13 Februari 2011

Kompetisi WEB Kompas MuDa & AQUA : "Menjaga Siklus Air untuk Masa Depan"

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Kompetisi WEB KOMPAS MuDa & AQUA dalam rangka “MuDa Creatifity 4 th anniversary” yang diselenggarakn oleh KOMPAS MuDa, dan AQUA. Dengan tema “IT’s about us : AIR UNTUK MASA DEPAN. Comments and critics are welcomed..

Terdapat persepsi keliru yang berkembang di masyarakat khususnya tentang air saat ini. Mereka berpikir, jika air digunakan secara terus menerus, maka jumlah air di bumi ini akan terkuras habis. Bahkan, bukan hal yang mustahil ribuan atau jutaan tahun lagi seluruh penjuru negeri akan mengalami krisis air. Kekeringan tejadi dimana-mana, hal ini akan berimbas pada produksi hasil pertanian. Akibatnya, manusia akan krisis pangan (mengerikan !) . Jika anda berpikir yang sama seperti itu, maka dengan tegas saya katakan : Anda memiliki pola pikir yang SALAH ! Mengapa? Untuk mengetahuinya, maka jangan ragu untuk simak ulasan berikut ini.

Berkenalan dengan air Yuk !

1. Air Komponen Penyusun Utama Bumi
Tiga per empat permukaan bumi merupakan air. Tidak heran, saat anda berada di bulan, maka anda dapat melihat bumi berwarna biru, yang tidak lain adalah warna air dalam lautan. Indonesia juga merupakan Negara kepulauan yang dua per tiga wilayahnya merupakan lautan.


bumi yang terlihat bewarna biru (japantrends.com)

Akan tetapi, air yang berada di laut itu tidak dapat langsung dikonsumsi manusia, karena terdiri dari garam dan kandungan mineral lainnya. Saat dahaga, air yang terasa asin itu bukanlah solusi tepat untuk mengatasi masalah. Semakin banyak meminumnya, maka semakin terasa haus yang anda rasakan. Sayangnya, air laut tersebut menempati urutan teratas dalam jumlah air yang ada di permukaan bumi, yaitu sekitar 97 %. Kemudian, hanya sekitar 2 % anda dapat menemukan air dalam bentuk es padatan dan gletser di kutub utara dan selatan, yang jumlahnya semakin menipis akibat pemanasan global. Lalu, berapakah jumlah air yang selama ini digunakan manusia dalam kehidupan sehari-hari ? Saya pikir anda dapat menghitungnya sendiri ! .


2. Air Sumber Kehidupan Makhluk Hidup
Jika hari ini saya mengadakan survey, “ Apakah yang sangat anda perlukan saat ini? ”. Mungkin sebagian dari anda akan menjawab, uang, mobil, motor, rumah dan lain sebagainya. Tetapi tahukah anda sebagai makhluk hidup, kebutuhan vital yang sangat kita perlukan adalah udara dan air. Secara keseluruhan, bagian terbesar dari tubuh manusia adalah air. Jantung sebagai organ yang bekerja memompa darah keseluruh tubuh kita, 79 % nya merupakan air. Sedangkan organ penting lainnya yang digunakan untuk berpikir, yaitu otak anda 75 % nya tersusun dari air. Begitulah kira-kira yang saya dengar dari iklan AQUA, sebagai merk air minum dalam kemasan terbaik dan terbesar di Indoesia. Tidak hanya itu, hampir di setiap sistem dalam tubuh kita menggunakan air. Air jugalah yang menjaga temperatur tubuh tetap dalam keadaan stabil, melancarkan sistem metabolisme serta yang menyebabkan sel dalam tubuh kita tetap hidup. Hal ini sejalan dengan kebutuhan makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan yang juga sangat membutuhkan air. Bisa anda bayangkan betapa pentingnya air dalam kehidupan kita!.


Air sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan (aqua.com)

3. Siklus Air : Proses Alam yang Terjadi Terus Menerus
Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkukasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui kondensasi presipitasi, evaporasi dan transpirasi (Wikipedia.org) . Matahari sebagai sumber energi bumi, akan memanaskan air laut sehingga akan terjadi proses evaporasi atau penguapan. Saat terjadi penjenuhan, maka uap air tesebut akan jatuh dalam bentuk hujan, salju, gerimis ataupun kabut. Proses inilah yang terjadi secara terus-menerus dan dikenal sebagai siklus air.


Skema siklus air yang terjadi terus-menerus (ga.water.usgs.gov)

Susah membayangkannya? Mungkin anda dapat bereksperimen dengan mendidihkan air pada sebuah panci yang tertutup rapat. Kemudian setelah dibuka penutupnya, anda akan menemukan tetesan air yang jatuh dari penutup tersebut. Mudah bukan?

Untuk mempermudah anda memahaminya, coba simak urutan-urutan kejadian yang terjadi pada siklus air berikut :
a) Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
b) Terjadi kondensasi
c) Uap bergerak oleh tiupan angin ke darat
d) Pembentukan awan
e) Turun hujan di permukaan daratan
f) Air mengalir di sungai menuju laut kembali

Saat anda teliti, mungkin akan terbayang pertanyaan dibenak anda seperti ini : Jika air hujan kebanyakan berasal dari hasil penguapan air laut, mengapa rasanya tawar ? Tidak seperti rasa air laut yang begitu asin ! Begini jawabannya, air laut terdiri atas berbagai mineral, garam dan air. Nah, masing-masing komponen penyusunnya itu memiliki sifat kimia yang berbeda antara satu dan lainnya. Salah satunya titik didih, yaitu temperatur atau suhu dimana suatu zat akan medidih dan selanjutnya menguap. Air memiliki titik didih yang relatif rendah dibanding garam. Saat peristiwa evaporasi terjadi pada air laut, hanya molekul airlah yang naik ke atmosfer.

Kembali ke siklus air, proses yang terjadi secara terus menerus tersebut membuat air menjadi sumber daya alam yang terbaharui. Tidak hanya itu, jumlah air di bumi secara keseluruhan akan relatif tetap. Akan tetapi yang berubah hanyalah wujud baik berupa cairan, gas maupun padat, dan tempat atau lokasinya. Air tersebut sebagian besar akan turun ke permukaan bumi dalam bentuk hujan. Kemudian akan merembes masuk ke dalam tanah menjadi air tanah. Air inilah yang kemudian diambil dari sumber air (biasanya terletak di pegunungan) dan diolah sedemikian rupa menjadi AQUA , yaitu air mineral yang berkualitas untuk dikonsumsi anda sekeluarga setiap hari.


4. Gangguan pada Siklus Air
Dari beberapa penjelasan saya sebelumnya, dapat dianalisis bahwa tanpa adanya siklus air, semua kehidupan di bumi ini akan punah. Tidak terkecuali manusia, hewan maupun tumbuhan. Gangguan siklus air dapat mengakibatkan banjir dan kekeringan khususnya bagi bangsa Indonesia yang mengenal 2 musim. Lho kok bisa? Ya bisa donk ! karena air hujan yang seharusnya meresap ke dalam tanah, malah menjadi “air larian” seperti di sungai dan pada akhirnya terbuang langsung ke laut. Akibatnya air yang meresap ke dalam tanah berkurang dan cadangan air tanah juga akan menipis. Saat musim hujan tiba kecepatan aliran air sungai sangat besar. Hal ini berbanding terbalik saat musim kemarau, dimana kecepatan aliran air sangat kecil bahkan kering sama sekali. Bagaimana tidak, aliran air sungai pada musim kemarau berasal dari air tanah yang keluar dari mata air.


5. Save water, Save Our Earth !
Banjir dan kekeringan seperti yang telah saya ulas tadi, adalah gambaran mengenai krisis air yang sedang terjadi saat ini dan mungkin saja akan dirasakan oleh anak cucu anda di masa depan. Sebagai generasi muda , sudah seharusnya kita tersadar dan berupaya untuk bangkit mengatasi hal ini. Kebijaksanaan anda dalam menggunakan air tanah sangat diperlukan. Salah satunya dengan tidak boros dalam pemanfaatam air tanah. Upaya tersebut juga dapat ditambah dengan meningkatkan daerah resapan air ke dalam tanah. Antara lain dengan menjaga kelestarian hutan atau pembuatan sumur resapan.


Akhir kata, saya hanya berpesan “ Selamatkanlah air saat ini, maka air akan menyelamatkanmu di masa depan! ” .

Semoga bermanfaat !

Special Thanks for :
a) Allah SWT
b) KOMPAS MuDa
c) AQUA




Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

Artikel Yang Berhubungan



11 komentar:

Anonim mengatakan...

nice post!
good luck ya dengan lombanya.

argo satrio mengatakan...

Salam kenal,
Terima kasih atas kunjungan dan komentar anda.

Anonim mengatakan...

“ Selamatkanlah air saat ini, maka air akan menyelamatkanmu di masa depan! ” yg bener?? tolonglah agama Allah maka Allah akan mnolongmu... air adlah slh stu ciptaan Allah tak mungkin dia bs mnolong kcuali atas izin Nya.. smga mnjdi renungan bersma

argo satrio mengatakan...

Salah satu Misi manusia sebagai khalifah di muka bumi adalah memelihara lingkungan hidup, dilandasi dengan visi bahwa manusia harus lebih mendekatkan diri pada Allah.

Allah SWT juga telah menjelaskan tentang siklus air dalam Al-Qur’an surat ar-Ruum:48 yang berbunyi;

“Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hambahamba-Nya yang dikehendakinya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.”

Saya juga sependapat dengan anda dalam Surat Al An’aam 102 yaitu,

“..Dialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah pemelihara segala sesuatu”

Tapi perlu di ingat, Surat Al A’raaf 56 diterjemahkan sebagai berikut;

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya……..”

Juga yang ini :
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya Allah amat dekat kepada orang yang berbuat baik.” (QS. 7 : 56)


Jadi menyelamatkan air = memelihara alam = menjalankan perintah Allah SWT = mengakkan nilai-nilai dan ajaran ISLAm = menolong agama Allah SWT.


Maaf kalo kita berbeda pandangan, dan terima kasih sudah mengunjungi blogku ;)

Berbagi itu indah mengatakan...

Terima kasih INFO nya ..
INFO ini sangat berguna .. :)

Poker Online mengatakan...

terima kasih infonya gan......

Ganool mengatakan...

thanx infonya gan.....

Rosnida Zainab mengatakan...

Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Rosnida zainab asal Kalimantan Timur, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil, dan disini daerah tempat saya mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali, bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya dan 3 bln kemudian saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, Satu minggu kemudian saya sudah ada panggilan ke jakarta untuk ujian, alhamdulillah berkat bantuan beliau saya pun bisa lulus dan SK saya akhirnya bisa keluar,dan saya sangat berterimah kasih ke pada beliau dan sudah mau membantu saya, itu adalah kisah nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya, anda bisa Hubungi Bpk Drs Tauhid SH Msi No Hp 0853-1144-2258. siapa tau beliau masih bisa membantu anda, Wassalamu Alaikum Wr Wr ..

Royalewin Indonesia mengatakan...

Makasih Atas Informasinya Sangat Bermanfaat

Agen Bola Terbaik
Agen Bola
Agen Bola Online
Judi Bola
Taruhan Bola
Agen Bola Terpercaya
Taruhan Bola Terpercaya
Bandar Bola Online

nikki mengatakan...

Informasi yang sangat bagus dan berguna. Ditunggu untuk informasi berikutnya. Thanks gan


bandarq
Domino 99
Situs Poker Online
Domino Qiu Qiu
Poker88 Indonesia

bandarq mengatakan...

Informasi yang sangat bagus dan berguna. Ditunggu untuk informasi berikutnya. Thanks gan


bandarq
domino99 online terpercaya
dominoqq
domino qiu qiu

Posting Komentar

Pengunjung blogku yang terhormat,
Sebagai pengunjung yang baik, tidak salahnya anda memberikan kritik, saran maupun opini yang bersifat membangun, untuk kebaikan di masa yang akan datang.
atas perhatiannya dan komentarnya saya ucapkan, terima kasih....