07 Juni 2010

Lotek, Murah dan Kaya Gizi

1 komentar

Sudah pernah ke Jogja? Jangan bilang sudah bila lidah anda belum pernah merasakan lezatnya masakan yang satu ini. Selain terkenal dengan sebutan “Kota Pelajar”, kota jogja memang terkenal dengan wisata kulinernya yang merakyat. Tidak heran jogja juga terkenal dengan sebutan kota angkringan, kota gudeg, dan lain sebagainya. Tetapi, tahukah anda selain gudeg dan nasi kucing, jogja masih punya makanan yang khas lainnya,yaitu “lotek”.


Kalo menurut aku sih, lotek semacam nasi pecel/ketoprak ala joga gitu. Tidak berbeda jauh dengan nasi pecel lainnya di daerah lain, lotek terdiri atas sayuran segar yang disiram dengan bumbu kacang. Bagi anda yang seorang vegetarian, lotek adalah makanan yang cocok untuk dicoba. Jangan khawatir dengan masalah kandungan gizinya. Sayuran dan bumbu kacangnya dibuat saat mau di konsumsi. Jadi jangan heran jika anda memesan 1 buah porsi lotek saja, harus menunggu waktu yang cukup lama. Dampak positifya? Lotek disajikan dalam keadaan yang benar-benar segar(fresh).

Bagi anda mahasiswa, saya sarankan untuk mencoba makanan ini. Selain kaya gizi, untuk dapat menikmati sepiring lotek anda tidak usah merogoh kocek yang cukup dalam. Cukup dengan harga Rp.3500-Rp5000 anda sudah dapat menikmati kelezatannya. Sekedar intermezzo, suatu hari saya sedang berbincang tentang lotek dengan seorang mahasiswa . Setelah berbincang dengannya, saya akahirnya tahu bahwa lotek itu kependekan dari Low Technology yang disingkat menjadi lotek. Entah benar atau sala, Usut punya usut ternyata memang lotek dibuat menggunakan peralatan yang sangat sedehana yaitu menggunakan alat penumbuk bumbu dari batu yang dalam bahasa jawanya disebut "cobek". Tapi jangan kira, walau dibuat dengan teknologi sederhana soal kebersihan dan kandungan gizinya bisa bersaing dengan makanan yang tersaji di restaurant mahal. Dan yang paling penting lotek sangat cocok dengan dompet mahasiswa.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

08 April 2010

Penerimaan Mahasiswa Baru STTN Program Tes Masuk 2010

1 komentar
PENGUMUMAN
Nomor : 540/DL 02/III/2010

Diumumkan kepada siswa lulusan SMA/MAN (program IPA)/SMK (Mesin, Listrik, Otomotif, Elektronika dan Kimia), bahwa Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir Yogyakarta menerima pendaftaran Mahasiswa Baru non ikatan dinas Program Tes Masuk, dengan ketentuan sebagai berikut :

Syarat Pendaftaran :

1. Warga negara Indonesia, usia maksimum 22 tahun atau warga negara Asing yang telah memperoleh izin belajar dari Mendiknas.
2. Membayar beaya pendaftaran sebesar Rp 60.000,-
3. Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran kepada petugas pendaftaran.
4. Menyerahkan pas foto terbaru ukuran 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar.
5. Menyerahkan satu lembar foto kopi ijazah/STTB/tanda lulus yang telah disahkan.

Waktu Pendaftaran : 17 Mei s/d 30 Juni 2010

Tempat Pendaftaran/Tempat Ujian/Tempat Pengumuman :

1. Kampus STTN-BATAN
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101, Telp. (0274) 484085, Yogyakarta 55281

2. PUSDIKLAT-BATAN
Jl. Lebak Bulus Raya No. 49, Telp. (021) 7659409, Pasar Jum'at, Jakarta Selatan

3. PTNBR-BATAN
Jl. Tamansari No. 71, Tep. (022) 2504898, Bandung 40132

Pelaksanaan Ujian :

* Hari, tanggal : Jum'at, 2 Juli 2010
* Pukul : 09.00 s/d 11.00 WIB
* Materi Ujian : Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris
* Pengumuman : 9 Juli 2010

Bagi yang diterima diwajibkan daftar ulang mulai tanggal : 9 s/d 30 Juli 2010 dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Membayar beaya pendidikan (SPP dan SKS) untuk semester 1 (satu) tahun Akademik 2010/2011 dan uang sarana prasarana ke Subbag. Keuangan STTN
2. Membayar beaya kegiatan kemahasiswaan (orientasi, jaket, almamater, pakaian praktikum, dll) ke BEM-STTN.
3. Menyerahkan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).
4. Menyerahkan surat keterangan bebas narkoba.
5. Menyerahkan pas foto berwarna (dasar biru) ukuran 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar.
6. Pemeriksaan kesehatan oleh dokter STTN, yang menyatakan : sehat jasmani, tidak cacat fisik dan tidak buta warna. (bagi calon kemahasiswaan yang tidak lolos tes kesehatan, uang yang sudah dibayarkan akan dikembalikan).

Keterangan Tambahan :

1. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir memiliki 3 (tiga) Program Studi yaitu Teknokimia, Elektronika Instrumentasi, dan Elektromekanik, dengan daya tampung total 75 orang.
2. Fasilitas pendidikan yang tersedia :
* Memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp 50.000,- per bulan.
* Memperoleh bahan pakaian seragam kuliah 1 stel per tahun.
* Ruang kuliah ber-AC, laboratorium, internet, poliklinik, perpustakaan, dsb.
* Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) : Kerokhanian, Musik/Band, Pecinta Alam, Basket, Sepakbola, Buletin Mahasiswa, dsb.
* Diberi kesempatan memperoleh lisensi SIB-PPR (surat izin bekerja sebagai petugas proteksi radiasi).
3. Keterangan lebih lanjut hubungi Subbagian Kemahasiswaan dan Alumni, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir Yogyakarta, Telp. (0274) 484085, setiap hari kerja Senin s/d Jumat, pukul 07.30-16.00 WIB atau melalui web site : http://www.sttn-batan.ac.id atau email: pmb@sttn-batan.ac.id



Yogyakarta, 25 Maret 2010
KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR

ttd

Prof. Dr. KRIS TRI BASUKI
NIP : 19560213 198110 1 001

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

25 Maret 2010

Bill Gates dan Toshiba akan Bangun Reaktor Nuklir

1 komentar
Tokyo (ANTARA News) - Pendiri Microsoft Bill Gates dan Toshiba dari Jepang akan bekerja sama membangun reaktor nuklir generasi selanjutnya yang dapat beroperasi lebih dari 100 tahun tanpa pengisian ulang bahan bakar, sebuah laporan mengatakan Selasa.

Upaya pembangunan bersama mereka akan fokus pada "Traveling-Wave Reactor" (TWR), yang mengkonsumsi uranium terkosong sebagai bahan bakar, kata harian ekonomi Nikkei tanpa menyebutkan sumbernya.

Reaktor air-ringan saat ini membutuhkan pengisian ulang bahan bakar setiap beberapa tahun.

Gates diperkirakan akan menggunakan kekayaan pribadinya untuk mendukung pembangun TWR dan investasinya dapat mencapai beberapa miliar dolar, kata surat kabar itu seperti dilaporkan AFP.

Teknologi TWR sedang dikembangkan oleh TerraPower, yang berkantor pusat di Negara Bagian Washington dan dimiliki secara efektif oleh Gates, kata surat kabar itu.

Karena TerraPower kurang memahami bagaimana memproduksi peralatan pembangkit listrik nuklir, perusahaan itu memutuskan untuk bekerja sama dengan Toshiba, yang telah mengembangkan disain untuk reaktor ultracompact yang dapat beroperasi secara terus menerus selama 30 tahun, katanya.

Toshiba memiliki perusahaan pembuat pembangkit listrik tenaga nuklir AS Westinghouse.

Belum diperoleh komentar dari Toshiba pada Selasa pagi dan seorang juru bicara mengatakan ia sedang memeriksa validitas laporan tersebut.
(ANT/B010)
sumber :
http://antaranews.com/berita/1269318819/bill-gates-dan-toshiba-akan-bangun-reaktor-nuklir

INDONESIA KAPAN YA???????????????

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
Baca Selengkapnya....

23 Maret 2010

3 komentar

  • Postingan ini dipersembahkan buat saudara saudaraku yang ingin mendapat tambahan pahala ( Insya Allah ), caranya copy kode html tulisan ini ke blog/situs anda
  • Bagikan ke :

    Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
    Baca Selengkapnya....

    21 Maret 2010

    LAPAN: Gempa Chile Tak Geser Arah Kiblat

    2 komentar
    Jakarta (ANTARA News) - Pakar astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Prof Dr Thomas Djamaluddin membantah pemberitaan bahwa pergeseran lempengan bumi akibat gempa Chile telah menggeser arah kiblat sekitar 30 centimeter lebih ke kanan.

    "Tidak ada pergeseran arah kiblat oleh pergeseran lempeng atau sebab lain. Pernyataan tersebut mungkin salah kutip atau salah persepsi, tetapi berpotensi meresahkan masyarakat," kata Djamal kepada ANTARA News di Jakarta, Minggu.



    Diakuinya banyak masjid yang arah kiblatnya kurang tepat, namun bukan karena adanya perubahan arah kiblat, tetapi karena penentuan awal sebelum pembangunannya yang tidak akurat.

    Banyak masjid dibangun dengan arah kiblat yang sekedar mengikuti arah barat lalu diserongkan sedikit ke kanan atau sekedar mendasarkan diri pada arah kiblat masjid terdekat yang belum tentu benar, ujarnya.

    "Jadi yang tidak benar metode pengukurannya, bukan alat ukurnya," katanya.

    Menurut dia, hanya dengan bantuan posisi matahari saja cukup akurat menentukan arah kiblat jika dipandu oleh orang yang terlatih ilmu falak, selain itu juga peranti lunak Qibla Locator yang termuat dalam situs web http://www.qiblalocator.com juga mudah digunakan.

    Ditegaskannya, pergeseran lempeng yang mengubah peta bumi termasuk mengubah arah kiblat, memerlukan waktu jutaan tahun.

    Pergeseran Lempeng
    Ia juga mengatakan tentang NASA yang mengabarkan bahwa gempa Chile berdampak pada pergeseran poros "gambar bumi" dan percepatan rotasi bumi.

    "Tapi, pergeseran lempeng yang sebenarnya menyebabkan perubahan rotasi itu, bukan gempanya, karena gempa sekadar indikator pelepasan energi akibat pergeseran lempeng bumi," katanya.

    Akibat pergeseran lempeng, lanjut Djamal, kesetimbangan "gambar bumi" sedikit berubah karena titik massa kulit bumi bergeser. Hal itu menyebabkan poros "gambar bumi" bergeser.

    Poros "gambar bumi" (Earth`s figure axis), lanjut dia, tidak sama dengan poros astronomis (poros utara-selatan) yang menggambarkan poros rotasi bumi.

    "Untuk kasus gempa Chile 2010 pergeserannya sekitar 8 cm di mana sudutnya bergeser 2,7 mili detik busur =0,00000075 derajat dan terlalu kecil untuk dilihat," katanya.

    Demikian juga gempa Aceh 2004, pergeserannya hanya 7 cm di mana sudutnya bergeser 2,32 mili detik busur = 0,00000064 derajat, demikian Djamal. (ANT/A038)

    Bagikan ke :

    Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
    Baca Selengkapnya....

    06 Maret 2010

    Blokir Blog Penistaan Agama Islam

    3 komentar

    Sebuah blog berkedok islam hadir di dunia maya. Bukannya mengajar berdakwah, blog yang beralamat di http:// ini, berisi artikel, karikatur, komik dsb yang sangat melecehkan bahkan merendahkan Islam sebagai agama Allah SWT.

    Dengan semboyan "MENGENAL ISLAM LEBIH DEKAT DENGAN SEGALA KENYATAAN YANG ADA" pemilik blog ini sengaja mempostingkan berita-berita yang dapat memecah belah persatuan umat Islam. Parahnya, sampai saat ini pengunjung blog ini tercatat sekitar 1,043,504 pengunjung. Bisa dibayangkan berapa jumlah orang yang sudah dipengaruhinya.

    Apakah kita sebagai umat Islam bisa menerima semua ini?
    Ayo bangkit bersama-sama untuk mendukung pemmblokiran blog ini.

    Satu pesan saya, jangan terpovokasi atau terpengaruh dengan postingan-postingan yang ada di blog ini. Karena isi dari blog ini sama sekali BOHONG / TIDAK BENAR.

    ayo berjuang membela agama Allah..
    Allahu Akbar...



    Bagikan ke :

    Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
    Baca Selengkapnya....

    10 Februari 2010

    Pemuda Indonesia, Pemuda yang Cinta Kepada Nusa dan Bangsa

    6 komentar
    (Tulisan ini di buat oleh Argo Satrio Wicaksono, untuk mengikuti Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC)

    Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa kita
    Tanah air, pasti jaya, untuk selama-selamanya
    Indonesia pusaka, Indonesia tercinta
    Tanah air, pasti jaya, untuk selama-lamanya


    Begitulah lagu yang dinyanyikan dengan suara lantang oleh bocah berumur 10 tahun bernama Tedy. Belakangan diketahui Tedy merupakan seorang siswa kelas IV yang terdaftar di SD Negeri Kledokan Sleman Yogyakata. Lirik lagu diatas mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Dahulu hingga sekarang, anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar selalu diajarkan untuk menyanyikan lagu-lagu nasional oleh bapak dan ibu gurunya, tidak terkecuali lagu karya L. Manik di atas. Seperti pada liriknya, kita sebagai bangsa Indonesia patut bangga dengan mencintai Negara kita. Indonesia sejak zaman dahulu dikenal sebagai Negara yang memiliki beragam potensi. Tidak dapat dipungkiri, kekayaan sumber daya alamnya membuat Indonesia sempat dijajah selama kurang lebih 3,5 abad oleh Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang. Indonesia tidak hanya memiliki tanah subur yang sangat cocok dijadikan sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Tetapi Negara yang kita banggakan ini, juga masih memiliki ladang minyak, lokasi barang tambang, bahkan luas laut yang menyimpan berton-ton ikan. Tuhan memang Maha Adil, sumber daya alam yang melimpah ini disebarkan secara merata di seluruh penjuru tanah air Indonesia. Jika pulau Jawa sangat cocok dijadikan sebagai lahan pertanian, di pulau Kalimantan ada ladang minyak. Pulau Sumatera, Nusa tenggara dan Sulawesi memiliki beberapa lokasi penggalian barang tambang. Tidak ketinggalan, Papua sebagai provinsi paling timur Indonesia menyimpan berton-ton ikan serta beragam jenis terumbu karang yang menarik, juga memiliki sebuah tambang emas dan tembaga raksasa di daerah Timika. Saat ini, Indonesia telah merdeka seutuhnya. Pengelolan sumber daya alam yang melimpah ini sudah seharusnya menjadi tugas kita sebagai generasi penerus bangsa.

    Tidak hanya itu, Indonesia yang secara geografis di apit oleh dua benua dan dua samudra ini tersusun atas berbagai macam budaya dan kultural meliputi beragam suku, ras dan agama. Bagi kebanyakan Negara, perbedaan-perbedaan seperti ini sangat rentan bila terjadi dalam sebuah bangsa. Menurut mereka, perbedaan itu sangat berpotensi menimbulkan konflik dan pertikaian bahkan dapat membuat terpecahnya suatu Negara. Tetapi yang terjadi di Indonesia berbeda, penduduk Indonesia yang majemuk dapat hidup rukun dengan tingkat toleransi yang cukup tinggi. Masyarakat Indonesia sadar, perbedaan –perbedaan yang terjadi diantara mereka telah dipikirkan secara matang oleh para pendahulu dan pembangun Negara yang kita cintai ini. Mengutip sebagian isi piagam Jakarta “Jakarta Charter” dengan sedikit perubahan, Ir. Soekarno saat itu mengusulkan “Pancasila” sebagai nama kelima butir sila yang sekarang menjadi pondasi berdirinya Negara kita saat ini. Pancasila juga memiliki semboyan “Bhineka Tunggal Ika”, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Semboyan tersebut diambil dari kitab sutasoma karya mpu tantular dan di buat jauh sebelum Negara Indonesia lahir. Kita juga pastinya tidak pernah lupa dengan ikrar para pemuda yang dikenal dengan “sumpah pemuda” dan dilakukan pada tanggal 28 Oktober 1928 silam. Peristiwa bersejarah itu, merupakan salah satu tonggak pemersatu bangsa yang kita banggakan ini. Saat itu pemuda dan pemudi Indonesia berkumpul dan mengikrarkan diri sebagai bangsa yang satu, berbahasa satu dan memiliki satu tanah air, tumpah darah Indonesia. Hal ini mengindikasikan kepada kita bahwa, Bangsa Indonesia sengaja diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai bangsa yang multikultural tetapi tetap menjadi satu dan terikat kuat.

    Bangsa Indonesia memiliiki beragam suku bangsa dan tersebar pada setiap daerah. Di pulau Sumatera mungkin telah kita kenal suku aceh dan batak. Sedangkan, di pulau Jawa, ada suku sunda, madura dan jawa. Suku dayak, bugis, dan ambon terdapat di Kalimantan, Sulewesi serta Maluku. Tidak lupa, suku dhani dan asmat yang terkenal dengan keseniaan- kesenian daerahnya yang khas terdapat di Papua. Semua suku bangsa diatas dan suku-suku bangsa lainnya memiliki karakter yang berlainan satu dengan lainnya. Masing-masing memiliki kebudayaan khas yang unik. Semua ini terlihat indah tatkala mereka hidup berdampingan dan saling pengertian dalam kehidupan sehari-hari. Keindahan ini hanya dapat terjadi dan ditemui di Indonesia, bangsa yang kita cintai ini.

    Tidak hanya itu, bangsa Indonesia juga di karuniai keanekaragaman flora dan fauna oleh Tuhan Yang Maha Esa. Mulai dari harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), orang utan (Pongo pygmaeus) di Kalimantan, kuda Sumbawa (Equus caballus), sampai burung cenderawasih (Paradisaea sp) dengan keindahan bulunya yang konon dipercayai oleh masyarakat Papua sebagai burung surga. Tentunya kita juga tidak lupa dengan bunga raksasa asal sumatera (Rafflesia Arnoldy) dan bunga anggrek (Coelogyne sp) yang memilki warna indah dan menarik bila dipandang. Indonesia juga masih memiliki danau toba di sumatra utara, keindahan pantai pesisir bali, sampai lokasi penyelaman di perairan Raja ampat Papua dan taman laut bunaken di Manado Sulawesi utara yang sangat berpotensi untuk menjadi lokasi obyek pariwisata.

    Negara yang memiliki sekitar 17.000 pulau ini juga memiliki sejarah yang cukup panjang. Berawal dari sumpah seorang patih dari kerajaan majapahit bernama Gajah Mada, yang berjanji tidak akan memakan buah pala sebelum dapat menyatukan seluruh wilayah Indonesia. Sampai dengan perjuangan pemuda dan pemudi Indonesia yang dengan gigih mengorbankan harta, keluarga dan nyawanya sendiri untuk memperoleh kemerdakaan mutlak yang dapat kita nikmati saat ini. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, begitulah pepatah yang sering kita dengar. Bangsa Indonesia pun, tidak serta merta melupakan pengorbanan para pahalawannya. Universitas Jendral Soedirman, Bandar udara Soekarno-Hatta, dan Jalan M.H Tamrin merupakan sebagian contoh tokoh-tokoh pahlawan yang memiliki peran penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, dan namanya diabadikan menjadi nama perguruan tinggi, bandar udara, sampai nama jalan-jalan besar. Tidak hanya itu, kegigihan patih kerajaan majapahit untuk menyatukan seluruh wilayah Indonesia membuat namanya diabadiakan sebagai nama salah satu perguruan tinggi tertua dan terbesar, yaitu Unversitas Gadjah Mada Yogyakarta. Indonesia juga pernah memiliki sebuah satelit yang namanya di ambil dari sumpah yang dilakukannya, yakni satelit palapa.

    Bangsa Indonesia pun cukup banyak memiliki peninggalan-peninggalan sejarah untuk dibanggakan. Sebut saja, candi Borobudur yang di bangun oleh dinasti syailendra pada abad 8 M dan sempat menjadi 7 keajaiban dunia beberapa tahun lalu. Candi prambananan di Klaten Jawa Tengah, yang tidak pernah sepi oleh wisatawan domestik dan manca Negara. Kapal phinisi buatan putra-putri Indonesia yang melegenda dan mampu membelah ombak, mengelilingi dunia. Sampai monumen nasional (monas) di Jakarta yang konon dibangun menyerupai bentuk penumbuk dan lesung padi, untuk mencitrakan Indonesia sebagai salah satu Negara pertanian terbesar di dunia.

    Sederet prestasi juga telah ditunjukkan oleh putra-putri terbaik bangsa dalam berbagai bidang. Bila dulu dalam bidang olahraga kita mengenal pasangan Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti sebagai juara dunia bulu tangkis, serta Yayuk Basuki dilapangan tenis, sekarang kita dikenalkan dengan jura tinju dunia asal Banjarnegara, Crish John. Dalam bidang akademik kita juga dikenalkan dengan Septinus George Saa, putra asli papua sebagai juara olimpide fisika tingkat dunia. Siapa bilang Indonesia adalah bangsa yang tertinggal dalam bidang tekologi? Buktinya, bangsa Indonesia melalui PT Dirgantara Indonesia pernah memproduksi dan mengekspor sebuah pesawat terbang yang dirancang khsusus oleh mantan presiden Republik Indonesia, Bapak B.J Habibie. Semua itu dilakukan dengan tekad dan usaha keras untuk membangun serta mengharumkan nama bangsa yang kita cintai ini.

    Menurut sensus penduduk tahun 2000, Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 205,8 juta jiwa (bkkbn.go.id). Jumlah yang cukup besar dan sebanding dengan luas wilayah Indonesia yaitu 1.919.440 kilometer persegi (wikipedia.org). Bila kita cermati, sebenarnya jumlah penduduk yang begitu besar ini merupakan potensi untuk ,membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Kemudian sumber daya ini dapat ditempatkan di dalam dan luar negeri, yang memiliki peran masing-masing. Untuk SDM yang berada dalam negeri, berusaha keras dengan sungguh-sungguh untuk membangun Negara yang kita cintai ini. Sedangkan yang berada di luar negeri akan menjadi pahlawan devisa bagi Negara.

    Bangsa Indonesia juga terkenal dengan keramahan dan sopan santunnya. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing dari belahan penjuru dunia untuk berkunjung ke Indonesia. Sikap keramahan dan sopan santun itu, memang sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia turun-temurun. Sejak dahulu, seorang anak dalam keluarga dididik oleh kedua orang tuanya untuk selalu menghormati orang yang lebih tua darinya dan menyayangi orang yang lebih muda darinya. Sikap positif seperti inilah yang dibawa dan dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

    Belum hilang dari ingatan kita kasus Ibu Prita Mulyasari yang sempat ditahan karena menuliskan keluhannya terhadap rumah sakit OMNI Internasional Tangerang pada sebuah email. Dalam sebuah Negara yang menganut paham demokrasi seperti Indonesia, sudah sewajarnya bila kita ingin menyampaikan aspirasi maupun hasil pemikiran kita ke orang lain. Asalkan, proses atau cara penyampaiannya tidak menyimpang dari nilai dan norma hukum yang berlaku di Negara ini. Namun apa yang terjadi ? Ibu Prita Mulyasari dituntut oleh rumah sakit OMNI Internasional membayar denda sekitar 200 juta lebih. Saya tidak ingin berpendapat dengan mengeluarkan statement pihak siapa yang benar dan salah dalam kasus ini, karena itu bukan menjadi tugas dan hak saya yang saat ini masih menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir Yogyakarta. Tetapi coba kita lihat reaksi masyarakat Indonesia. Orang tua, remaja, bahkan anak-anak pun bersatu untuk membantu meringankan masalah yang dialami Ibu Prita. Tanpa mempedulikan status sosialnya, mereka bahu-membahu mengumpulkan dana yang akan disumbangkan. Siapa sangka uang receh / koin yang selama ini dianggap remeh oleh sebagian orang, dapat terkumpul sampai 1 milyar lebih. Dari sini dapat dilihat, adanya kesetiakawanan sosial yang terjadi dalam bangsa Indonesia. Dimana mereka akan saling membantu dan tolong menolong bila memperoleh suatu kesulitan. Hal yang mungkin jarang ditemui oleh kita di Negara-negara lain di dunia ini.

    Kita juga tidak lupa dengan Bilqis, balita yang mengalami kelainan sistem empedu yang dalam istilah kedokteran di kenal dengan Atresia bilieri. Setiap hari ia hanya bisa menangis melawan penyakit yang di deritanya itu. Sedangkan orang tuanya tidak mampu membayar biaya operasi yang jumlahnya tidak sedikit dan harus segera dilaksanakan. Lagi-lagi bangsa Indonesia, dengan solidaritas dan rasa peduli sesama yang kuat mengumpulkan koin demi koin untuk mebiayai operasi Bilqis. Alhasil, uang koin sejumlah 1,3 milyar lebih berhasil dikumpulkan. Bilqis pun dapat menjalani operasi transplantasi hati (liver) dengan sejumlah uang yang terkumpul tersebut.

    Terlepas dari hal itu, saat ini bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa yang sedang berkembang dalam era globalisasi. Tuntutan era globalisasi mengharuskan sebuah Negara untuk beradaptasi dengan keadaan tersebut. Untuk itu, Indonesia memerlukan kecakapan dari seorang pemimpin yang dapat membawa Indonesia mengarungi derasnya arus globalisasi. Kita tentunya membutuhkan pemimpin tersebut guna membangun budaya positif, kemajuan dan prestasi dalam berbagai bidang kehidupan.

    Kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Tanpa perubahan dari dalam, tanpa kedamaian diri, tanpa kerendahan hati, tanpa adanya integritas yang kokoh, daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan, serta visi dan misi yang jelas, seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati. Seorang pemimpin yang baik adalah seorang yang mampu menggerakkan orang lain selain dirinya. Mereka menciptakan keadaan, suasana dan semangat. Mereka dapat menumbuhkan, mempertajam impian para pengikutnya dengan meraih hasil yang nyata. Pemimpin ini membuat potensi atau hal-hal yang terbaik dari diri kita muncul ke permukaan.

    Sebagai calon pemimpin Bangsa sudah selayaknya pemuda memiliki jiwa kepemimpinan yang cakap. Hal ini diperlukan agar para pemuda dapat membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, pemuda selalu menempati peran strategis dari setiap peristiwa penting yang terjadi. Bahkan dapat dikatakan bahwa pemuda menjadi tulang punggung dari keutuhan suatu bangsa. Selain sebagai pengontrol independen terhadap segala kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dan penguasa, pemuda juga secara aktif melakukan kritik, hingga mengganti pemerintahan apabila pemerintahan tersebut tidak lagi berpihak ke masyarakat. Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa jiwa kepemimipinan mutlak dimiliki oleh setiap pemuda. Karena jiwa kepemimpinanlah yang mampu membawa bangsa ini melewati persaingan di era globalisasi saat ini.

    Untuk memupuk jiwa kepemimpinan di hati dan sanubari para pemuda Indonesia, perlu adanya teladan-teladan yang dapat dijadikan sebagai pedoman. Sejarah kepemimipinan Indonesia yang panjang sebenarnya dapat dijadikan pedoman bagi para pemuda dalam membangun bangsa yang kita cintai ini. Beberapa tokoh pemimpin bangsa dimasa lalu sudah menunjukkan hal-hal positif yang patut diteladani. Nilai-nilai kepemimpinan yang dapat dipetik dari sejarah bangsa Indonesia adalah tipe kepemimpin Demokratis, karena tipe ini memperhatikan pengacuan kepada hubungan bermasyarakat, musyawarah untuk mufakat, memperhatikan golongan bawah (rakyat kecil), memberikan kebebasan pendapat namun ada keterikatan dari pemimpin atau organisasi,

    Kepemimpinan yang dilakukan oleh Bung Karno pada masa kemerdekaan atau masa orde lama juga patut untuk diteladani. Kepemimpinan pada masa itu sangat berorientasi pada persatuan dan kesatuan bangsa yang dilakukan oleh para pemimpin pada saat itu. Disamping itu, para pemimpin bangsa juga sering menampakkan suri teladan yang menjadi panutan bagi para pengikutnya, serta rasa kebersamaan di dalam penderitaan dan sering menerima masukan – masukan dari pihak lain untuk perkembangan ide di dalam mengemban visi dan misi bangsa pada saat itu.

    Dari uraian diatas kita, kita dapat menyimpulkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang telah dikaruniai banyak nikmat oleh Tuhan Yang Maha Esa. Berawal dari sumber daya alam yang melimpah, sumber daya manusia yang beragam, kebudayaan serta masyarakat yang majemuk. Tidak hanya itu, sikap keramahan dan kebersamaan yang merupakan ciri karakteristik bangsa Indonesia, bahkan sejarah kepemimpinan yang dapat dijadikan pedoman oleh pemuda dalam membangun bangsa ini. Sudah sewajarnya, kita bersyukur dan bangga sebagai bangsa Indonesia yang ditunjuk olehNya untuk memperoleh semua kenikmatan itu. Tetapi dengan kebanggaan itu, janganlah membuat kita hanya duduk terdiam dan berpangku tangan karena merasa cukup puas dengan apa yang sudah kita miliki sekarang. Melainkan, menjadi semangat bagi kita khususnya pemuda dan pemudi sebagai generasi penerus bangsa, untuk berusaha dengan keras dan sungguh-sungguh membangun bangsa Indonesia, bangsa yang sama-sama kita cintai ini.

    Bagikan ke :

    Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
    Baca Selengkapnya....

    Kompetisi Web/blog Kompas MuDA 2010

    1 komentar
    Ada kabar baik, bagi para blogger (sebutan para pemilik blog. Salah satu harian terbesar dan tertua di Indonesia KOMPAS, mengadakan Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC. Berikut informasinya.

    Deadline: 17 Februari 2010

    Persyaratan:
    * Web/blog pribadi pelajar SLTA – Mahasiswa (15 – 22 th)
    * Web/blog institusi SLTA
    * Web/blog yang ditujukan untuk komunitas anak muda
    * Untuk perseorangan atau tim, boleh mengirimkan alamat web/blog lebih dari satu.
    * Bisa menggunakan top level domain sendiri atau subdomain atau memanfaatkan fasilitas blog gratisan

    *Di halaman web/blog, harus menyertakan kata kunci: Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC, yang bisa terbaca secara mudah. Lokasi penempatan kata kunci itu bebas.
    *Penilaian meliputi kualitas tulisan, desain, tingkat popularitas dan peringkat web/blog kamu di Google. Juri akan menggunakan mesin pencari Google.co.id untuk mengecek peringkat web kamu dengan kata kunci: Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC.
    *Mencantumkan tautan balik (backlink) ke www.mudaers.com (sebuah link ketika diklik mengarah ke www.mudaers.com)
    *Boleh memanfaatkan web/blog lama yang sudah ada atau bisa membuat web/blog baru.
    *Web/blog yang dilombakan minimal memuat satu halaman tulisan (minimal 3.000 karakter termasuk spasi) dengan tema: Bangga Indonesia.
    *Tulisan orisinal, tidak boleh copy-paste karya orang lain.
    *Kirimkan alamat web/blog kamu ke email lombaweb@mudaers.com< /a>lombaweb@mudaers.com This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it . Di email itu, cantumkan nama kamu, tempat/tgl lahir, alamat, nama sekolah/kuliah, nomor telepon, dan scan (bisa juga difoto) KTP/SIM/kartu pelajar/kartu mahasiswa. Subyek email adalah berupa alamat web/blog kamu.
    *Link web/blog diterima panitia paling lambat 17 Februari 2010.

    Hadiah Kompetisi:
    Pemenang I : Uang Tunai Rp 3.000.000 Plus Hadiah Menarik
    Pemenang II: Uang Tunai Rp 2.000.000 Plus Hadiah Menarik
    Pemenang III: Uang Tunai Rp 1.000.000 Plus Hadiah Menarik

    Sumber:
    http://mudaers.com

    Bagikan ke :

    Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
    Baca Selengkapnya....

    28 Januari 2010

    Bejar Efektif, Sukses Menempuh Ujian Akhir Nasional 2010

    3 komentar


    Tahun 2010, merupakan awal revolusi bagi dunia pendidikan Indonesia. Mengapa? Setelah adu argumen panjang antara Mahkamah Agung (M.A) dan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) beberapa waktu lalu, akhirnya diputuskan bahwa UN tahun 2010 ini terbagi menjadi 3 tahap, yaitu ujian utama, ujian susulan, dan ujian remidi. Lalu apa bedanya dengan tahun lalu? Tahun lalu, ujian hanya dibagi mejadi dua tahap, yaitu ujian utama dan ujian susulan, tanpa adanya ujian remidi. Ujian utama sendiri adalah ujian yang diikuti oleh seluruh peserta didik yang telah memenuhi beberapa syarat yang telah ditentukan. Ujian susulan adalah ujian yang diikuti oleh siswa yang berhalangan masuk ujian utama dilaksanakan dengan alasan yang dapat diterima, seperti sakit. Ujian remidi atau ujian ulang adalah ujian yang diikuti oleh siswa yang telah mengikuti ujian utama atau ujian susulan, namun nilainya tidak memenuhi standart yang di beri. Atau dengan kata lain, ujian untuk memperbaiki atau menaikkan nilai.
    Lalu, yang mejadi pertanyaan sekarang, seberapa siapkah siswa-siswi yang akan menempuh ujian nasional saat ini. Beberapa hari lalu, saya ditanya oleh seorang adik kelas, bagaimana cara mendapatkan nilai yang baik saat UN nanti. Sebenarnya, saat itu juga saya mungkin dapat menjawabnya dengan singkat. Namun, karena masih di sibukkan dengan ujian akhir semester, baru saat inilah saya bisa menjawabnya. Untuk mendapatkan nilai yang baik, jawaban saya cukup sederhana yaitu Belajar, Berdoa dan Berusaha.

    Mungkin, jawaban saya terlihat singkat dan sangat sederhana bagi anda. Untuk itu saya coba diskripsikan point-point dari jawaban saya itu.

    1. Belajar,
    Belajar disini bukan hanya sekedar membaca dan menulis, tetapi belajar untuk mencari metode yang tepat dalam memahami materi yang akan diujikan kelak. Sebenarnya banyak metode yang digunakan orang untuk dapat memahami dan mempeajari sebuah materi. Metode itu beragam dan berbeda antara seorang dengan orang lainnya. Andapun sebenarnya bisa mencari metode itu sendiri, tergantung seberapa keras kemauan anda untuk dalam mencarinya.

    Sebagai referensi, saya coba menjelaskan metode belajar saya saat menghadapi ujian nasional tahun 2009 lalu. Bagi sebagian orang belajar dengan mendengarkan musik adalah hal yang menyenangkan, tetapi tidak untuk saya. Saya justru terganggu jika mendengarkan suara yang mengganggu saat sedang belajar. Bagi saya, belajar sambil mendengarkan musik justru akan memecah konsentrasi otak kita yang sedang bekerja keras. Untuk itulah, saya terkadang belajar dalam sebuah kamar yang terkunci rapat dengan lampu yang menyala terang baik pagi siang maupun malam. Patut di catat rapat disini, bukan berarti menutup semua pintu, jendela atau lubang fentilasi kamar kita. Tetapi hanya menutup pintu, yang disisi luarnya ditulisi “Harap tenang, saya sedang belajar, ketuk dahulu sebelum masuk!” dan membuka jendela atau fentilasi agar udara bebas keluar masuk ke kamar kita.


    Saya juga tidak jarang belajar pada pukul 2 sampai 5 pagi. Saat itu saya belajar setelah melaksanakan shalat sunnah tahajud. Untuk kebanyakan orang, bangun untuk belajar pada saat itu memang terasa berat. Tidak berbeda jauh, pada awalnya saya juga sangat berat untuk melaksanakannya. Tetapi jika dilatih secara berlanjut ahirnya saya sudah mulai terbiasa untuk melakukannya. Dengan catatan saya harus sudah tidur pada pukul 9 – 10 malam.

    Untuk materi-materi yang harus dihafal seperti rumus-rumus atau diagram alur, saya biasa menuliskannya pada secarik kertas dan menempelkannya pada dinding kamar. Setiap mau tidur, saya coba melihat dan menghafalnya sedikit demi sedikit.

    Jangan belajar dalam kondisi perut yang kosong, dan jangan belajar dalam kodisi perut yang terisi penuh, tetapi belajarlah dengan kondisi perut yang setengah kosong atau terisi setengah. Selain itu, jangan tidur pada waktu ashar menjelang maghrib (jam 4 – 6 sore) dan waktu subuh menjelang pagi (jam 5 – 7 pagi) karena akan melemahkan daya ingat anda.

    Untuk ujian nasional, jangan lupa untuk mempelajari soal-soal tahun lalu dan silabus dan prediksi-prediksi soal ujian tahun 2010.

    2. Berusaha
    Berusaha di sini lebih saya condongkan dalam usaha untuk meningkatkan disiplin diri. Karena bagi saya disiplin adalah kunci dari kesuksesan. Untuk dapat meningkatkan disiplin diri, rancanglah sebuah jadwal aktifitas keseharian anda secara detail lengkap dengan waktunya. Lalu bandingkanlah jumlah waktu belajar anda dan waktu santai anda. Aturlah waktu belajar anda senyaman mungkin sehingga tidak mengganggu waktu anda bersosialisasi dengan teman, tetangga dan lain-lain. Sesekali sisihkan waktu bersantai dengan berkunjung ke pantai, gunung atau tempat-tempat wisata lainnya. Jangan bersantai dengan menonoton sinetron. Tetapi tontonlah berita atau sebuah film.

    Usahakan untuk selalu menjaga kesehatan, saat belajar dan saat menempuh ujian nasional dengan memakan makanan yang sehat dan bergizi serta perbanyak minum air putih.. Jangan lupa ditambah segelas susu dan buah yang segar. Dan kurangi minuman berakohol atau bersoda.

    3. Berdoa
    Berdoa dalam hal ini adalah berupaya mendekatkan diri denganNya. Karena sebagus apapun rencana kita, sekeras apapun belajar kita, Tuhanlah yang menentukan lulus atau tidaknya kita dalam ujian nasioanal. Jika anda seorang muslim seperti saya, perbanyaklah shalat sunnah rwatib, tahajud dan duha. Sesekali berpuasa senin kamis dan usahakan membaca minimal 1 buah ayat Al-Qur’an setelah setiap selesai shalat subuh dan maghrib. Insya Allah, kita kan dibantu olehNya saat menempuh ujian kelak.

    Setelah langkah-langkah diatas dilakukan, berarti anda telah siap untuk menempuh ujian nasional 2010. Namun sebelumnya, yang tak kalah penting mintalah doa restu dan dukungan moril dari orang tua, guru, teman, tetangga dan semua orang yang anda kenal.

    Sekian tips dariku, semoga bermanfaat.
    Tetap semangat dan “Good Luck for You”.

    Bagikan ke :

    Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
    Baca Selengkapnya....

    24 Januari 2010

    Perguruan Tinggi Negeri, Swasta dan Kedinasan

    6 komentar
    Suatu hari, saya ditanya oleh seorang teman, yang intinya bertanya seperti ini “Mengapa STTN-BATAN yang berstatus kedinasan tidak berikatan dinas?”. Untuk memperjelasnya agar tidak terjadi salah penafsiran, saya mencoba memposting tulisan ini. Jika anda seorang rektor, dosen ataupun mahasiswa seperti saya, tulisan ini mungkin tidak berarti apa-apa. Tetapi jika anda masih seorang siswa SMA atau lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan kuliah, saya sarankan untuk membaca tulisan ini, sebagai panduan untuk memilih perguruan tinggi idaman anda.

    Di Indonesia, Negara yang kita cintai ini, perguruan tinggi sudah banyak tersebar di seluruh penjuru tanah air. Perguruan-perguruan tinggi itu dapat di kelompokkan menjadi 3 golongan besar. Yaitu, perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi swasta (PTS) dan perguruan tinggi kedinasan (PTK). Mari, kita bahas satu-persatu gologan-golongan tersebut.

    1. Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
    Tidak berbeda dengan namanya perguruan tinggi negeri adalah perguruan tinggi yang berada dibawah naungan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Perguruan ini tersebar secara merata di setiap provinsi di seluruh Indonesia. Misalnya, di jogja ada Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), di papua ada UNCEN dan UNIPA, di Surabaya ada ITS dan UNESA, di bandung ada UNPAD, IPB dan ITB. Karena berstatus PTN, maka dalam system kerjanya (kebijakannya) perguruan tinggi seperti ini masih ada sedikit campur tangan pemerintah (walau kurang begitu dominan). Adapula perguruan tinggi negeri yang bernuansa agamais seperti UIN (universitas islam negeri) sunan kalijaga di jogja dan UIN Syarif Hidayatullah di jakarta. Bidang ilmu yang diselenggarakan perguruan tingi negeri ini begitu luas. Tinggal anda sbagai mahasiswa yang memilihnya. PTN juga biasanya berdiri atas keputusan MenDik Nas.

    2. Perguruan Tinggi Swasta (PTS)
    PTS adalah perguruan tinggi yang brada di bawah naungan instansi swasta, biasanya berupa yayasan. Yayasan ini dapat biasanya dimiliki oleh BUMN, TNI atau bahkan benar-benar milik pihak swasta. Saat ini perguruan ini tersebar secara merata di setiap kota di seluruh Indonesia. Jumlahnya bahkan jauh melebihi perguruan tingi negeri. Misalnya, di jogja ada Atmajaya, AMIKOM, AKAKOM, Mercubuana dan lain sebagainya. Karena berstatus PTS, maka dalam system kerjanya (kebijakannya) perguruan tinggi seperti ini benar dari pihak pemilik yayasan. Tidak berbeda dengan perguruan tinggi negeri, Bidang ilmu yang diselenggarakan perguruan tingi negeri ini begitu luas. Tinggal anda sebagai calon mahasiswa yang memilihnya. PTS berrdiri atas keputusan pemilik yayasan.

    3. Perguruan Tinggi Kedinasan
    Perguruan tinggi kedinasan adalah perguruan tinggi yang berada dibawah naungan Departemen atau Lembaga non departemen (Badan) milik pemerintah atau negara. Tidak seperti PTN yang tersebar secara merata di setiap provinsi di seluruh Indonesia, jumlah PTK sangat terbatas (lebih sedikit dibanding PTN dan PTS). Karena berstatus PTK, maka dalam system kerjanya (kebijakannya) perguruan tinggi seperti sangat dipengaruhi oleh campur tangan pemerintah (sangat dominan). Bidang ilmu yang diselenggarakan perguruan tingi kedinasan ini sempit tergantung berada di bawah naungan lembaga apa perguruan tinggi kedinasan tersebut. Misalnya STTN –BATAN merupakan perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Bidang ilmu yang di selenggarakan PTK ini hanyalah di sekitar bidang nuklir yaitu Tekofisika Nuklir dan Teknokimia Nuklir.

    Adapun Perguruan Tinggi Kedinasan ini dapat di bagi lagi menjadi 2 yaitu :

    a. Perguruan Tinggi Kedinasan ikatan dinas
    Perguruan Tinggi Kedinasan yang berikatan dinas adalah perguruan tinggi yang berada dibawah naungan Departemen atau Lembaga non departemen (Badan) milik pemerintah atau Negara, dimana lulusan perguruan tinggi ini memiliki ikatan dinas yang berarti harus bekerja dan mengabdi pada lembaga yang menaungi perguruan tinggi ini dalam selang waktu tertentu (biasanya berstatus PNS). Karena, lulusannya akan menjadi abdi Negara, maka orang-orang yang sekolah / kuliah di tempat itu adalah orang-orang pilihan. Dimana proses seleksinya sangat ketat. Sebagai contoh dalam pengalaman penulis, yang pernah mengikuti seleksi calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) , seleksinya terbagi menjadi dua yaitu seleksi tingkat kabupaten dan seleksi tingkat provinsi. Seleksi itu meliputi seleksi administrasi, tes bakat skolastik, tes kesehatan 1 dan 2, kesemaptaan, akademik , dan penentuan akhir .
    Adapun contoh PTK ikatan dinas seperti Akademi Angkatan Udara dibawah TNI AU, Akademi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika di bawah Badan Meteoroloi klimatologi dan geofisika, Institut pemerintahan dalam negeri IPDN di bawah departemen dalam negeri dan lain sebagainya.

    b. Perguruan Tinggi Kedinasan non katan dinas
    Perguruan Tinggi Kedinasan non ikatan dinas adalah perguruan tinggi yang berada dibawah naungan Departemen atau Lembaga non departemen (Badan) milik pemerintah atau Negara, dimana lulusan perguruan tinggi ini tidak memiliki ikatan dinas yang berarti bebas untuk memilih tempat diman ia akan bekerja kelak. Kita ambil contoh STTN BATAN, lulusan STTN -BATAN dapat memilih apakah ingin bekerja sebagai PNS di BATAN atau BAPETEN atau menjadi karyawan swasta di berbagai perusahaan yang bergerak atau berhubungan dengan iptek nuklir. Seperti pada PTK yang berikatan dinas, PTK non ikatan dinas pada umumnya berdiri atas keputusan presiden. STTN-BATAN sendiri berdiri atas keputusan prsiden dan diresmikan oleh MenRisTek Bpk. Hatta Radjasa pada ahun 2001 silam.
    Adapun STTN dahulu pada tahun 80an bernama Pendidikan Ahli Teknik Nuklir (PATN) dengan jenjang D3 dan berstatus ikatan dinas. Namun sejak tahun 2001 PATN berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) di bawah BATAN dengan jenjang D4 atau setara S1 tetapi tidak berikatan dinas. Tetapi jangan khawatir, menurut info dari dosen lulusan STTN selalu mendapat kuota di BATAN. Tentunya lulusannya harus yang berkompeten.

    Untuk info mengenai daftar PTN, PTS dan PTK lainnya dapat di lihat di http://ptn-pts.info.

    SEMOGA BERMANFAAT.

    Bagikan ke :

    Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit
    Baca Selengkapnya....