08 November 2009

Apa itu Cegukan ?


Cegukan, mungkin sudah tidak asing di telinga kita. Jika anda manusia normal, pasti anda sudah pernah merasakannya. Tetapi, apakah sebenarnya cegukan itu? Bagaimana pengobatannya?

Berikut hasil surfingku dari pak GOOgle:
Cegukan adalah kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma, dan umumnya terjadi berulang-ulang setiap menitnya. Udara yang tiba-tiba lewat ke dalam paru-paru menyebabkan glottis (ruang antara pita suara) menutup, serta menyebabkan terjadinya suara hik. Cegukan umumnya akan selesai dengan sendirinya, meskipun ada beberapa pengobatan rumah tangga (home remedy) untuk mempercepat cegukan, dan ada beberapa pengobatan yang dibutuhkan. Istilah medis untuk cegukan adalah singultus.

Cegukan seringkali berkembang dalam situasi tertentu, seperti makan terlalu cepat, minum air dingin sesaat setelah makan makanan panas, makan makanan yang sangat panas atau pedas, tertawa atau batuk terlalu keras, kelebihan minuman beralkohol, atau karena keseimbangan elektrolit. Cegukan dapat pula disebabkan karena tekanan saraf frenik oleh struktur anatomi yang lain, atau karena tumor dan penyakit ginjal lainnya, meski hal ini jarang terjadi. American Cancer Society melaporkan bahwa 30% pasien kemoterapi menderita cegukan sebagai efek samping perlakuan.

Untuk menghentikan kecegukan bisa dilakukan tindakan berikut:

1. Menahan nafas, karena dengan menahan nafas maka kadar karbondioksida di dalam darah meningkat, sehingga kecegukan berhenti.
2. Bernafas di dalam kantong kertas.
3. Minum segelas air dingin atau mengunyah roti kering atau es batu yang diserut.
4. Menarik lidah atau menggosok bola mata secara perlahan.

Kecegukan yang bersifat menetap memerlukan pengobatan yang lebih intensif. Obat-obat yang digunakan adalah skopolamin, proklorperazin, klorpromazin, baklofen, metoklopramid dan valproat.

Did yo know?

The Guinness World Records mencatat rekor cegukan terlama (1922-1990) dipegang oleh Charles Osborne (1894-1991) dari Anthon, Iowa (Amerika Serikat). Cegukan tersebut dimulai pada tahun 1922 dengan frekuensi 40 kali per menit, melambat menjadi 20 kali, dan akhirnya berhenti pada bulan Februari 1990, dengan total waktu selama 68 tahun

sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Cegukan

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

Artikel Yang Berhubungan



2 komentar:

Indah Puspitawati mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Terapi Ion mengatakan...

Thanks yaa gan buat infonya..
Jangan lupa mampir blok ane gan :D

Peluang Usaha Rumahan
Manfaat Terapi Ion Elektrik
Peluang Usaha Modal Kecil

Posting Komentar

Pengunjung blogku yang terhormat,
Sebagai pengunjung yang baik, tidak salahnya anda memberikan kritik, saran maupun opini yang bersifat membangun, untuk kebaikan di masa yang akan datang.
atas perhatiannya dan komentarnya saya ucapkan, terima kasih....