasi dengan banyak orang selama proses belajar-mengajar di kampus. Dengan begitu, peluang untuk mendapatkan anggota baru akan semakin besar.


Berbisnislah dengan cara yang rasional dan halal




ilustrasi gambar oleh : http://hidupberkah.com

Buat kalian mahasiswa, sebenarnya masih banyak bisnis-bisnis yang real untuk dapat menghasilkan uang yang halal. Walaupun hasilnya mungkin gak sebanding dengan kerja keras kalian. Tetapi selalu ingat, semuanya butuh proses. Sesuatu yang instant biasanya akan berujung buruk. Gak percaya? Coba aja lihat mie instant ! Walau terlihat menggoda untuk disantap, tapi sebenarnya terkandung berbagai zat kimia berbahaya untuk tubuh (hihihi, analogi yang salah ya?).

Sedikit cerita, beberapa teman saya sesama mahasiswa sudah ada juga yang berbisnis menjual pulsa. Saya sendiri saluut sama mereka. Ada juga yang bekerja part time sebagai penjaga warnet atau kafe. Walaupun penghasilan mereka tidak sebesar daribisnis MLM,tapi penghasilannya lebih baik aja menurutku.Terang saja, antara mereka dan konsumen saling menguntungkan (gak ada paksaan).

Akhir kata, bijak-bijakah dalam memilih bisnis yang akan anda jalani ! :) :) :)


Note :Sekali lagi, ini hanyalah analisa subyektif dari sudut pandang penulis. Saya harap anda bisa lebih bijak dalam memahaminya. Soal kelanjutan sikap, semua terserah pada anda.Apakah tetap ingin melanjutkan bisnis seperti ini, memilih bisnis lain atau bahkan merubah MLM kembali ketujuan awalnya.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

11 November 2011

Beli Buku Karena Label ‘Best Seller’ ?

7 komentar


Anda suka membaca? Atau gemar mengoleksi buku ? Jika memang ‘ya’, saya bisa pastikan telinga anda sudah tidak asing lagi dengan istilah ‘Best Seller’ . Label itu biasanya tertera di cover atau sampul beberapa buku terkenal. Walaupun hanya sebuah label, terkadang bisa saja mensugestikan anda untuk membelinya. Kalo sudah begitu, buku tersebut akan semakin laris manis terjual dan langsung menjadi bahan pembicaraan khalayak umum khususnya bagi para penggila buku. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, bagaimana sih sebenarnya kriteria sebuah buku, agar dapat diberi label ‘Best Seller’ oleh penerbitnya ?


Sedikit cerita,

Minggu lalu saya beserta adik tingkat sekampus pergi ke sebuah toko buku. Walaupun cuacanya gak mendukung, kami nekat aja ke toko buku yang terletak di jalan gejayan sleman-yogyakarata. Namanya juga sudah niat, susah kalo gak dikerjakan ! (hihihi). Nah, setelah melihat-lihat beberapa buku keliatanya gak ada yang sreeg di hati (lebay kata-katanya). Langsung aja aku ke index book centernya (gaya omongannya, padahal cuma sebuah komputer jadul yang berisi list judul buku ) dan mengetikkan judul buku yang hendak kami beli. Setelah menemukan dan membayarnya di kasir, kami juga masih harus antri untuk menyampulkan buku tersebut. Walapun cukup lama, ditambah lagi hujan di luar lagi deras-derasnya, kami harus menunggu cukup lama. Kalo aku sih tetap enjoy aja, soalnya ada teman ngobrolnya sih. Gak kebayang deh kalo malam itu aku pergi sendiri (pasti BeTe banget !).

Kembali ke topik, ada yang unik dari buku yang aku pilih. Tepat di pojok kiri cover yang dominan bewarna hijau-putih itu, ada sebuah label berbentuk lingkaran kuning dilapisi tulisan ‘best seller’ bewarna hitam. Semua pengarang atau penulis buku tentunya mendambakan bukunya di beri julukan seperti itu oleh penerbitnya. Tetapi apakah semudah itu, sebuah buku dapat dikategorikan sebagai buku best seller ? Lalu apa saja kategorinya ?

Aturan yang belum jelas

Setelah bertanya pada mbah google, akhirnya saya tahu:
Di Negara Indonesia yang kita cintai ini, ternyata belum mempunyai aturan resmi untuk mengkategorikan sebuah buku dapat di cap sebagai buku best seller. Yang selama ini terjadi, kategori tersebut diberikan oleh penerbit sesuai dengan standar masing-masing penerbit. Sebagai contoh, denger-denger sih, Gramedia Pustaka Utama hanya akan memberikan label ‘best seller’ pada buku terbitannya, jika berhasil cetak ulang dalam waktu tiga bulan sejak terbit pertama kali. Untuk penerbit lain tentunya punya aturan tersendiri.

Gak heran kalo buku yang aku beli itu dikategorikan ‘best seller’ oleh penerbit elex media komputindo sebagai kelompok gramedia Jakarta. Pada januari lalu, sudah mencapai cetakan yang ke-27. Di dalam bukunya juga ada 26 komentar dari tokoh masyarakat, cendekiawan, wartawan, artist, dan penulis buku best seller lainnya. Belum lagi penghargaan dari berbagai media.


BEST SELLER vs BEST BUY ?


Nah karena pemberian label masih terkesan ‘sesuka penerbit’ maka belum dapat dipastikan buku ‘best seller’ terbitan A sama kualitasnya dengan buku ‘best seller’ terbitan B. Untuk meyakinkan anda, sebelumnya saya juga sudah mempunyai buku yang bertemakan motivasi dalam menulis. Warna covernya sih gak berbeda jauh dengan buku yang minggu lalu saya beli. Sama-sama dominan hijau ! Tapi untuk labelnya berbeda jauh. Lingkaran kuning yang selama ini digunakan dirubah menjadi bentuk elips merah dengan tuliasan ‘best buy’ bewarna putih ! (hihihi lucu kan? ).

Nih penampakannya :




Sebenarnya, menurut F Fitri SH, penulis buku “Sarjana Kok Nganggur” kriteria buku-buku best seller antara lain :
1. Isi buku memenuhi kebutuhan prioritas dari para calon pembaca.
2. Buku terbit berdekatan dengan momentum tertentu, seperti Ramadhan atau musim haji.
3. Buku terbit sesuai dengan tren yang sedang hangat.
4. Isi buku menampilkan sesuatu yang baru, revolusioner, atau spektakuler.
5. Isi buku menampilkan sesuatu yang kontroversial.
6. Penulis buku adalah tokoh terkenal.


Jangan Menilai Buku dari Sampulnya !


Namun seperti yang saya sampaikan diatas, ke enam kriteria itu belum menjadi patokan resmi penerbit dalam penganugerahan label ‘best seller’ pada sebuah buku. Bisa saja terjadi, standar label penerbit A yang sudah terkenal jauh lebih tinggi dari standar label penerbit kecil B. So, mulai dari sekarang jangan membeli buku hanya karena label ‘best seller’nya. Karena label itu tidak menjamin kepuasan batin anda dalam membaca sebuah buku. Kategori ‘best seller’ juga umumnya mudah diberikan pada buku-buku karangan penulis terkenal. Namun sangat susah diberikan pada buku-buku karangan penulis kelas ‘beginner’. Secara tidak langsung, hal ini tentu akan mematikan semangat penulis-penulis pemula untuk berkarya. Saran saya sebelum membeli sebuah buku ikuti langkah-langkah berikut :

TIPS & TRIK !

1. Searching buku-buku menarik yang hendak anda beli via internet atau ngobrol-ngobrol dengen teman. Jika anda sering nonton acara ‘K*ck And*’, Anda juga bisa mendapatkan referensi buku bagus dari situ, karena seriap akhir acara audience selalu dibagikan 1 -2 buku oleh bang And*.

2. Baca resensi buku yang hendak anda beli. Biasanya penerbit (dalam situs online-nya), juga mencantumkan resensi agar dapat memberiakan gambaran pada calon pembeli. Biasanya resensi juga banyak ditemui di majalah, Koran ataupun tabloid.

3. Cari tahu, apakah stock buku masih tersedia di toko buku atau tidak.

4. Baca iktisar atau ringkasan yang tertera di belakang sampul buku. Hal ini sering aku lakukan. Jangan heran kalo sering melihatku segera membalik buku setelah menemukannya. Bukan label harganya tujuan utama yang aku lihat, tapi ringkasan bukunya yang aku baca.

5. Sesuaikan dengan budget yang anda miliki..! Tapi jika anda termasuk penggila buku hal ini bukanlah hal yang penting. Aku pernah dengar kisah orang yang berburu buku sampai ke luar negeri. Kalo aku sih boro-boro, masa ongkos transport lebih mahal dari harga bukunya. (Maklum masih bersatus mahasiswa yang mengandalkan bulanan dari ortu, hihihhi)

Akhir kata, semua kembali pada anda. Apakah membeli buku hanya karena predikat ‘best seller’ atau memang isi dari buku tersebut yang jadi incaran anda. Semoga Bermanfaat !

Note : Pagi-pagi buta udah nulis artikel ini, tapi gak papalah mudah-mudahan bisa jadi penebus kesalahanku pada seseorang (hihihi, map ya, benar-benar gak di sengaja !!!) :) :) :)


Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

19 Oktober 2011

Over Expose, Batu Sandungan buat Artist Instant?

4 komentar
Sebenarnya sih aku bukan orang yang suka nonton infotaiment. Tapi apa mau di kata, akhir-akhir ini beberapa warta berita di sejumlah televisi swasta juga ikut-ikutan memperbincangkan tentang fenomena artis instant. So, sebagai seorang mahasiswa yang dituntut untuk selalu peka terhadap perkembangan, aku coba buat postingan ini (kayaknya berlebihan deh, hihihi, sekali-kali ngeksis gak papa kan?).

Oke baik kita lanjutkan, anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan lagu-lagu seperti keong racun, udin sedunia, atau chaiya-chaiya. Teman-teman di kampusku juga akhir-akhir ini sering mendendangkan larik lagu “kemana, kemana, kemana ?”. Sudah pada tahu kan siapa penyanyi-penyanyi yang mempopulerkan semua lagu itu. Beberapa lagu tersebut memang dulu sempat “booming” di situs jejaring sosial, forum-forum bahkan lewat youtube. Yang menjadi pertanyaan sekarang, dimana mereka sekarang ?



Sedikit me-review, mungkin saya akan sedikit cerita tentang kisah hidup mereka, berdasarkan referensi yang saya peroleh :

S-J, Kisah 2 Keong Racun




Pada awalnya mereka hanyalah mahasiswa biasa. Namun setelah mereka membuat video lipsing dan mengunggahnya ke youtube, kehidupan mereka berubah drastis. Bak selebriti, di hampir semua stasiun TV , selalu menyajikan berita tentang mereka. Tak terkecuali infotaiment yang suka nge-gosip sampai berita-berita formil. Bahakan kabarnya sih, mereka dapat beasiswa dari perguruan tinggi mereka.
Setiap hari wajah mereka selalu menghiasi layar kaca. Pesona mereka ternyata mampu menarik Charlie (eks-ST12) untuk memproduseri video klip baru mereka. Semenjak saat itu, nama mereka semakin di kenal orang. Tapi, beberapa bulan kemudian, pesona mereka mulai memudar. Bahkan sempat vakum beberapa bulan, kisah mereka seperti hilang di telan bumi.

Beberapa bulan lalu, mereka sempat merilis video lipsing kedua mereka. Aku sendiri juga lupa nama judul lagu itu. Kalo gak salah sih “hamil duluan”. Masyarakat cukup antusias dengan video kedua mereka ini. Tapi kelihatannya jumlahnya gak sebanyak video pertama mereka. Ada juga hal unik yang sempat aku catat. Video lipsing mereka sempat menimbulakan pro dan kontra, menurut beberapa orang sih, lirik pada video lipsing itu dapat meningkatkan kasus (maaf) hamil di luar nikah. Entah benar atau salah, yang pasti sekali lagi sekarang kisah mereka bak hilang di telan bumi.


Ada Udin di Mana-mana



Pemuda ini berasal dari daerah NTB. Sifatnya yang kocak + jenaka sangat mendukungnya dalam menarik perhatian masyarakat. Sedikit berbeda dengan duo keong racun, video karyanya yang beredar di internet, menggunakan suara aslinya. Semenjak booming di internet, pemuda berperawakan tinggi kurus ini kebanjiran job. Bahkan sempat lama menjadi host di acara musik dan menjadi pemain sinetron di stasiun tv yang sama. Namun, sama halnya dengan duo keong racun, saat ini batang hidungnya sudah jarang muncul di tv.


Goyang chaiya-chaiya ala Brimob





Ini dia, pak polisi yang memilki suara merdu dan pandai bergoyang. Sama dengan kisah sebelumnya, dia mulai terkenal semenjak video lipsingnya di unggah di youtube. Sejak saat itu, setiap hari wajahnya selalu muncul di layar kaca. Bahkan KASAT Brimob polda gorontalo yang selama ini menjadi atasannya, selalu mendampinginya saat berada di Jakarta. Namun apa yang terjadi sekarang ? Saat ini wajahnya memang masih sering terlihat di TV. Tetapi bukan lagi karena karya-karyanya. Melainkan karena sikap kontroversinya yang hendak keluar dari kesatuan POLRI. Masyarakat kelihatannya sudah mulai melupakan goyangannya chaiya-chaiyanya.

Dari ketiga kisah di atas, hikmah apa yang anda dapat petik ?
Orang-orang diatas mungkin memiliki perjalanan hidup yang hampir sama. Menjadi terkenal karena videonya yang di unggah di youtube, kebanjiran job + hampir setiap hari tampil di layar kaca, dan akhirnya nulai di lupakan orang.

Konsumen, dalam hal ini masyarakat memang memilki rasa kejenuhan pada tingkat tertentu. Pada awalnya, saat idolanya tampil, rasa senang atau bahagia memang selalu dirasakannya. Tertapi apa jadinya jika setiap hari dia selalu melihat artis idolanya? Rasa bosan tentu akan menghampirinya. Belum lagi dengan persaingan gossip-gosip yang terkesan alay di dunia infotaiment . Entah mengapa bisa menjadi trending topic yang menjadi buah bibir ibu-ibu, mbak-mbak, tante-tante atau bahkan teman-temanku.

Akhir-akhir ini juga fenomena ay* ting-tong sempat berekembang pesat di kalangan masyarakat. Paransnya pun selalu bisa di jumpai di hampir semua stasiun tv swasta. Memang perjalanannya sedikit berbeda dengan 3 kisah di atas yang dikenal banyak orang via youtube. Denger-denger sih, dia sudah merintis karir di dunia music dangdut semsenjak usianya masih belia. Yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah akhir kisahnya akan sama dengan mereka? Kita lihat saja nanti ….

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

16 Oktober 2011

M*RPATI vs P*RTAMINA, siapa yang dirugikan ?

4 komentar
Pagi-pagi tadi aku sudah bangun, setelah menunaikan ibadah shalat shubuh iseng-iseng nonton berita di tv . Itung-itung usir sepi + rasa bosan atau sekedar hunting informasi biar selalu update (hehehe) . Kebetulan siaran berita yang aku tonton adalah seput*r Indonesia yang disiarkan di salah satu TV swasta. Ada hal yang cukup unik yang saya temui, siaran berita itu memfokuskan permasalahan transportasi di Indonesia. Ya, selain berita pengangkatan wakil menteri yang menjadi trending topic, beberapa hari ini memang media lagi gencar-gencarnya menyoroti salah satu BUMN maskapai penerbangan lokal di Indonesia. Anda pasti tahu kan ? Yup, M*RPATI. Kabarnya sih, maskapai tersebut berhutang pada salah satu BUMN yang selama ini bertindak sebagai penyedia bahan bakar avtur yang digunakan oleh pesawat-pesawat mereka.



Menurut sumber yang saya peroleh , jumlah hutang maskapai ini menembus angka 2,7 M. Wow angka yang begitu fantastis bagi mahasiswa semester V seperti saya. Akibat hutang ini, pihak P*rtamina untuk sementara memberhentikan supply bahan bakar avtur di beberapa bandara untuk maskapai penerbangan ini. Dan salah satunya di Bandara Sultan Hasanudin Makasar. Terang saja, hal ini tentunya akan berdampak besar bagi bagi semua pihak. Sebagai mahasiswa teknofisika nuklir, mungkin saya kurang begitu berkompeten menjelaskan tentang dampak atau permaslahan di bidang transportasi yang muncul akibat peristiwa ini. Tetapi bersama anda, akan saya coba menganalisanya. Mari kita telaah satu persatu :

1. Akibat peristiwa ini tentunya akan memberi kesan pada masayarakat, bahwa antar BUMN di Indonesia terkesan saling berkompetisi dalam mengejar laba /keuntungan. Memang sepengatahuanku , masing-masing BUMN memiliki target untuk memperoleh laba/keuntungan setiap tahunnya. Laba inilah yang mungkin digunakan untuk menggaji para karyawan atau pekerja di BUMN tersebut yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan. Tetapi alangkah baiknya jika antar BUMN saling bekerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi semua rakyat (dalam hal ini konsumen) di Negeri ini.

2. Sejumlah penerbangan akan di batalkan khususnya yang masuk maupun keluar dari Bandara Sultan Hasnudin (ujung-pandang). Hal ini tentu saja akan merugikan para calon penumpang dan pihak maskapai penerbangan. Calon penumpang dirugikan dari segi waktu, tenaga, pikiran bahkan materi. Kabarnya sih, para calon penumpang yang mengalami penundaan penerbangan belum jelas nasibnya. Kapan mereka akan diterbangkan atau kejelasan penerimaan kompensasi. Bagi maskapai penerbangan, penundaan ini jelas akan semakin membuat mereka terpuruk. Pendapatan mereka akan berkuarang drastis. Ujung-ujungnya utang belum bisa dibayarkan juga.

3. Bandara Frans Kaisiepo (biak-papua) akan sepi. Mengapa saya bisa bilang begitu ? hehe, kebetualan penulis lahir dan dibesarkan di Biak-Papua. Sehingga tahu betul kondisi di kabupaten ini. Begini, untuk penerbangan domestik dari luar papua, di bandara Frans kaisiepo hanya dilayani oleh 2 maskapai yaitu M*rpati dan G*ruda. Penerbangan dari bandara sultan hasanudin – bandara frans kaisiepo atau sebaliknya merupakan salah satu penerbangan yang banyak diminati baik masyarakat ujung pandang maupun biak. Dengan penundaan penerbangan dari dan ke bandara sultan hasnudin , otomatis kegiatan di bandara frans kaisiepo akan menurun drastis dan hanya satu maskapai saja yang melayani penerbangan dari luar papua khususnya dari dan ke bandara sultan hasanudin (ujung pandang).

Mungkin itu 3 dari beberapa dampak yang terjadi dari peristiwa ini. Kedua belah pihak juga tidak dapat disalahkan sepenuhnya. Selama ini juga mereka sudah bekerja semaksimal mungkin untuk melayani para konsumenny a masing-masing (give applause). Pihak p*rtamina sudah berupaya untuk dapat menyediakan bahan bakar untuk menunjang kehidupan di Negeri ini. Pihak M*rpati juga selama ini sudah berupaya semaksimal mungkin bertindak sebagai jembatan penghubung antar kota dan kabupanten di negeri 1000 pulau ini.
Hanya saja ada beberapa PR yang harus dikerjakan oleh kedua belah pihak. Untuk menajemen M*rpati harus lebih jeli dalam mengatur keuangan, khususnya keseimbangan antara pendapatan dan penegeluaran. Pihak P*rtamina juga harus lebih peka sebelum mengamibil kepeutusan. Jangan sampai kepeutusan yang di ambil merugukan konsumen, dalam hal ini pihak ke tiga yang sebenarnya gak begitu paham atas permasalahan yang terjadi. Kuncinya satu sih K.O.M.U.N.I.K.A.S.I

Dan saya berharap permasalahan seperti ini tidak perlu lagi terjadi. Masyarakat sudah bosan dengan carut marutnya sistem transportasi di Indonesia. Mulai dari serangkaian kecelakaan samapai mogok kerja para karyawan, yang kesemuanya itu akan sangat merugika konsumen dalam hal ini saya, anda dan seluruh masyarakat Indonesia….



Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

10 Oktober 2011

Rangkaian Acara Dies Natalis 4# Einsten.Com

6 komentar

kalo kurang jelas bisa di liat disini
http://www.flickr.com/photos/blackwashere/6216407335/sizes/l/in/photostream/

kalo mau donlod disini
http://www.mediafire.com/?wkeicg1czm0gew5

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

Ikhlas Bagi Anda, Halal Bagi Kami.

6 komentar



"Ikhlas Bagi Anda, Halal Bagi Kami...!" Kalimat itulah yang sering keluar dari bibirku. Wajar saja, kemarin organisasi kemahasiswaan yang aku pimpin mengadakan penggalangan dana untuk acara bakti sosial yang rencananya sih akan di adakan di SLB C Wiyata Dharma Tempel - Sleman. Sekolah Luar Biasa untuk teman-teman yang mengalami keterbelakangan dalam berpikir (memiliki IQ rendah).


Untuk aku, ini memang pengalaman yang pertama. Mengajak bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas dan mbak-mbak yang sedang menikmati hari minggunya untuk ikut serta memberikan sedikit rizkinya pada teman-teman di SLB C Wiyata Dharma. Istilah kasarnya sih kami "Mengamen" (hihihi). Tapi ini 100 % untuk kegiatan sosial loh! Karena tujuan mulia inilah, dengan ikhlas saya bersama teman-teman Himpunan Mahasiswa Elektronika Instrumentasi STTN BATAN, sedikit mengurangi rasa malunya dengan bernyanyi bersama, mengharap rasa iba dari mereka para donatur .

Suasana di pagi itu, cukup ramai. Banyak pedagang-pedagang yang mencoba peruntungannya dengan menjajakan dagangannya. Dari makanan, penak-pernik, sampai promosi seminar pun bisa saya temui. Memang lokasinya cukup strategis, yaitu di Sunday Morning (sunmor)UGM Yogyakarta. Bagi anda mahasiswa atau orang asli jogja, mungkin sudah tidak asing lagi dengan lokasi ini.

Kalo di perhatikan lebih lanjut, selain kelompokku, banyak juga loh para seniman jalanan yang ikut ngamen di tempat ini. Ada yang memakai gitar, saxophone (sejenis terompet) sampai harmonika. Kelompokku sendiri sampai di lokasi sunmor kira-kira pukul 08.00 wib. Awalnya sih kami terbagi menjadi 4 kelompok. Soalnya di r0mbongan kami ada 4 maestro gitar akustik (hihihi). Sisanya menjadi penyanyi. Berhubung aku tidak begitu mahir memetik dawai gitar, aku hanya bisa menjual kata-kata. Jadi kayak pidato gitu. Maklumlah calon orator ? (hahahahaha). Adapun sasaran kelompok kami adalah para pengunjung di warung-warung lesehan. Dari hasil penerimaan, cukup beragam sih. Ada yang memberi Rp. 10.000,- ; Rp. 5.000,- ; Rp. 2000,- ; Rp . 1000,- bahkan Rp. 200,- (Alhamdulillah..........) Jumlah totalnya sih sekitar Rp. 221.700,- (sekali lagi alhamdulillah).

Oh ya ada satu kejadian unik lagi nih! Kemarin kan aku boncengan, dalam perjalanan sunmor kelompok kami motong jalan - lewatin selokan mataram gitu. Nah, di sepanjang selokan mataram itu, jalannya berlubang + banyak polisi tidurnya. Akibat lewatin jalan begituan, helm partner boncenganku sempat terbentur beberapa kali di gitar bawaanya. (Maaap ya, bener2 gak sengaja,hehehehe).

Akhir kata, saya mengucapakan banyak terimaksih kepada teman-teman yang ikut serta dalam penggalanngan dana. Saya juga mengucapakan banyak terimakasih kepada para pengunjung sunmor yang telah mau membagi sedikit rizkinya buat teman-teman di SLB C Wiyata Darma Tempel-Sleman. Semoga saja amal / sodakaoh anda dibalas lebih baik oleh Allah SWT. (amin).

Ikhlas Bagi Anda, Halal Bagi Kami.... V(^o^)b

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

01 Oktober 2011

Tips & Trik : Buat Battery Netbook / Notebookmu Bekerja 2 jam atau Lebih

9 komentar


Wah udah lama nggak isi blog, serasa bersalah punya blog tapi gak penah di update (hihihi). Nah untuk menebus kesalan itu, aku mau bagi-bagi tips dan trik nih, tentang merawat salah satu komponen vital dari laptop, yaitu battery. Untuk kamu yang baru beli laptop ataupun beli battery laptop info ini sangat berguna loh, untuk menjaga peforma dari battery laptop anda. Karena penggunaan yang salah, bisa mengakibatkan battery laptop anda hanya bisa bertahan kurang dari 60, 30, 15 atau bahkan 5 menit. Yang ekstrim lagi nih, battery anda bisa konslet dan tidak dapat digunakan (kasus yang terjadi pada saya sendiri hihihihihi). Sebaliknya, jika anda dapat merawat dan menggunakannya dengan baik dan benar, insya Allah Laptopmu bisa bekerja 2 jam atau lebih. Langsung aja nih tips dan triknya:

1. JIka anda baru membeli laptop atau battery laptop, Pasang battery ke laptop anda (dalam kondisi mati), Lalu hidupkan laptop seperti biasa dan lihat indicator battery (biasanya terletak di pojok kanan bawah laptop anda), kemudian amati :


a. Jika indikator menunjukan battery anda masih bermuatan 30 % atau lebih, maka gunakan laptop anda sampai indikator menunjukkan battery tersisa sekitar 10-15 %. Setelah itu matikan laptop dan lakukan pen-chargeran selama 4-8 jam dalam kondisi laptop mati.


b. Jika indikator menunjukan battery anda masih bermuatan lebih rendah dari 30 %, maka anda harus matikan laptop dan lakukan pen-chargeran selama 4-8 jam dalam kondisi laptop mati.

Setelah battery terisi penuh maka anda dapat mengoperasikan laptop dan mengulangi langkah 1 diatas sebanyak 4 sampai 5 kali. Jika langkah-langkah ini anda lakukan dengan baik dan benar Insya Allah di pemakaian selanjutnya battery anda akan bekerja optimal !

2. Untuk penggunaan-penggunaan selanjutnya, segera lakukan penchargeran battery jika indikator telah menunjukkan angka 10 % (dalam kondisi low bat). Proses penchageran dilakukan sampai battery benar-benar penuh. Biasanya ditandai dengan lampu indikator battery laptop yang berubah dari warna kuning menjadi warna hijau. Setelah battery terisi penuh segera lepas charger dari arus listrik PLN.

3. Ada orang yang beranggapan bahwa, selama penggunaan di rumah, battery laptop sebaiknya di lepas dan biarkan laptop mendapat supply langsung dari arus listrik PLN. Ini adalah pemahaman yang salah dan dapat merusak komponen di dalam laptop itu sendir! why ? Jenis arus listik PLN adalah arus bolak-balik (AC) dan beda potesialnya adalah 220 V. Sedangkan mesin dalam laptop (motherboard, fan, dsb) memerlukan arus searah (DC) yang beda potensialnya sekitar 14,7 volt (bisa kurang atau lebih tergantung jenis dan tipe laptop). Tegangan PLN juga dinamis (tidak stabil ) bisa lebih atau kuang dari 220 V. Belum lagi ancaman listrik mati yang dapat membuat laptop anda mati tiba-tiba. Jika hal ini terjadi, bukan hanya mesin laptop yang dapat rusak, data yang tersimpan di harddisk pun bisa hilang.

4. Untuk pengopeasian laptop dalam kondisi charging, usahakan battery tetap terpasang pada laptop. Jika terpaksa harus dilepas, pastikan battery anda telah terisi penuh 100% sebelum dilepas. Batas maksimal pelepasan adalah 1 hari dan harus segera di masukkan ke laptop lagi.

5. Jangan meninggalkan laptop terhubung ke listrik PLN dan tidak terpakai selama lebih dari beberapa jam.


6. Jika anda ingin berpergian dan tidak menggunakan laptop dalam jangka waktu yang lama, maka lepaskan battery anda dari laptop.

7. Jika anda memiliki battery cadangan, maka gunakanlah secara bergantian.


8. Pastikan laptop dalam keadaan mati saat anda hendak melepaskan atau mengganti battery.


9. Simpan battery di tempat yang kering dan jauhkan dari sinar matahari secara langsung.

10. Tampilam LCD memakan banyak daya, anda dapat menghemat daya dengan merendahkan level pencahayaan.


Nah buat anda yang ingin beli battery laptop saya sarankan datang aja ke Pusat Battery Laptop yang beralamatkan di Jl. Dr. Sardjito No. 20 (Barat Jembatan Sardjito ) Yogyakarta. Aku juga sempat catat no telp kok (0274) 6688300. Di situ tersedia beraneka macam battery dari yang original sampai yang compatible (alias KW-1, KW-2, de el el dah). Sekedar curhat, kemarin aku beli battery laptop ntuh, emang sih di situ sistemnya indent (kita pesan terus besoknya baru datang barangnya), tapi servicenya mantap benar. Battery ori yang aku beli digaransi selama 10 bulan. Saat pertama aku beli, terus di coba di counternya gak ada masalah. Nah saat aku bawa ke kost, laptopnya gak bisa nyala. Besokya aku kembali ke counter , dan mereka menukarnya dengan yang baru (walaupun prosesnya 2 hari). Sekarang laptopku joss kembali dan masih bergaransi 10 bulan ke depan ! Kalo mau lihat batterynya, nih penampakannya :



Semoga bermanfaat

Sumber : Pengalaman pribadi + diskusi sama mbak penjaga counter battery laptop (Thanks ya mbak udah menjawab seabrek pertanyaanku hihihihihihi)






Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

06 Juni 2011

Mahasiwa Nuklir bicara POLITIK!!!! (part 1)

5 komentar
Postingan ini kayaknya opini pertamaku tentang politik yang aku muat di blog ini. Mungkin sebelumnya, anda belum pernah melihat saya bicara politik. Entah, tiba-tiba ada mood aja untuk menulis opini tentang politik. Aku sendiri gak tahu dari mana mood itu dating. Moga-moga aja bisa mengusir rasa penat di kepalaku, yang akhir-akhir ini sering disibukkan dengan setumpuk tugas sebagai mahasiswa teknofisika nuklir. Ditambah lagi perasaan bersalah, karena selalu menunda rapat evaluasi yang sudah harus dilaksanakan di organisasi internal kampus yang saya ikuti. Sudahlah, satu jam ke depan aku gak mau bicarain itu sema. Lebih baik fokus membuat opini yang akan aku posting di blog aku. Lagi pula, kayaknya sudah lama banget aku gak update blog aku.


ilustrasi gambar : http://snipnsnap.co.cc


Berekenalan dengan Presidensiel dan Parlementer


Tadi sebelum aku balik ke kost, aku mampir ke lantai 1 sayap timur untuk mampir ke kording (koran dinding). Biasanya sih aku ngincer berita olahraga khususnya sepak bola. Tapi untuk edisi hari ini, kayaknya porsi berita sepakbola di Koran Repu***** gak terlalu banyak. Yang paling menarik, cuma ada berita inggris yang di tahan imbang swiss 2-2. Selebihnya kelihatannya cuma berita seputar politik. Aku cukup tertarik membaca sebuah kolom yang intinya membahas tentang “koalisi partai di parlemen”. Akhir-akhir ini media-media memang lebih fokus membicarakan fenomena politik. Sebut saja kasus sms gelap yang dikirim kepada Pak SBY, sampai isu hangat tentang korupsi yang mengahantam seorang hakim, istri mantan Kapol** dan kader demok***. Adalagi kasus PAk Nazarudin yang katanya sih lagi di singapura, terus beliau sempat mencurahkan isi hati lewat blog. Nah, yang aku mau angkat disini adalah tentang fenomena penanda-tanganan kontrak ulang koalisi partai di parlemen tanggal 23 mei lalu. Dimana partai-partai yang mau bergabung dengan koalisi, di imingi-imingi akan mendapat kursi di kabinet. Dari artikel yang tadi aku baca sih, kalo gak salah ada 6 partai yang menandatangani kontrak itu. Otomatis, kabinet Indonesia bersatu jilid 2 pimpinan pak SBY kemungkinan besara hanya akan diisi dari orang-orang ke enam partai tadi.



ilustrasi gambar : http://beritasatu.com

Kalo menurut aku sih Pak SBY seharusnya gak perlu membuat koalisi-koalisi begituan. Why? Menurut guru kewarganegaraan ku dulu, Indonesia adalah salah satu Negara yang menganut sistem pemerintahan presidensial. Presidensial adalah sistem pemerintahan yang membuat seorang presiden mempunyai tanggung jawab sebagai kepala Negara sekaligus kepala pemerintahan. Denger-denger sih, sistem ini diadopsi dari dari sistem pemerintahan di Amerika Serikat yang telah menggunakannya sejak ratusan tahun lalu. Selain presidensial, adalagi tuh yang namanya sistem pemerintahan parlementer. Dimana akan ditemui 2 pemimpin di suatu Negara, biasanya sih ada raja sebagai kepala Negara dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Sistem ini di adopsi dari sistem pemerintahan di Inggris. Adapun Negara-negara yang menganutnya sampai saat ini, diantaranya adalah inggris sendiri, Malaysia, Thailand, Timor Leste dan lain sebagainya.


Indonesia penganut sistem presidensial yang parlementer



Djuanda Kartawidjaja
ilustrasi gambar : wikipedia.org


Sebenarnya sih , Indonesia pada tahun 1960-an gitu sempat menganut sistem parlementer. Dimana Presiden Soekarno bertindak sebagai kepala Negara. Sedangkan Pak Djuanda Kartawidjaja bertindak sebagai sebagai perdana menterinya. Masuk zaman orde baru, sistem ini mulai ditinggalkan dan akhirnya membuat Indonesia sebagai salah satu penganut sistem Presidensial. Sejak saat itu, Presiden Soeharto menjabat sebagai kepala pemerintahan + kepala Negara selama bertahun-tahun. Sampai saat ini pun sebenarnya Indonesia masih menganut sistem pemerintahan presidensiel. Tapi kalo menurutku sih malah lebih mirip sistem presidensial yang parlementer. Bagaimana tidak, urusan parlemen bisa sampai dicampur dengan urusan kabinet. Padahal sebenarnya, lembaga legislatif dalam hal ini parlemen (para anggota dewan perwakialan rakyat yang terhomat) mempunyai tugas penting untuk mengawasi jalannya pemerintahan yang di pegang lembaga eksekutif, dalam hal ini presiden+wakil+para menteri (anggota Kabinet). Tetapi dalam kenyataannya, pemilihan para menteri kabinet saat ini lebih condong dipilih dari anggota partai yang ikut dalam koalisi. Seakan-akan pemerintah saat ini memegang prinsip “Jika anda ikut berkoalisi dengan kami, maka kader anda bisa menjadi Menteri”. Partai-partai yang ikut berkoalisi juga bukan partai sembarangan. Namun di pilih dari partai-partai yang memiliki kursi di senayan (gedung DPR.red). Atau dengan kata lain partai-partai anggota parlemen. Hal ini sudah jelas, bahwa terjadi penacampuraduakan antara perekrutan anggota eksekutif dengan kepentingan di parlemen.

Menurut hemat saya, janganlah memilih orang untuk dijadikan menteri hanya berdasarkan dari status keanggotaan partai yang berkoalisi. Tetapi pilihlah seseorang yang di pandang mampu dan memilki kompetensi di bidangnya. Yang saya lihat, perekrutan anggota menteri saat ini terkesan ‘asal comot’. Bukannya saya meragukan kemampuan dan keahlian para menteri saat ini. Saya pikir mereka juga sudah bekerja keras dan berupaya semaksimal mungkin dengan melakukan beberapa kemajuan di departemen masing-masing. Tetapi alangkah baiknya, jika seorang menteri benar-benar memiliki kompetensi di departemen yang ia pimpin.



KOALISI BOLEH AJA SICh, Tapi…..





ilustrasi gambar : hizbut-tahrir.or.id



Siapa bilang koalisi suatu hal yang diharamkan ? Menurut aku sih, sah-sah aja diadakan koalisi. Tetapi koalisi itu harus memiliki tujuan yang baik. Saya bahkan sangat setuju, jika semua fraksi di DPR berkoalisi dan sepakat untuk bergabung dengan tujuan utama mensejahterakan bangsa Indonesia. Bukan tujuan-tujuan tetentu. Lupakanlah warna jas kalian ! bila perlu seragamkan dengan warna merah-putih yang mengambarkan warna bendera Indonesia. Jika hal ini sudah terwujud, insya Allah lembaga legislatif dalam hal ini anggota DPR akan bekerja lebih maksimal. DEngan mementingkan kepentingan umum, dibanding kepentingan pribadi dan kepentingan golongan (partai.red).






ilustrasi gambar : primaironline.com


Tetapi kayaknya, hal itu sulit deh kalo mau di realisasikan di Inonesia. Coba lihat aja deh suasana di sidang paripurna atau sidang istimewa DPR. Tempat duduk anggota dewan yang terhormat itu aja, di blok-blok (pisah-pisah) sesuai dengan fraksi atau partainya. Kalo sudah gitu sih kayaknya mereka bukan membicarakan kepentingan rakyat Indonesia. Tetapi malah membicarakan kepentingan partai politiknya masing-masing. Andai aja aku yang menjadi ketua DPR, tak jamin saat rapat, seluruh angota dewan diharuskan melebur jadi satu. Gak perlu di buat blok-blokan partai. Bila perlu tak suruh lesehan ! biar lebih merakyat ! (hihihihi).

Surat Buat Pak SBY

Pak SBY yang terhormat, terus terang saat pemilu dulu saya memilih anda bersama Pak Boediono. Saat itu, saya lihat bapak memiliki visi yang jelas. Bapak juga pernah mengenyam pendidikan di AKADEMI MILITER, salah satu sekolah yang saya idam-idamkan dulu saat SMA (walaupun saat ini saya tidak mengenyam pendidikan di tempat seperti bapak) . Sebagai mantan seorang Jenderal saya yakin bapak tentunya pasti memiliki sikap disiplin yang tinggi, tangguh, tanggung –jawab , berani dan pantang menyerah. Akhir-akhir ini saya melihat bapak banyak diserang isu-isu atau permasalahan yang mungkin dapat menganggu tidur bapak. Pesan saya, jangan jadikan itu sebuah beban ! tapi jadikanlan itu tantangan yang dapat bapak selesaikan. Lakukanlah yang terbaik, bapak juga masih memiliki masa jabatan sebagai presiden beberapa tahun kedepan. Berikanlah kontribusi positif yang maksimal semampu bapak,bagi masyarakat Indonesia. Tinggalkanlah dulu masalah koalisi, tinggalkan dulu masalah partai. Saya pikir, bapak membuat koalisi untuk menjaga kekuatan pemerintahan yang bapak pimpin. Tapi apalah arti itu semua, jika rakyat Indonesia justru sudah bosan melihat fenomena perpolitikan di Negeri ini. Rakyatlah yang perlu bapak layani. Rakyat butuh pemimpin yang tangguh, tanggung –jawab , berani dan pantang menyerah. Kesemua sikap itu saya yakin ada pada diri bapak. Tinggal bapak menggunakannya untuk mendukung tugas bapak sebagai seorang presiden.

JIka seorang pemimpin Negara sudah sungguh-sungguh bekerja keras semaksimal mungkin serta selalu berikhtiar dan tawakal kepada Allah SWT dalam menjalankan amanah yang diemban, insya Allah seluruh rakyat akan mendukung pemimpin itu. Pemerintahan yang di pimpinnya pun akan semakin kuat dengan dukungan rakyat. Pemimpin itu tidak perlu membentu koalisi untuk merekrut kabinetnya. Pemimpin itu akan menunjuk putra-putri terbaik bangsa untuk dijadikan menteri sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.


Sekian pesan dari saya, saya harap bapak tetap tegar dan berani membuat suatu perubahan dan selalu di lindungi oleh Allah SWT. (Amin)










Penulis adalah mahasiswa di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – BATAN Yogyakarta.







Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

19 Mei 2011

FAKTA terpendam di balik pengisan bensin di SPBU!

15 komentar

Ilustrasi gambar http://digitalthree.wordpress.com

Seperti biasa, tadi sore (menjelang isya sih sebenarnya) aku pergi mencari tempat pembelian makanan langgananku di tambakbayan. Tambakbayan sendiri sebenarya adalah kawasan kos-kosan mahasiswa, yang dijadikan juga tempat jual-beli keperluan mahasiswa. Dikawasan ini banyak berdiri warung, warnet, rental computer, rental motor, sampe fotokopian. Wajar saja kawasan ini diapit beberapa kampus gede, kampus III nya UPN dan Atmajaya yogyakarta di jalan babarsari. Nah, kebetulan tadi jupie merahku juga lagi kehausan, alias minta di isikan bensin. Karena itu, sebelum mancari makan, aku sempatkan mampir ke SPBU babarsari. Mugkin karena malam, banyak banget pengendara-pengendara yang juga mengisi bensin di kendaraannya masing-masing.


Entah kebetulan atau gak, saya juga sering mengisi bensin untuk si jupie merah pada malam hari. Tapi bukan tanpa alasan saya melakukan itu. Sebagai anak teknofisika nuklir (sedikit narsis hehehe) + sebagai anak kost yang memegang prinsip “hemat beb” trik ini memang sudah lama saya gunakan. Mengisi Bensin di Malam Hari Lebih Efisien Dibanding di Siang Hari !!!! dan JANGAN Mengisi Bensin dalam Keadaan Full Tank !!!! Lha kok bisa? Bisa donkz…

Gini penjelasannya, menurut ilmu fisika, suatu materi yang mengalami kenaikan suhu (pemanasan), pada umumnya volumenya akan memuai. Sebaliknya, saat mengalami penurunan suhu (pendinginan), akan menyusut.



Ilustrasi gambar http://justwinda.wordpress.com

Jika dianalogikan (Don’t try this at home) , saat temanmu lagi patah hati di putusin ma doinya, trus kamu manas-manasi bahwa si A lah yang menyebabkan keretakan hubungan mereka. Otomatis temanmu yang patah hati itu akan meluap-luap emosinya, kepalanya memerah, kelima jarinya mengepal, seakan ingin memberi ‘bogem mentah’ untuk si A. Lain halnya jika kamu mendinginkan suasana hatinya, dengan berkata ; “sudahlah, loe emang gak cocok untuk dia. Masa depanmu suram, gak ada harapan !!! Lebih baik loe bunuh diri aja !”.

ANALAOGI YANG SALAH, (hihihihi, JUST KIDING !!!! and Don’t try this at home!!!!).

Pokoknya gitu dah ! Balik ke masalah bensin, Di indonesia bahkan di seluruh dunia, pembelian BBM (bahan bakar minyak) untuk konsumsi publik, di sesuaikan dengan volume. Misalkan harga premium Rp. 4.500/ liternya. Nah, saat kamu mengisi bensin di malam hari, suhu lingkungan SPBU cenderung rendah. Bensin juga mengalami penyusutan volume. Bisa di bayangkan keuntungannya? Yup, kamu membayar bensin saat bensin mengalami penyusutan volume terkecil. Otomatis kamu membayarnya dengan harga cenderung murah. Kemudian, saat kamu beraktifitas di pagi atau siang harinya, bensin dalam tanki motor / mobilmu akan mengalami pemuaian, dan kendaraanmu akan mengonsumsi bensin saat bensin mengalami pemuaian volume terbesar. Dengan kata lain, kamu membayar bensin saat volume bensin masih kecil (saat pembelian bensin murah), tetapi beraktifitas ketika volume bensin di motormu menjadi besar (saat pembelian bensin mahal).

Sebaliknya, saat kamu mengisi bensin di siang hari, suhu lingkungan SPBU cenderung tinggi. Bensin juga mengalami pemuaian volume. Berarti, kamu membayarnya dengan harga yang cenderung lebih mahal. Lebih rugi lagi, kalo hanya beraktifitas di malam hari. Bisa saja bensin 2 liter yang kamu beli di siang hari berubah menjadi 1,9 liter di malam hari. Memang sepele kelihatanya, tapi kalo kita coba hitung. Misalkan kamu mengisi bensin 2 liter untuk 2 hari. Dalam sebulan kamu berarti 15 kali mengisi bensin. Jika setiap kali mengisi bensin kamu kehilangan 0,1 liter, maka :

Selama satu bulan :
15*0,1 liter = 1,5 liter/ bulan.

Selama setahun :
1,5 liter/bulan * 12 bulan = 18 liter / tahun.

Jika di Indonesia ini ada 1.000 orang yang melakukan hal yang sama denganmu :
1.000 * 18 liter/ tahun = 18.000 liter/tahun.

(Data ini cuma perkiraan dan analisa penulis, bukan hasil penelitian Lembaga-lembaga survey ternama di Indonesia, hihihihi )

Nah, hal ini juga sama dengan Kasus , “Mengapa kita tidak boleh mengisi bensin sampai 100 % penuh”. Kebiasaan buruk orang Indonesia, karena malas bolak-balik SPBU, mereka mengisinya secara full-tank, sampai meluber di bibir tanki. Terkadang sampai harus di goyang-goyang, biar tambah yakin kalo tanki benar-benar terisi penuh. Padahal petugas pengisi (yang biasa berseragam serba merah) udah gak mau mengisi bensin ke tanki motor kita. (Jangan nyengir-nyengir kalo anda pernah melakukan hal ini). Hal ini sebenarnya sangat berbahaya (karena tidak sesuai dengan prinsip anak kost, yang biasanya Cuma mampu ngisi bensin seharga 5000-10.000! eh salah , maksudku prinsip anak teknofisika, hehehe).

Begini ceritanya,saat beroperasi, mesin motor akan menghasilkan panas. Gak percaya? Coba aja sentuh knalpot motor yang baru di pake perjalanan 100 Km. Dijamin jari anda jempolan semua (pada bengkak masudnya). Panas dari mesin ini, walaupun kecil akan merembet ke tanki motor (peristiwa konduksi). Otomatis bensin akan memuai. Jika bensin anda benar-benar penuh, sampai tidak ada lagi ruang kosong, maka tekanan di tanki bensin akan semakin besar. Sehingga uap-uap bensin akan bocor melalui celah-celah. Jika di saat bersamaan, ada percikan api yang langsung menyambar uap bensin tersebut, BOOM meledaklah tanki motor anda…….!

Begitu ceritanya.

So mulai dari sekarang,

Isilah Bensin di Malam Hari dan JANGAN Mengisi Bensin dalam Keadaan Full Tank !!!!

Tambahan iklan layanan masyarakat :

BUDAYAKAN MENGGUNAKAN PERTAMAX, BBM bersubsidi hanya untuk masyarakat yang gak mampu.

(iklan ini tidak ditujukan untuk anak kost, hehehe)

Semoga Bermanfaat!





Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

22 April 2011

Menuntut Ilmu di Samping KARTINI

3 komentar
Kamis 21 april 2011. Ada yang spesial hari ini ! Mendadak banyak dijumpai wanita-wanita yang mengunakan kebaya, sanggul dan lain sebagainya. Sehari sebelumnya, di tempat kursus bahasa inggrisku juga diadakan lomba penulisan essay yang bertema tentang wanita. Yup anda benar, kemarin adalah hari kartini. Menurut guru kewarganegaraanku dulu, hari tersebut di pilih karena merupakan hari kelahiran salah satu tokoh pahlawan Indonesia. Raden Ajeng Kartini namanya ! Beliaulah yang membawa angin perubahan besar yang bertemakan "EMANSIPASI WANITA". Kata guruku yang tadi sih, dulu wanita gak boleh mengenyam pendidikan (bersekolah). Nah kartinilah yang mencetuskan teori bahwa wanita sama dengan pria dan berhak bersekolah. Kalo gak ada kartini, belum tentu ibu, bulek , tante, mbak atau nenek anda bisa bersekolah loh...

Dalam postingan kali ini, aku gak akan menuliskan tentang biografi beliau. Karena saya lihat di blog-blog lain udah banyak yang menjelaskan mengenai hal itu. Disini saya akan menjelaskan tentang reaktor nuklir, karya anak bangsa yang di beri nama K A R T I N I. Lokasi reaktor itu sendiri berada satu kompleks dengan kampusku (STTN-BATAN) di lingkungan PTAPB (Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan) BATAN Yogyakarta. Mahasiswa STTN juga, pada semester atas sering menggunakan reaktor ini untuk praktikum. Nah untuk lebih jelasnya simak ulasan saya berikut :


Reaktor Kartini memiliki daya 100 kW dan terletak di kawasan nuklir Yogyakarta dengan luas lahan sekitar 8,5 ha. Di samping Reaktor Kartini, kawasan ini juga memiliki fasilitas perangkat subkritik, laboratorium penelitian bahan murni, akselerator, laboratorium penelitian D2O, laboratorium fisika dan kimia nuklir, fasilitas keselamatan kerja dan kesehatan, perpustakaan, fasilitas laboratorium untuk pendidikan, Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan, serta Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN).


Kenapa kartini?

Dari sekian banyak nama yang keren. Dipilihlah kartini sebagai nama dari reakator tersebut. why? Usut punya usut, reaktor ini dulunya dibangun pada tahun 80-an, dengan kerja keras anak-anak terbaik bangsa ini loh. Kata pak dosenku sih, yang berjasa dalam pembangunan reaktor ini adalah senior-senior dari teknik nuklir UGM. Karena merupakan kawasan nuklir, otomatis daerah sekitar reaktor di jaga ketat. Di sekeliling reaktor di pasang CCTV. Tidak sembarang orang boleh masuk ke reaktor kartini. Termasuk saya sendiri yang merupakan mahasiswa STTN-BATAN. Sekedar sharing, untuk dapat masuk ke rekator, para mahasiswa harus menggunakan seragam + badge (semacam kartu pengenal) khusus. Tidak sampai di situ, setiap keluar-masuk kawasan PTAPB mahasiswa STTN harus mengisi buku tamu (semacam buku tamu di acara nikahan). Bedanya, kalo di acara nikahan, selesai mengisi buku tamu kita langsung memberi amplop atau bingkisan atau mempelai. Nah, kalo disini, setelah mengisi buku tamu, kita harus menitipkan tas atau barang-barang yang sekiranya tidak diperlukan selama berada di kawasan nuklir.

Supaya gak penasaran, nih aku kasih beberapa foto yang sempat aku ambil saat berada di reaktor nuklir kartini.


Berpose bareng aji, di depan reaktor nuklir kartini


narsis abis, hihihhihi


Bareng pak peneliti, berpose di gedung reaktor




Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....